Teknik dan Cara Memilih Indukan yang Baik untuk Burung Cucak Ijo

By On Tuesday, July 26th, 2016 Categories : Burung

Cara Memilih Indukan Cucak Ijo – Bagi pecinta burung hias siapa yang tidak mengenal burung cucak ijo. Burung ini banyak yang memelihara dikarenakan bulunya yang indah berwarna hijau segar dan kicauannya yang merdu.

Selain itu cucak ijo juga sering menjadi petarung yang handal dan memiliki mental yang bagus.

Mengingat burung terkadang mudah turun mentalnya, terutama jika sudah pernah bertarung namun berbeda dengan burung cucak ijo.

6

Banyak orang yang menggunakan burung ini untuk dijadikan perlombaan, dan pada setiap daerah pasti ada yang memasukan cucak ijo menjadi burung perlombaan.

Baca Juga : Bagaimana Cara Menjodohkan Burung LoveBird?

Sebenarnya banyak yang mengatakan bahwa cucak ijo memiliki prospek yang bagus bukan hanya lomba atau pelihara, namun untuk menjadikan burung cucak ijo ternak atau penangkaran.

Kelebihan menangkar cucak ijo

Kelebihan menternakan cucak ijo ada banyak, pertama burung cucak ijo mudah diternakan jadi tidak memerlukan keahlian khusus selama tahu teknik dan celahnya.

Selain itu burung cucak ijo berharga lumayan, sehingga bagi anda yang bisnis atau jual beli burung cucak ijo termasuk jenis yang direkomendasikan.

Semakin banyaknya minat di pasaran yang mencari cucak ijo. Terakhir, cucak ijo dapat dijadikan aset dan investasi tidak hanya bisnis semata.

Tips memilih indukan

Anda harus memiliki indukan yang berkualitas apabila anda ingin menternakan burung mahal ini. Namun untuk pemula akan bingung bagaimana memilih burung yang berkualitas. Bagaimana memilih indukan yang baik bagi ternak cucak ijo ? nah ini beberapa tips yang mungkin dapat anda terapkan.

  1. Badan cucok ijo haruslah seimbang dengan pejantannya. Tubuh cucok ijo induk pun harus seimbang, selain untuk menjadi acuan bahwa burung sehat, indukan pun dianggap mampu bertelur.
  2. Tidak ada tanda cacat fisik dan cacat mental. Hal ini penting demi keberlangsungan telur yang dihasilkan akan berkualitas. Pilih induk yang tidak cacat sama-sekali dan termasuk burung yang sehat dan tidak mengalami cacat mental.
  3. Cucok ijo harus berstamina dan sehat, cucok ijo hewan yang sangat aktif sehingga terlihat apakah burung tersebut berstamina atau sehat atau tidak. Jika berpenyakit jangan dipilih karena tidak akan mampu bereproduksi.
  4. Usia jantan cucok ijo 2 tahun dan usia cucok ijo betina 1 tahun. Usia tersebut dianggap cukup dan ideal untuk menjadi induk telur cucok ijo yang akan diternakan.
  5. Pilih cucok ijo jantan yang rajin berkicau, hal ini tentu akan berdampak untuk lebih mudah mengawinkan betina dan jantan. Karena cucok ijo menghasilkan suara yang merdu, bagi betina pun salah satu daya tarik cucok ijo jantan adalah suara kicauannya.

Proses perjodohan burung cucok ijo

Burung sama halnya manusia yang tidak dapat dipaksa. Apabila jantan dan betina tidak sesuai maka akan terjadi pertarungan atau perkelahian, ada proses yang harus dilakukan agar jantan dan betina mau dikawinkan. Ada beberapa tahapan, yaitu :

  1. Masukan cucok ijo jantan kedalam sangkar utama, biarkan cucok jantan berkicau dekatkan cucok ijo jantan dan betina dengan berada pada sangkar yang berbeda
  2. Kemudian masukan cucok ijo betina kedalam sangkar yang sama secara perlahan, namun sekat dulu sangkar. Hal ini mungkin perlu penyesuaian.
  3. Lihatlah dulu apakah keduanya terlihat rukun, jika tidak pisahkan kembali kesangkar yang berbeda.
  4. Jika masih terlihat rukun anda dapat membuka sekat yang dibuat atau menyatukan dalam sangkar yang sama tanpa batasan.

Ciri cucok yang rukun atau tidak adalah dengan melihat cara kicauan cucok hijau jantan, jika cucok betina sudah mau biasanya akan turun ke dasar kandang dan berkicau khas suara cucok hijau betina.

Baca Juga : Cara Pengendalian Penyakit Burung yang Disebabkan oleh Bakteri, Virus dan Jamur

Teknik dan Cara Memilih Indukan yang Baik untuk Burung Cucak Ijo | ilmuhewan | 4.5