Ciri dan karakteristik hewan Amfibi

By On Sunday, March 19th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Ciri – ciri amfibi

  • Memiliki tubuh yang terdiri dari kepala dan badan.
  • Memiliki kulit yang lunak, terdapat kelenjar dan selalu basah. Tidak memiliki sisik kecuali pada salamander. Terdapat rongga berisi cairan limfa di bawah kulit dan jaringan otot. Sedangkan pada bangkong memiliki warna cerah yang kulitnya menghasilkan cairan beracun untuk hewan lain.
  • Memiliki 2 pasang kaki yang digunakan untuk berjalan, melompat dan berenang.
  • Mereka memiliki alat pernafasan berupa insang, paru – paru dan kulit.
  • Merupakan hewan berdarah dingin (polikiloterm).
  • Memiliki jantung yang terdiri dari 3 ruangan, yaitu dua atrium dan satu ventrikel. Peredaran darahnya tertutup ganda yang berarti darah akan 2 kali melewati jantung setiap kali beredar.
  • Memiliki System pencernaan lengkap yang dimulai dengan mulut, faring, kerongkongan (esofagus), lambung, usus, rektum yang bersatu dengan kloaka. Mereka juga memiliki hati, pankreas dan kantong empedu.
  • Memiliki sistem ekskresi berupa ginjal bertipe mesonefroid dan saluran kemih (saluran mesonefros atau saluran wolff) yang akan membawa sekret pada kloaka. Mereka memiliki kandung kemih yang terletak di sebelah sisi ventral kloaka.
  • Memiliki sistem koordinasi yang terdiri dari sistem saraf dan sistem endokrin. Sistem saraf sendiri berupa otak dengan 5 bagian dan 10 saraf kranial. Sedangkan sistem endokrin berupa kelenjar pituitari yang berada di bawah otak, kelenjar adrenal, kelenjar tiroid, pulau langerhans dalam pankreas dan gonad. Kelenjar pituatari akan menghasilkan hormon perangsang pertumbuhan, metamorfosis dan gonad, mengendalikan perluasan sel pigmen (penyebab warna kulit lebih gelap), mengatur keseimbangan air dan kontraksi otot.
  • Memiliki sistem indra berupa mata, lubang hidung dan telinga. Mata dilindungi oleh membran niktitans atau Selaput tidur, kelopak mata atas dan bawah. Lubang hidung akan berhubungan dengan rongga mulut amfibi melalui koane. Telinga terdiri dari 2 bagian yaitu telinga dalam dan tengah.
  • Memiliki alat kelamin terpisah. Pada umumnya mereka bersifat ovipar tapi ada juga yang ovovivipar dan vivipar.

Karakter amfibi

  1. Berdarah dingin

Amfibi merupakan jenis hewan berdarah dingin atau ectothermic yang tidak mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri. Berbeda dengan hewan berdarah panas yang mana mereka mampu mengatur suhu tubuh mereka secara internal.

Sedangkan amfibi bisa mengatur suhu tubuh mereka secara eksternal, misalkan mereka bisa memperoleh suhu panas dari sinar matahari. Oleh karena itu mereka hidup tergantung dari lingkungannya.

Mereka akan aktif pada lingkungan yang hangat dan cenderung akan aktif secara lamban pada saat berada pada lingkungan yang dingin.

  1. Habitat

Siklus hidup amfibi awalnya berada di perairan baru kemudian ketika dewasa mereka akan pindah ke daratan. Mereka bisa beradaptasi dengan berbagai habitat termasuk habitat yang dibuat oleh manusia. Tetapi mereka akan lebih menyukai habitat yang berarea lembab dan basah seperti rawa dan kolam.

  1. Makanan

Amfibi adalah salah satu jenis karnivora atau pemakan daging. Biasanya mereka akan memakan reptil yang berukuran kecil, ikan, krustasea bahkan amfibi lainnya.

Ketika mereka hidup di darat mereka akan memakan lalat dan laba – laba misalnya. Setiap spesies amfibi akan memiliki cara makan yang berbeda – beda, misalkan katak yang menjulurkan lidahnya untuk memakan mangsanya.

  1. Reproduksi

Sebagian besar amfibi memang berkembang biak di perairan, tapi ada juga sebagian yang berkembang biak di area lembab, sehingga ketika mereka bereproduksi telur mereka akan ditutupi oleh substansi guna melindunginya dari kekeringan.

pada umumnya para amfibi akan mengalami proses metamorfosis yang disertai dengan perubahan mendadak pada perilaku dan habitat.

Baca Juga : Daftar Hewan Yang Bernapas Dengan Paru-paru

Loading...
Ciri dan karakteristik hewan Amfibi | ilmuhewan | 4.5