Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Tantangan dalam Bisnis Hewan Ternak yang Sering Terjadi

By On Wednesday, August 23rd, 2017 Categories : Info Lainnya

Tantangan Bisnis Hewan Ternak – Ketika sebelum memutuskan untuk beternak hewan, sebenarnya kegagalan kadang akan membayang – bayangi setiap perjalanan usaha seseorang.

Namun, itu merupakan hal yang wajar karena kesuksesan tidak mudah didapatkan. Kamu harus berani bangkit berpuluh – puluh kali demi mencapai titik utama.

Seperti itu pula yang harus kamu jalani ketika memutuskan untuk membuka bisnis hewan ternak. Pastinya tantangan dan bumbu kegagalan akan berjalanan beriringan.

Jadi jangan takut untuk mencobanya walaupun rintangan di depan sana lumayan besar.

Namun, beda hewan beda tantangan yang kamu hadapi. Contohnya saja dalam beternak ayam dan sapi, keduanya sama – sama memiliki kekurangan dan kelebihan ketika membudidayakannya dalam jumlah yang tidak sedikit.

Nah, berikut beberapa tantangan dalam bisnis hewan ternak yang sering terjadi dan juga perlu kamu ketahui. Yuk, intip!

Permasalahan Tata Ruang / Lokasi

Semakin meningkatnya jumlah populasi penduduk Indonesia ternyata bisa berdampak kurang bagus untuk peternakan.

Pasalnya dengan bertambahnya jumlah penduduk maka secara tidak langsung akan menyingkirkan lokasi peternakan sedikit demi sedikit.

Terbatasnya tata ruang atau lokasi yang disediakan untuk hewan ternak bisa berakibat fatal bagi kelangsungan hidup mereka lho.

Hewan ternak akan lebih susah untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar, karena rumah – rumah penduduk pun telah banyak didirikan.

Timbulnya Penyakit Baru dari Hewan Ternak

Penyakit ini semakin marak bertebaran di tengah masyarakat.

Istilah yang bernama zoonosis ternyata merupakan infeksi menular dari hewan vertebrata ke manusia ataupun sebaliknya.

Misalnya saja rabies, sars, antrax dan masih banyak lagi lainnya. Tidak tanggung – tanggung penyakit ini ternyata menjadi ancaman serius bagi manusia, karena dapat menyebabkan kematian.

Tentu penyakit ini tidak bisa dianggap main – main harus ada penanggulangan yang lebih spesifik lagi agar antara hewan ternak dan manusia hidup sehat dan dapat terhindar dari berbagai penyakit yang menular.

Musim yang sering Berganti – ganti

Tidak hanya hewan ternak semacam sapi, kerbau dan kawan – kawan, tapi unggas seperti ayam, bebek, burung dan lainnya juga bisa berefek negatif jika bersinggungan dengan musim yang sering berganti.

Misalnya saja usaha ternak ayam yang kamu kelola pada saat musim kering atau kemarau panjang mengalami permasalahan yang cukup serius, karena pakan yang kurang dan resiko harga telur yang anjlok.

Sering terjadinya musim kemarau yang panjang tampaknya bisa menyebabkan musim panen tanaman tertunda, terutama jagung yang merupakan bagian besar dari ransum.

Hal ini dapat membuat harga dan keberadaan ransum bisa dikatakan tinggi dan cukup langka. Ransum sendiri merupakan pakan ternak yang sudah siap diberikan pada ternak yang sebelumnya pakan ini sudah disusun berdasarkan jenis bahan pakan dan kebutuhan nutrisi dan energi yang dibutuhkan.

Angka Kematian

Siapa bilang ternak yang sehat tidak memerlukan vaksinasi?

Jangan anggap remeh ini lho, karena pemberian vaksinasi sangatlah penting demi mendapatkan kesehatan yang stabil.

Penting bagi kamu untuk memperkaya informasi mengenai hewan ternak yang kamu budidayakan. Jika tiba – tiba hewan ternak terserang penyakit, maka kamu pun bisa mengambil tindakan awal karena telah mengetahui gejala penyakit.

Semakin cepat kamu memberikan pengobatan, semakin sedikit juga biaya yang akan dikeluarkan.

Tidak hanya itu, kesalahan dalam melakukan pemeliharaan dan pemberian pakan bisa mengakibatkan angka kematian, penurunan kemampuan berproduksi dan penyusutan populasi semakin meningkat seiring waktu.

Baca Juga : Panduan Dan Cara Bisnis Ternak Marmut Yang menguntungkan

Loading...
Tantangan dalam Bisnis Hewan Ternak yang Sering Terjadi | ilmuhewan | 4.5