BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Mengapa Ikan Buntal Bisa Beracun? Ini Jawabannya

By On Friday, October 13th, 2017 Categories : Perikanan

Penyebab Ikan Buntal Beracun – Penampilan luar yang kelihatan imut dan menggemaskan ternyata bisa mengakibatkan nyawa seseorang bisa melayang lho.

Ini yang dimiliki ikan fugu yang lebih dikenal dengan sebutan ikan buntal oleh warga sekitar.

Disebut ikan buntal sendiri karena tubuhnya bisa mengembang layaknya balon dan bisa mengeluarkan duri tajam untuk melindunginya dari para predator.

Tapi kamu jangan terkecoh dengan penampilan imutnya ini, karena walaupun begitu ikan buntal adalah ikan kelompok karnivora atau pemakan daging lho.

Baca Juga : Sifat, Jenis, Populasi, dan Penyakit Burung Lovebird

Hampir semua orang mengetahui bahwa ikan air tawar ini mempunyai racun yang sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Ya, walaupun begitu ternyata pamornya sebagai ikan buntal lantas tidak luntur begitu saja.

Di negara Jepang sana ikan fugu (babi sungai) ini bisa dikonsumsi asal dengan pemotongan dan penyajian yang tepat agar tidak sampai racun yang dimasukan dalam mulut.

Tapi jika bagian beracun telah mengontaminasi bagian lainnya, maka daging yang tidak beracun itu pun akan sangatlah beracun untuk dikonsumsi. Lalu apa saja penyebabnya ikan buntal ini bisa beracun? Ikuti penjelasannya yuk.

Mengandung Racun dengan Kelas Tingkat Tinggi

Tetrodotoxin merupakan racun yang terdapat pada ikan buntal. Bagian yang sangat beracun ini pun terletak pada organ hati dan bagian gonad.

Namun, ada sisi yang menarik yaitu tetrodotoxin merupakan racun yang telah membunuh saudara dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un.

Hanya butuh beberapa waktu semua sistem saraf ke otot langsung mengalami kelumpuhan total dan bisa mengakibatkan kematian.

Sebelum mengalami lumpuh total biasanya sebelum itu korban akan mengalami mati rasa atau kesemutan di bagian kepala, bibir, lidah. Ditambah lagi berkeringat deras, mual, muntah, diare, sulit bergerak hingga otot menjadi lemas.

Tahap selanjutnya korban akan mengalami gangguan otot pernapasan dimana dia akan sangat sulit untuk bernafas, kejang – kejang, jantung abnormal dan tekanan darah rendah.

Parahnya lagi racun ini bisa memberikan kesan misterius dimana korban tidak mengalami keluhan sedikitpun dan tiba – tiba langsung jatuh dan mati.

Berasal dari Makanan Berbakteri

Jangan salah lho saat ini sudah ada para penambak yang mengembangbiakkan ikan buntal yang tidak beracun untuk dikonsumsi.

Para peneliti menduga bahwa adanya racun yang dimiliki ikan buntal karena telah memakan makanan yang mengandung bakteri tetrodotoxin.

Hal ini yang menyebabkan ikan jenis ini telah terkontaminasi dengan berbagai bakteri dan membentuk racun tetrodotoxin. Seiring waktu secara tidak langsung ikan fugu telah mengembangkan sistem kekebalan tubuhnya.

Lebih Berbahaya Dibandingkan Sianida

Walaupun sianida mempunyai kelas tersendiri dalam hal racun, namun tetrodotoxin 10.000 kali lebih berbahaya jika dibandingkan sianida.

Diperkirakan dosis ikan buntal jika dikonsumsi oleh manusia hanya sebanyak 2 mg tetrodotoxin saja. Namun, racun ini sangatlah berbahaya sehingga dapat membunuh korban dalam waktu kurang dari setengah jam.

Tidak Ada Obat Penawar

Sayangnya, hingga kini pun tidak ada obat penawar yang dapat mengobati racun tetrodotoxin.

Bahkan tidak ada antidot yang bisa melawan reaksi keracunan ini. untuk mengurangi keracunan diusahakan untuk mengosongkan isi perut, memakan arang untuk mengikat racun atau bantuan yang ditangani langsung oleh dokter agar dapat mengurangi racun yang tersebar.

Namun sayangnya belum ada penawar khusus yang mampu secara tepat mengobati racun tingkat tinggi ini. Tingkat kematian karena keracunan ikan buntal diperkirakan lebih dari 50 persen.

Baca Juga : Mari Berkenalan dengan Burung Albatros, Si Unik yang Mampu Berkeliling Dunia

Loading...
Mengapa Ikan Buntal Bisa Beracun? Ini Jawabannya | ilmuhewan | 4.5