BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Cara Budidaya Cacing Tanah Bagi Pemula

By On Wednesday, April 5th, 2017 Categories : Ternak Hewan

Cara Budidaya Cacing Tanah – Pada umumnya, orang merasa jijik saat melihat cacing muncul dari permukaan tanah. Akan tetapi, binatang yang melata dan bikin geli ini, ternyata menyimpan sejumlah potensi untuk memberikan keuntungan dari segi finansial.

Terutama untuk dibudidayakan sebagai ternak cacing. Usaha pakan burung atau pakan hewan membutuhkan cacing dalam jumlah besar setiap hari. Hal ini bisa menjadi pemasukan atau pendapatan yang cukup menjanjikan dan prospek cerah.

Nah, jika Anda berniat untuk membudidayakan cacing tanah sebagai pakan barang atau pemasok cacing tanah untuk pakan burung di pasar hewan.

Berikut adalah Cara Budidaya Cacing Tanah Bagi Pemula:

1. Kandang cacing tanah

Untuk membudidayakan cacing tanah, bisa dibuat kotak bersusun dengan ukuran p x l x t (1,5 m x 18 m x 0,45 m).

2. Bibit cacing tanah

Bibit cacing tanah bisa dicari di alam bebas ataupun membeli di pasar hewan tergantung kebutuhan atau ukuran skala usaha budidaya cacing tanah.

3. Penanaman

Masukkan bibit cacing perlahan dan sedikit demi sedikit. Jika bibit merasa nyaman dan tidak keluar dari media tanam, bisa ditambahkan lagi. Periksa setiap 3 jam sekali. Cacing yang merasa media nyaman akan tetap tinggal selama lebih dari 12 jam.

4. Sistem reproduksi cacing tanah

Seperti yang diketahui, cacing tanah adalah hewan hermafrodit. Yaitu, hewan yang memiliki kelamin ganda, laki-laki dan perempuan dalam satu tubuhnya. Cacing tanah yang dewasa dan siap kawin, ciri ciri khususnya memiliki gelang atau klitelum di bagian tubuh depan.

Akan tetapi, cacing tanah membutuhkan bantuan manusia untuk bisa mereproduksi. Sepasang cacing tanah per hari bisa menghasilkan rata rata 4 ekor kokon.

Kokon inilah nanti yang bisa menetas dalam waktu 2 minggu. Setiap satu kali perkawinan membutuhkan waktu sekitar seminggu atau lebih untuk menghasilkan 1 kokon.

5. Perawatan

Sistem pakan

Cacing tanah bisa diberi makanan sesuai takaran cacing tanah yang ditanam. Misalnya, dalam satu media terdapat 1 kg cacing tanah, maka pakan yang diberikan berbanding lurus yaitu 1 kg.

  • Berikan pakan yang halus dari kotoran hewan. Bisa berupa bubuk yang ditabur.
  • Taburkan secara tipis dan merata namun tidak menutupi permukaan media tanam
  • Pakan ditempatkan dalam wadah yang rapat dan tertutup agar tidak mendapat sinar matahari secara langsung.
  • Ukuran takar pakan dengan air adalah satu banding satu.

Mengganti media tanam

Jika media tanah untuk berkembang biak cacing sudah terasa sesak atau banyak terdapat telur kokon. Maka sebaiknya diganti dengan media yang baru.

Caranya, cukup menempatkan cacing ke dalam media tanam baru lalu pisahkan antara telur kokon dengan induk di tempat media tanah yang berbeda.

Lakukan penggantian media tanah ini secara teratur setidaknya setiap 14 hari sekali.

Penetasan

Media tanah yang cocok untuk perkembangbiakan cacing tanah adalah media yang terbuat dari campuran organik. Seperti kotoran hewan, buah buahan, sayuran, daun- daunan atau batang pisang. Jika terdapat limbah kemasan seperti plastik, kardus atau koran bekas dan bubur kayu juga bisa dipakai.

Namun, sebelumnya semua bahan ini harus dipotong seukuran 2,5 cm. Lalu ditambahkan air dan diaduk. Perbandingan antara bahan campuran ini dengan air adalah 70 : 30. Cacing memang membutuhkan media yang lembap agar bisa berkembang biak.

Semoga informasi mengenai Cara Budidaya Cacing Tanah Bagi Pemula bisa bermanfaat.

Baca Juga : Penyebab dan Cara Mengobati Muntah Cacing Pada Kucing dan Anjing

Loading...
Cara Budidaya Cacing Tanah Bagi Pemula | ilmuhewan | 4.5