Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Sepat Untuk Pemula

By On Friday, March 11th, 2016 Categories : Perikanan

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Sepat Untuk Pemula – Siapa yang tidak kenal  dengan ikan tawar yang satu ini ? yang dagingnya gurih mengandung  gizi tinggi Jenis ikan ini sudah merupakan ikan konsumsi sejak lama.

Ikan Sepat termasuk ke dalam famili Trichogaster dan keluarga ikan gurami atau Osphronemidae.

Di masyarakat kita, ikan ini lebih dikenal sebagai ikan konsumsi, namun demikian ada beberapa jenis dari ikan ini yang laku diperdagangkan sebagai komoditi ikan hias.

Teknik Pemilihan Indukan Ikan Sepat

Untitled

Bagaimana membedakan jenis kelamin ikan sepat ini, secara morfologis kita bisa membedakan  dari bentuk tubuhnya,mulai dari siripnya diantaranya:

  • Sepat Betina

Mempunyai Sirip pungung  yang membulat dan  lebih pendek pendek sehinga panjangnya tidak  mencapai dasar pangkal sirip  bagian ekor.

Sementara ciri lain yang bisa membedakan  sebagai  ikan betina, yakni  bentuk  siripnya yang berbeda dengan yang jantan untuk yang betina lebih tampak jelas karena cirinya mempunyai sirip bulat dan  lebih pendek ukurannya.

  • Sepat Jantan

Berbeda dengan yang betina,pada  sepat jantan  memiliki sirip pungug  panjang yang panjangnya  bisa mencapai mencapai dasar  pangkal sirip bagian ekor, berarti jika diukur akan terlihat lebih panjang untuk ikan seusia tersebut.

Perbedaan yang lain,bisa diperhatikan  untuk ikan sepat jantan   bentuk dan postur tubuhnya sangat mirip dengan ikan Gurami.

Baca juga : Cara Budidaya Ikan Red Devil, Setan Merah

Ciri lain yang bisa dikenali  untuk ikan sepaat jantan, jantan mempunyai sirip punggung yang panjang dan meruncing  serta dilengkapi dengan hiasan warna merah pada leher dan perut.

Yang menarik jika diperhatikan,ternyata  untuk  corak warna merah ini akan lebih terlihat jelas  berkilau seperti semakin menyala pada saat ikan ini  dalam kondisi birahi.

Teknik Pembenihan Ikan Sepat

Diantara ikan tawar yang lain ikan ini mempunyai dua peluang pasar yang cukup besar,karena mempunyai potensi sebagai konsumsi  maupun sebagai ikan hias juga  layak bernilai jual yang cukup lumayan, karena masih punya daya tarik tersendiri.

Kedua potensi peluang inilah yang mendorong  para penggemarnya untuk mencoba membudidayakan,jenis ikan ini. Ada beberapa  hal yang perlu dilakukan untuk  membudidayakan ini sepat ini diantaranya;

  1. Langkah pertama, kita harus meyiapkan kolam yang menyerupai habitat asli ikan ini karena hal ini akan memudahkan ikan sepat untuk
  2. Usahakan kolam dibuat  dengan kondisi  air tenang tidak berarus.
  3. Supaya terjadi perkawinan segeralah campurkan indukan ikan sepat betina dan jantan untuk memulai proses perkawinan dalam satu wadah yang sama.
  4. Biasanya sebelum melakukan pemijahan, ikan sepat jantan secara naluriah akan membuat sarang busa akan berfungsi  sebagai tempat untuk merekatkan para telur ikan.

Teknik Penetasan Telur

  1. Tahap penetasan telur kita harus melakukan tindakan untuk melindungi telur yang sudah berada di sarang busa.caranya dengan meletakkan jerami di atas permukaan kolam untuk melindungi telur yang berada di sarang busa dari  ancaman panas terik matahari langsung maupun guyuran  air hujan yang menerpa. Biasanya biasanya telur akan mengambang tepat berada di bawah sarang busa  dan posisinya akan tepat dibawah  tumpukan jerami yang kita pasang, dengan poisi
  2. Jika Setelah bertelur, segeralah pisahkan antara ikan betina, dan ikan jantan.
  3. Setelah  24 jam telur ikan akan menetas
  4. Selanjutnya berapa hari kemudian jentik jentik atau burayak anak-anak ikan sepat akan mulai aktif berenang.
  5. Ketika benih ikan ini sudah mulai menetas menjadi burayak atau larva , pada saat ini hendaknya indukan jantan harus segera dipisahkan, supaya larva tersebut tidak dimakan.
  6. Untuk kebutuhan konsumsi selama tahap larva telur yang baru menetas  ini  kondisinya belum membutuhkan konsumsi pakan dari luar hingga hari yang ketujuh, karena ia akan memakan kuning telurnya.

Cara Perawatan Larva

Setelah hari  ke tujuh, larva yang tadinya hanya mengkonsumsi  kuning telur  selam 7 hari sejak ia menetas menjadi larva, kini pada hari ke delapan ia mulai akan membutuhkan pakan dari luar.

Jika   larva ini sudah mulai membutuhkan pakan, beberapa pakan yang sesuai untuk  tahap ini yakni jenis makanan berupa plankton atau  udang renik jika ada cacing tubifex untuk selanjutnya  pada minggu minggu berikutnya dapat diberi pakan kering yang  telah dihaluskan.

Langkah tersebut perlu dilakukan secara teratur supaya tercipta kondisinya yang bisa merangsang pertumbuhan ikan sepat.

Jika kondisinya terpelihara  bagus ikan sepat akan menjadi lebih mampu beradaptasi  dengan lebih sempurna pada usia yang telah mencapai dua bulan.

Pada usia ini, ikan sepat akan lebih mampu untuk melindungi diri dari ikan buas lainnya. Tahap terakhir  berupa pembesaran ini, diperlukan konsumsi pakan yang lebih bervariatif apa lagi jika dituntut untuk mendapat hasil yang maksimal, maka ikan perlu diberikan pakan luar seperti tepung daun, dedak, daun singkong, kangkung, dan lainnya. Bagaimanapun  pakan yang tumbuh di dalam kolam masih sangat terbatas jumlahnya.

Baca Juga : Sekilas Tentang keindahan Ikan Sili

Loading...
Teknik dan Cara Budidaya Ikan Sepat Untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5