Tips Ternak dan Merawat Burung Kakatua Yang Benar

By On Thursday, August 31st, 2017 Categories : Tips Dan Trik

Tips Ternak dan Budidaya Burung Kakatua – Salah satu burung hias ini memang memiliki tempat tersendiri di hati penggemarnya.

Bulunya yang indah, jambul yang unik dan suara yang lantang ini memberikan nilai lebih pada burung kakatua.

Selain menjadi burung peliharaan, kakatua atau berasal dari suku Ccatuidae sering digunakan untuk acara hiburan di kebun binatang dan tempat lainnya.

Nama dari kakatua sendiri berasal dari istilah Belanda, yaitu kakaetoe atau cock yang hingga sekarang beralih menjadi kakatua.

Burung ini pun mempunyai beberapa varian nama pada abad 17, yaitu cockatoom cacato, cokato, cocatore dan cocatoo yang digunakan pada abad ke 18 (sumber Wikipedia).

Tapi sebelumnya kamu harus ketahui beberapa langkah tips berikut ini agar ketika merawat dan memelihara kakatua tidak keliru.

Kandang yang Maksimal

Kakatua memang burung yang aktif memanjat dan melompat – lompat. Untuk itu kamu perlu menempatkannya dalam kandang horisontal yang lumayan besar, sehingga kakatua akan lebih mudah untuk mencapai satu tempat ke tempat lain.

Ini sekaligus cara dia berolahraga agar tubuhnya semakin sehat karena sering bergerak kesana kemari.

Namun, jangan lupa untuk memberikan jeruji yang tepat karena kakatua mempunyai paruh yang kuat yang mampu menghancurkan jeruji kuat sekalipun. Jadi agar kandang yang disediakan membuatnya nyaman dan aman, maka kamu perlu membuat kandang yang sesuai dengan besar tubuhnya.

Setidaknya kamu perlu membuat kandang dengan ukuran 100 x 100 x 200 cm dan tenggeran 26 – 30 mm (kakatua berukuran kecil) serta 35 – 45 mm (kakatua berukuran besar).

Hal ini penting karena kakatua sering mengasah paruh, melatih kaki dan memuntulkan kuku pada media yang tersedia, misalnya jeruji kandang.

Atur Jadwal Mandi

Salah satu rahasia agar bulu kakatua tetap mengkilap adalah dengan memandikannya tiap 3 hari sekali.

Tidak cukup menyediakan wadah air dengan ukuran 40 x 40 cm dan kedalaman 10 cm sebagai tempat pemandiannya, kamu juga bisa mengguyurkan air menggunakan selang kecil yang bisa memberikan nuansa hujan buatan.

Jadi pastikan pembagian air tersebut sudah betul agar tidak membuat burung kakatua mati lemas. Untuk memandikannya pun bisa di waktu pagi hari sebelum jam 9.

Pemberian Pakan yang Tepat

Jangan lupa setelah upacara pemandian tersebut berikanlah pakan yang tepat. Ini berguna sekali supaya kakatua semakin lincah, aktif dan juga terus mengoceh.

Oleh karenaya kamu harus memilih pakan yang tepat, yaitu tongkol jagung muda dan potongan buah pepaya.

Tapi kamu juga bisa menambahkan potongan buah kelapa, wortel, kacang panjang dipotong – potong dan biji bunga matahari.

Supaya kakatua lebih mudah menggapainya kamu bisa menggantung potongan dari pakan tersebut pada kawat di tempat tenggeran dengan bergilir.

Lalu usahakan untuk tidak membiarkan pakan sampai berbau busuk dan dengan waktu yang lama. Jika pakan kakatua sudah sebagian habis dalam waktu beberapa jam, maka kamu pun bisa membuangnya.

Supaya burung kakatua tidak bosan, kamu bisa memberikan pakan lain sesuai dengan jadwal yang sudah kamu atur sebelumnya.

Tapi jangan berikan daging dan buah alpukat karena kedua bahan pakan ini bisa mengakibatkan kegemukan yang tidak sehat bagi tubuh kakatua.

Namun, jika kamu ingin memberikan pakan langsung menggunakan tangan, maka tidak ada salahnya gunakan sarung tangan kulit agar dapat terhindar dari gigitan.

Jika kakatua mau mengambil pakan langsung dari tangan kamu, berarti burung itu telah berhasil jinak. Tapi lain halnya jika kakatua masih aktif menggigit saat diberikan pakan. Kamu bisa mencoba cara diatas agar lebih aman.

Ingat, untuk membuat kakatua jinak butuh proses. Kamu bisa mencobanya di lain waktu.

Baca Juga : Jenis-jenis Burung Kakatua

Loading...
Loading...
Tips Ternak dan Merawat Burung Kakatua Yang Benar | ilmuhewan | 4.5