Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Cara Beternak Burung Beo Untuk Pemula

By On Tuesday, January 24th, 2017 Categories : Burung

Cara Budidaya Burung Beo Burung beo adalah jenis burung yang tergolong berharga fantastis dengan kualitas yang dimilikinya.

Tidak seperti burung-burung lainnya, burung beo memiliki keistimewaan yang diburu banyak pecinta burung aduan.

Yap, adalah kemampuan unik untuk menirukan suara yang didengarnya. Entah itu suara sang majikan saat berbicara, tertawa, bahkan bisa bernyanyi lagu yang sering diperdengarkan kepadanya.

Baca Juga : Harga Terbaru Burung Beo

Bisa dibilang dengan keberadaan burung beo di rumah, maka dapat menambah keceriaan dan kebahagiaan di dalam keluarga.

Saat stres melanda, burung beo bisa dijadikan teman mengobrol atau hiburan sederhana dengan suaranya yang unik dan tingkahnya yang lucu.

Mengingat berbagai keunggulan burung beo, tidak heran jika lantas banyak  orang yang mulai tertarik untuk memiliki.

Hanya saja, harga yang mahal terkadang mengurungkan niat untuk membeli. Cara lain yang bisa ditempuh adalahh beternak burung beo sendiri.

Nah, berikut ini adalah cara beternak burung beo untuk pemula sebagai panduan untuk membudidayakan burung beo sendiri di rumah:

Cara beternak burung beo untuk pemula

Pilihlah jenis burung yang berkualitas sebagai indukan ternak burung beo. Tidak ada salahnya jika anda belajar mengenal jenis-jenis burung beo yang berkualitas agar bisa menjadikan indukan yang memiliki bibit anakan unggul.

Jenis burung beo unggul sebagai indukan burung beo

  • Beo Biasa
  • Beo Srilanka
  • Beo India
  • Beo Enggano
  • Beo Nias, Dan Sebagainya.
  1. Dengan cara didekatkan jantan dan betina agar kawin

Setelah mendapatkan indukan burung beo yang unggul, setidaknya usia induk burung beo harus sekitar 11-12 bulan.

Pastikan, indukan sehat dan tidak terdapat penyakit atau cacat fisik. Burung beo yang sehat memiliki ciri-ciri bulu bersih dan mengkilap, lincah, senang berkicau dan senang makan.

Kemudian, tempatkan masing-masing jantan dan betina di sangkar berbeda, lalu dekatkan setiap hari agar mereka dapat saling menyukai. Jika keduanya senang berdekatan ketika malam hari, tempatkan keduanya di dalam satu sangkar.

  1. Burung beo ditangkarkan

Sediakan kandang berukuran 2 x 2 x 1 meter. Sebisa mungkin kandang dibuat menyerupai kondisi di alam liar dengan diberi pepohonan ranting-ranting kecil, tanaman dan sebagainya. Siapkan di dalam kandang, kolam berisi air untuk burung beo mandi atau bermain air.

Persiapkan tempat bertelur burung beo

Jika terjadi perkawinan, tentu burung beo memerlukan sarang nyaman untuk menempatkan telur. Bisa dibuatkan kotak glodok yang berisi pinus kering, rumput kering dan ranting-ranting sebagai bahan sarang. Kotak berukuran 30 x 50 x30 cm.

Perawatan burung beo yang ditangkarkan

Perawatan burung beo tidak mudah, tetapi juga tidak mustahil, berikut ini tips-tipsnya:

  1. Memenuhi asupan nutrisi dan vitamin burung beo
  2. Pemberian makan berupa telur rebus setiap hari
  3. Pagi dan sore diberi jangkrik atau ulat hongkong
  4. Berikan voer untuk makanan utama
  5. Makanan selingan bisa diberikan buah-buahan seperti pisang, tomat, dan sebagainya.

Masa menetas dan mengerami burung beo

Satu kali perkawinan bisa menghasilkan 2-4 telur. Burung beo akan mengerami secara bergantian selama 14 hari. Berikan makanan berupa daun-daun segar ke dalam kandang agar bisa mengurangi munculnya parasit.

Jika sudah menetas dan muncul anakan burung beo, tunggu hingga 2 minggu agar tetap bersama sang induk. Setelah itu, bisa dipanen dan dipisahkan dalam kandang tersendiri.

Jangan lupa untuk memberikan makan dengan cara diloloh secara rutin. Dan yang terpenting, bisa mulai memperdengarkan suara atau bunyi yang ingin diajarkan sejak burung beo masih berupa anakan agar lebih cepat meniru suara.

Baca Juga : Jenis Dan Macam Burung Beo Yang Layak Dipelihara

Loading...
Cara Beternak Burung Beo Untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5