Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Tips Dan Trik Dalam Membuat Kandang Sapi

By On Thursday, January 11th, 2018 Categories : Kandang

Cara  Membuat Kandang Sapi – Membuat sebuah hunian yang aman, nyaman dan sehat terhadap hewan – hewan peliharaan anda seperti sedang mempersiapkan sebuah kandang sapi haruslah memenuhi beberapa persyaratan bagi penghuninya.

Sapi sebagai hewan ternak anda haruslah berada dalam kandang yang nyaman bagi penghuninya sehingga mereka terbebas dari rasa takut dan stress, selain harus tersedia makanan dan minuman bergizi dan sehat.

Jadi dalam hal ini, membuat kandang sapi harus memperhatikan beberapa persyaratan sehingga sapi yang anda pelihara bisa merasa nyaman sepanjang hari berada di dalamnya.

  1. Perhatikan letak dan arah kandang

Pertimbangkan pertumbuhan bobot badan sapi dengan kandang (bagian kepala sapi) disarankan menghadap ke timur dibandingkan dengan sapi yang memiliki kandang menghadap ke arah lain.

Baca Juga : Sistem Perkandangan Ternak Sapi Potong

Jika membangun kandang tunggal, disarankan dibuat menghadap ke timur. Namun, jika membangun kandang ganda, maka buatlah membujur arah utara – selatan.

  1. Perhatikan ukuran kandang ternak

Sesuaikan ukuran kandang dengan ukuran tubuh sapi dan jenis kandang yang digunakan, apakah diperuntukkan bagi kandang individu atau kandang kelompok, perhatikan umumnya, kebutuhan luas kandang sapi per ekor rata – rata sekitar 1.5 x 2.5 m, 1.5 x 2 m, atau 1 x 1.5 m.

Peternak wajib memperhatikan kondisi luas kandang haruslah mampu memberikan kenyamanan terhadap per ekor ternak di dalamnya nanti.

  1. Perhatikan konstruksi kandang

Konstruksi kandang harus berpondasi kuat serta terbuat dari bahan – bahan yang ekonomis dan mudah didapat di sekitar anda tinggal.

Perhatikan apakah ada drainase dan saluran pembuangan limbah yang mudah dibersihkan oleh petugas kandang. Tiang kandang disarankan dibuat dari kayu kokoh berbentuk bulat sehingga mampu bertahan lebih lama dibandingkan dengan kayu berbentuk kotak. Perhatikan kondisi kayu bulat agar tidak mudah melukai tubuh sapi.

Lantai kandang sapi umumnya dibuat dari bahan semen atau tanah yang dipadatkan dan dibangun menjad lebih tinggi dari lahan di sekitarnya lalu dialasi jerami, karpet, kayu datar, papan, atau serbuk gergaji.

Pemberian alas bertujuan untuk menjaga kondisi kaki dan tubuh sapi tidak mudah terluka terkena lantai semen yang kasar dan menjadikan kaki dan tubuh sapi tidak mudah kotor serta terserang kuman penyakit.

Juga lantai kandang yang diberi alas bisa berfungsi sebagai media penjaga agar lantai tidak cepat rusak sebagai akibat tergerus kaki sapi setiap hari.

Lantai kandang haruslah kuat, tidak licin, dan dibuat dengan kemiringan mencapai sekitar 15 derajat ke arah selokan dibagian belakang kandang sapi untuk tujuan mempermudah penampungan kotoran sapi dan pakan yang sudah dibuang dari kandang.

Kandang bakalan dan anakan diberi alas berupa semen. Sementara untuk kandang pembibitan beralaskan serbuk gergaji dan sekam.

Perhatikan kondisi kandang pembibitan atau persalinan haruslah kering dimana setiap periode melahirkan, serbuk gergaji sebaiknya diganti dengan yang baru.

Dinding

Dinding kandang harus dibuat sedikit terbuka dimana sebagian agar mendapatkan sirkulasi udara yang lancarkeluar masuk kandang. Bahan yang dipakai adalah berupa tembok beton, papan, kayu, bambu, dan bilik bambu. Dalam skala kecil, dinding kandang hanya berupa tempat minum dan tempat pakan dengan ketinggian sekitar 0.5 — 1 meter dari permukaan tanah.

Atap

Atap kandang terbuat dari bahan asbes, genting, rumbia, atau seng. Untuk kandang sapi potong bisa memanfaatkan atap dari asbes, karena sapi potong lebih kuat dan tahan terhadap panas sinar matahari pada waktu siang hari. Hindari menggunakan atap yang terbuka dimana kandang terbuka beratapkan langit ini pada umumnya ditujukan untuk memelihara sapi bunting atau bakalan yang baru dibeli. Kandang dengan atap sehat sangat membantu betina bunting untuk dapat berlatih agar proses melahirkan menjadi lancar.

Lorong

Pada kandang individu, terdapat lorong di tengah kandang sebagai fungsi area lalu lintas peternak atau pekerja untuk memudahkan mereka memberi pakan atau minum sapi. Lorong ini memiliki ukuran 0.5 — 1 meter dan dibuat dari bahan semen diberi corak garis – garis agar tidak licin.

Selokan

Untuk membuang kotoran maka dibuatkan selokan. Selokan memiliki lebar sekitar 20 — 30 cm dan kedalaman 10 — 20 cm di dalam kandang pada bagian ekor sapi, baik itu untuk kandang tunggal maupun kandang ganda yang bertujuan memudahkan pekerja dalam membersihkan kotoran dan urine sapi.

Bak Pakan Dan Minum

Bak pakan dan bak air minum dibuat pada bagian depan kandang dengan perbandingan 2 : 1. Artinya, jika panjang bak pakan satu meter, maka panjang bak air minum setengah meter.

Terbuat dari bahan semen atau papan kayu dengan dasar rapat sebagai tempat pakan dan minum agar tidak mudah tercecer dan tidak boleh bocor serta kebersihannya dijaga.

Demikian kami menjelaskan semoga bermanfaat !

Baca Juga : Cara Mengobati Penyakit Surra Pada Hewan Sapi

Loading...
Tips Dan Trik Dalam Membuat Kandang Sapi | ilmuhewan | 4.5