Pengertian, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Inbreeding Pada Ternak

By On Wednesday, April 19th, 2017 Categories : Info Lainnya

Apa yang dimaksud dengan Inbreeding?

Dalam dunia peternakan, kita sebagai peternak pasti menginginkan hasil ternak yang bagus dan unggul agar bisa memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Cara yang paling tepat untuk memperbanyak dan menghasilkan bibit – bibit unggul yang bisa memenuhi kriteria pembeli adalah dengan melakukan perkawinan (Breeding).

Baca Juga : Alasan Anjing dan Kucing Harus di Vaksinasi

Perkawinan merupakan sistem yang dilakukan untuk mereproduksi sebuah individu baru dalam kurun waktu tertentu.

Perkawinan sangatlah penting bagi peternakan, karena sebuah peternakan harus memiliki hewan ternak yang banyak serta unggul.

Maka dari itu, dibuatlah beberapa jenis perkawinan pada ternak yang diiharapkan dapat menciptakan bibit – bibit yang unggul bagi setiap individu ternak yang dimiliki oleh sebuah peternakan.

Salah satu diantaranya adalah Perkawinan Sedarah (Inbrreding), merupakan perkawinan yang dilakukan bagi individu ternak yang masih berada pada satu silsilah keluarga (Sedarah).

Perkawinan ini dilakukan dengan cara mengawinkan bibit – bibit ternak yang telah matang dengan induk dari ternak tersebut.

Tujuan Inbreeding

Perkawinan ini dilakukan dengan harapan dapat menciptakan bibit – bibit baru yang sama dengan bibit awal atau menciptakan bibit yang lebih unggul dari sebelumnya.

Hal ini disebabkan karena penggabungan genetika dari Si Bibit dan Si Induk yang menghasil kan gen yang lebih matang dan lebih sempurna dari sebelumnya.

Namun, perkawinan sedarah bukan hanya untuk menciptakan bibit yang lebih unggul saja. Melainkan untuk mencari tahu asal – usul keunggulan genetik tertua yang dimiliki oleh individu ternak itu sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan Inbreeding

Segala  hal di dunia ini pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, begitu pula dengan perkawinan sedarah (Inbreeding).

Kelebihan dan kekurangan ini wajib diperhatikan karena beberapa diantaranya sangat penting untuk keberlangsungan hidup ternak. Berikut kelebihan dari perkawinan sedarah (Inbreeding):

  • Membuat individu yang mirip dengan sebelumnya.

Hal ini disebabkan karena berkurangnya heterozigot pada individu, sehingga mengurangi kemungkinan keturunan yang berbeda jenis.

  • Dapat melestarikan sifat – sifat individu ternak

Kita dapat mempertahankan serta melestarikan sifat – sifat dari individu ternak yang baik dan unggul yang kita sukai.

  • Dapat menyeleksi gen yang kurang baik

Biasanya Inbreeding akan menambah tingkat Homozigot dari sebuah individu ternak. Homozigot inilah yang akan menunjukan suatu zat yang bernama Letal gena.

Zat inilah yang menunjukan baik atau tidaknya suatu bibit, dan kita pun dapat menyeleksi bibit yang dianggap buruk.

  • Menghasilkan ternak sesuai dengan kebutuhan

Jika sudah seperti itu, kita tidak perlu lagi takut mendapat bibit – bibit yang buruk. Karena kita bisa menyeleksinya terlebih dahulu.

Adapun kerugian yang akan kita dapat jika melakukan Perkawinan Sedarah (Inbreeding), yaitu:

  • Menghilangkan kemungkinan untuk mendapat bibit jenis baru

Hal ini disebabkan karena berkurangnya heterozigot yang ada pada individu ternak dan bertambahnya homozigot yang menciptakan keturunan yang serupa.

  • Dapat menyebabkan kecacatan pada individu ternak

Hal ini disebabkan karena tingkat Inbreeding yang melebihi batas dan mengakibatkan tekanan Inbreeding (Inbreeding depression).

  • Menurunkan kualitas penampilan maupun performa yang ada pada ternak

Hal ini biasanya terjadi pada performa ternak dalam menghasilkan sesuatu seperti sapi yang menghasilkan susu, domba yang menghasilkan bulu, serta ayam yang menghasilkan telur.

Demikian kutipan artikel yang telah kami buat mengenai Perkawinan Sedarah (Inbreeding). Mohon maaf apabila ada kesalahan atau hal yang kurang berkenan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Baca Juga : Cara Mudah Menghitung FCR Ayam Boiler

Loading...
Pengertian, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Inbreeding Pada Ternak | ilmuhewan | 4.5