Tujuan dan Manfaat Pengapuran Pada Kolam Ikan

By On Thursday, April 6th, 2017 Categories : Perikanan

Tujuan dan Manfaat Pengapuran Pada Kolam Ikan –  Salah satu cara meningkatkan hasil kolam adalah dengan melakukan pemupukan. Tetapi sebelum dilakukan pemupukan terlebih dahulu harus dilakukan proses pengapuran dasar kolam.

Kapan waktu ideal untuk dilakukan pengapuran? Pengapuran biasanya dilakukan kisaran 2 minggu sebelum penaburan benih ikan. Karena kapur adalah salah satu zat yang lambat untuk bereaksi dengan tanah.

Tujuan Pengapuran

Tujuan dari pengapuran adalah membuat tanah dasar kolam memiliki  pH (keasaman)  yang sesuai dengan standar yang diinginkan dan mengatur kelarutan Al dalam tanah kolam.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Badut untuk Pemula

Selain itu zat kapur juga berfungsi sebagai desinfektan dan penyedia unsur hara (fosfor) yang dibutuhkan plankton. Jadi dengan pengapuran diharapkan akan banyak plankton-plankton yang hidup sebagai makanan ikan.

Dengan demikian secara tidak langsung tujuan pengapuran juga untuk meningkatkan produkfitas budi daya ikan.

Manfaat  Pengapuran

Manfaat pengapuran yang dilakukan pada tanah kolam sebelum penebaran benih ikan adalah:

  1. Menurunkan pH (kesamaan) tanah

Setelah panen biasanya didasar kolam banyak terdapat sisa-sisa kotoran dan limbah kolam. Hal ini biasanya dasar kolam memiliki tingkat keasaman yang tinggi sehingga PH nya perlu disesuaikan dengan pengapuran.

  1. Memperbaiki unsur biologi tanah dan aktivitas mikro organisme dasar kolam

Zat kapur yang ditabur merata di tanah dasar kolam dapat membunuh parasit yang merugikan benih ikan. Juga menumbuhkan plankton sebagai pakan alami ikan.

  1. Mengikat kelebihan CO2 yang dihasilkan proses respirasi /pernapasan ikan maupun jasad renik dan penguraian limbah organik
  2. Meningkatkan kandungan unsur hara Ca dan Mg

Kedua unsur itu didapat dari menaburkan kapur karbonat ke dalam dasar kolam. Kapur ini dibuat dbatu kapur yang digiling tanpa melalui proses pemanasan

  1. Mengikat noktah lumpur yang melayang-layang dalam air sehingga air bisa menjadi jernih.

Dalam proses pengapuran kapur yang digunakan bisa  dalam bentuk cair (liquid lime), butiran atau serbuk.

Sedangkan lazimnya dosis kapur  digunakan adalah 2000 – 3000 kg /ha tergantung juga dengan keasaman lahan dan jenis kapur yang digunakan.

Cara Pengapuran Kolam Ikan yang Benar

Pengapuran kolam ikan yang benar diharapkan bisa menyeimbangkan kondisi keasaman tanah untuk dijadikan dasar kolam ikan atau tambak.

Pengapuran dasar kolam dilakukan setelah tanah dibolak balik atau dicangkul kemudian dikeringkan. Lalu, kapur ditaburkan di permukaan dasar kolam yang masih kering. Jika pengapuran dasar kolam berhasil dilakukan. Maka usaha untuk menjaga keseimbangan keasaman unsur tanah PH serta air dapat diterapkan. Selain itu, pengapuran juga dapat mencegah munculnya aneka penyakit yang kerap menyerang ternak ikan.

Zat kapur yang dipakai

Kapur untuk ternak bisa diperoleh di toko pertanian. Jenis kapur yang dipakai adalah kapur karbonat. Yaitu sejenis kapur yang berasal dari batu dan tidak melalui proses pembakaran, namun langsung digiling.

Jenis kapur pertanian:

Kapur yang digunakan untuk pertanian atau peternakan, biasanya adalah kapur kalsit dan kapur dolomite.

Kapur kalsit

Adalah jenis kapur yang terbuat dari bahan senyawa karbonat. Kandungan magnesium (CaCo3) sedikit.

Kapur dolomite

Kapur dolomite adalah jenis kapur yang kandungan magnesium dan kalsiumnya cukup tinggi. Jenis kapur dolomite atau kapur karbonat digunakan untuk mengapur dasar kolam.

Kapur tohor

Kapur tohor aalah kapur yang proses pembuatannya dilakukan melalui pembakaran. Jenis kapur ini juga dikenal dengan kapur sirih yang diambil dari batu tohor di pegunungan.

Setiap jenis kapur yang akan diterapkan pada dasar kolam harus melalui penghitungan dosis dan takaran yang tepat. Agar tanah tidak terlalu masam atau merusak kesuburan tanah.

Baca Juga : Cara Budidaya dan Ternak Ikan Hias Botia

Loading...
Loading...
Tujuan dan Manfaat Pengapuran Pada Kolam Ikan | ilmuhewan | 4.5