Cara Ternak dan Merawat Burung Jalak

By On Friday, July 14th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Ternak dan Merawat Burung Jalak – Berternak burung jalak memang salah satu hal yang menarik, apalagi ketika di jual harga untuk seekor burung jalak bisa ratusan ribu rupiah.

Bagi anda yang masih pemula, mungkin masih bingung cara berternak si burung jalak agar anda bisa memperoleh untung bukan buntung.

Berikut ini adalah cara berternak dan cara perwatan burung jalak bagi anda yang masih baru memulai berternak burung jalak.

Siapkan kandang

  • Siapkan kandang sebagai tempat pasangan burung jalak dengan ukuran panjang 1 meter, lebar 1 meter dan tinggi 2 meter, tapi anda bisa membuatnya lebih besar juga agar pasangan burung jalak bisa bergerak lebih leluasa.
  • Siapkan bak air untuk mereka mandi, apalagi mereka di kenal sangat menyukai air dan membuat sarang di dekat air.
  • Siapkan juga tumbuhan hidup dalam sangkar misalnya pepohonan agar lebih terkesan alami dan mereka tidak mudah merasakan stres.
  • Jangan lupa menyiapkan sarang yang bisa anda buat dari tripleks atau papan dengan ukuran panjang 25 cm, lebar 25 cm dan tigginya 25 cm.

Baca Juga : Tips dan Trik Dalam membeli Burung Jalak

Pilih indukan

  • Siapkan atau pilihlah bibit indukan yang baik, berkualitas, tidak sakit, tidak cacat agar anakan yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang baik juga seperti para induk.
  • Pilihlah indukan jantan yang usianya sudah 1 tahun dan indukan betina berusia 1,5 tahun, namun lebih baik betina yang memiliki umur 2 tahun ke atas.
  • Sebaiknya anda membeli sepasang burung jalak jantan dan betina dari pada satu burung jalak dan satu burung betina yang bukan pasangan, karena dikhawatirkan ketika proses perjodohan gagal.
  • Jika anda tetap memilih untuk membeli Indukan secara terpisah, maka anda harus pintar – pintar mengenali burung jalak jantan dan burung jalak betina yang berkualitas, takutnya jika anda salah beli akan berpengaruh kepada anakan mereka.

Perjodohan

Saat anda memilih burung terpisah, maka anda harus melakukan penjodohan terhadap burung jantan dan betina.

  • Tempatkan masing – masing indukan jantan dan betina pada sangkar yang berbeda atau 1 sangkat tapi terdapat sekat.
  • Proses perjodohan bisa terjadi selama 1 Minggu bahkan lebih.
  • Ketika mereka cocok, maka tempatkan si indukan betina terlebih dahulu pada tempat kandang perkawinan, agar si betina ini dapat beradaptasi dengan lingkungan seitarnya. Dan pastikan juga bahwa si indukan jantan tetap berada di dekat indukan betina walaupun mereka belum di jadikan 1 kandang.
  • Masukkan si indukan jantan pada sangkar betina untuk melakukan proses perkawinan.

Perawatan

  • Anda dapat memeberinya makan berupa voer dan makanan tambahan seperti buah, biji – bijian hingga hewan atau binatang kecil.
  • Anda dapat memberinya makanan ekstra berupa kroto dengan porsi 2 – 3 sdm per harinya, dan jangkrik 15 – 20 ekor per hari untuk sepasang indukan burung jalak.
  • Jangan lupa selalu memberinya suplemen tambahan seperti vitamin yang bernutrisi tinggi seperti OrBird.
  • Selalu jaga kebersihan lingkungan kandang dan memberikan pakan serta minum secara teratur.
  • Ketika proses perjodohan berhasil, maka si induk betina akan bertelur sebanyak 4 – 6 butir dan akan di engkrami selama 15 hari atau 2 Minggu.
  • Saat indukan bertelur, berilah perhatian lebih, karena dikhawatirkan mereka stres dan merusak telur – telur mereka.
  • Jika si indukan tidak mau mengerami telurnya, maka anda bisa menggunakan metode inkubator agar si telur tersebut bisa menetas.

Baca Juga : Cara Melatih Burung Jalak Kebo Agar Gacor

Loading...
Cara Ternak dan Merawat Burung Jalak | ilmuhewan | 4.5