Tips Cara Membedakan Telur Burung Jantan dan Betina

By On Tuesday, September 20th, 2016 Categories : Burung

Tips Cara Membedakan Telur Burung Jantan dan Betina – Untuk dapat membedakan apakah nantinya telur jika menetas berjenis kelamin jantan atau kah betina memang di perlukan ketekunan serta kejelian apalagi untuk pemilik usaha penetasan telur, maka untuk bisa mengetahui jenisnya itu sangatlah penting.

Biasanya jenis telur yang biasa kita bedakan adalah jenis telur ayam tetapi pada dasarnya sama saja bila kita ingin mengetahui telur burung contohnya telur burung puyuh ataupun bisa juga telur bebek.

Sedangkan untuk telur bebek memang sangat mudah untuk kita ketahui apakah nantinya telur tersebut menetas dengan jenis jantan atau mungkin betina.

burung-betina

Apabila nantinya kita bisa mengenal atau mengetahui tentang jenis telur bebek yang berjenis jantan, maka sudah jelas telur tersebut tidak akan kita tetaskan, tetapi  kita bisa saja menjual telur bebek kemudian di rebus atau di jadikan telur asin mengingat bahwa harga telur asin saat ini memang tergolong sangat mahal.

Tetapi jika telur bisa kita ketahui bahwa berjenis betina maka tentunya telur akan dapat kita tetaskan dan akan menghasilkan anakan betina untuk kemudian kita kembang biakkan.

Mari kita perhatikan cara membedakan telur burung ,ayam, bebek apakah jantan dan betina?

  1. Apabila telur tersebut menetas dan berjenis jantan, maka ciri-ciri telur tersebut yaitu perhatikan secara teliti bentuk fisiknya, kemudian cermati dengan jeli. Kemudian akan terihat antara telur satu dengan lainya pasti berbeda yakni untuk jenis jantan tandanya telur berbentuk oval agak memanjang dan bulat agak terlihat pendek (Telur ukuran bentuknya agak membulat)
  2. Sedangkan untuk telur yang betina maka tandanya yaitu bentuk bulat oval agak pendek

Cara Pertama :

Cara pertama yang disarankan yaitu melihat dari bentuk telur.  Jika telur berbentuk lonjong atau cungkup, maka kemungkinan jenisnya adalah jantan.

Sedangkan jika bentuknya bulat maka kemungkinan besar berjenis betina. Yang dimaksud telur lonjong yakni membentuk titik pada ujung. telur yang lonjong tersebut maka dia termasuk bibit telur jantan.

Sedangkan yang cenderung bulat dia akan menjadi telur betina.  Tingkat kepastian hal tersebut tidak dapat dipastikan juga.

Beberapa sumber mengatakan bahwa kepastiannya berkisar antara 70-80%.  Dengan demikian, jika penentuan telur ditetapkan dengan cara seperti ini, jadi dari adanya 10 telur yang dianggap betina, masih ada dua atau tiga telur lagi dengan bentuk yang sama, tetapi berjenis jantan.

Cara Kedua :

Cara ini adalah cara yang tidak ada unsur atau dasar ilmiahnya.  Saya gunakan pendulum (bandul) seperti yang ditemui dari beberapa referensi web site.

Untuk mudahnya saja, saya gunakan pendulum dengan menggunakan jarum jahit kemudian digantung di atas benang. Ibu jari serta telunjuk memegang ujung benang yang panjangnya berkisar 20 cm lalu di bawahnya jarum menggantung.

Di bawah jarum tersebut diletakkan telur yang akan kita tentukan jenisnya.  Apakah telur tersebut berjenis jantan ataupun betina.

Kemudian jarak ujung jarum ke telur berkisar antara setengah sampai dengan 2 cm.  Pandangan mata kita arahkan ke arah jarum.

Jika kemudian jarum berayun di atas telur, maka hasilnya berarti telur berjenis betina.  Jika jarum tersebut kemudian berputar searah jarum jam, maka hasilnya telur jantan.  Apabila berputar berlawanan arah dengan arah jarum jam maka memberi arti bahwa telur tidak akan menetas. Tentu perlu latihan untuk menggunakannya.

Saya biasanya melakukan hal ini dua kali.  Setelah berayun, saya hentikan  agar jarum tidak bergerak (tentunya dengan perintah lewat pikiran pada bandul agar berhenti) , setelah itu, diminta “mulai” lagi.  Jarum akan bergerak kembali. Jika dua kali coba hasilnya adalah sama, maka saya dapat katakana bahwa itu benar. Jika tidak, saya sisihkan telur yang dipilih.

Kesulitan dengan cara ini yaitu membebaskan pikiran dari alternatif pertanyaan atau pikiran yang tidak terkonsentrasi, kurang perhatian, ataupun gangguan lainnya.  Waktu yang diperlukan untuk mengecek satu telur antara lain berkisar 15 – 30 detik.  Jika konsentrasi nya jelek, rentang waktunya berkisar antara satu menit atau bahkan gagal sama sekali.

Demikianlah cara membedakan telur burung, ayam jantan dan betina

Semoga bermanfaat !

Baca Juga : Tips dan Cara Merawat Burung Pleci Agar Cepat Gacor

Tips Cara Membedakan Telur Burung Jantan dan Betina | ilmuhewan | 4.5