Teknik dan Cara Budidaya Ikan Nila

By On Thursday, February 11th, 2016 Categories : Uncategorized

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Nila – Ikan nila merupakan kerabat dari ikan mujair. Ikan ini pun memiliki sifat yang mirip dengan ikan mujair, yaitu mudah berkembang biak dan mudah beradaptasi.

Di alam bebas ikan ini dapat ditemukan di air tawar, misalnya sungai, rawam waduk dan danau. Ikan ini dapat hidup dengan suhu 25-300 dan pH 7-8. Ikan nila merupakan hewan omnivora.

Pakan alaminnya ialah plankton, tumbuhan air dan hewan air. Sedangkan pakan buatannya ialah yang mengandung protein 25%.

Untitled

Kelebihan-kelebihan yang dimiliki ikan nila tersebutlah yang membuat banyak orang tertarik untuk membudidayakannya.Ada berapa faktor penting yang wajib diperhatikan dalam pembudidayaan ikan nila, yaitu:

Memilih benih ikan nila

Pemiliha benih ikan nila yang tepat menentukan kebebersihan budidaya iakn nila. Gunakan jenis jantan untuk hasil yang maksimal. Budidaya ikan nila secara monosex (berkelamin sama) lebih produktif.

Ikan nila memiliki sifat mudah kawin (mudah memijah). Sehingga jika melakukan budidaya secara campuran, energi ikan akan cepat habis untuk memijah dan pertumbuhan bobot ikan terhambat.

Baca Juga : Cara Membuat Kolam Ikan dari Terpal

Persiapan kolam budidaya

Kolam yang dapat digunakan untuk budidaya ikan nila ialah kolam semen, kolam tanah, kolam terpal, jaring apung, dan tambak air payau. Namun kolam yang paling tepat ialah kolam tanah. Berikut langkah-langkah dalam mempersipan kolam tanah:

  • Jemur kolam selama 3-7 hari. patokannya tanah terlihat retak namun tidak membatu. Jika diinjak masih meningalkan jejak kaki.
  • Permukaan tanah dibajak sedalam 10 cm.
  • Netralkan pH dengan pengapuran menggunakan dolomit. Dosisnya disesuaikan dengan keasaman tanah.
  • Lakukan pemupukan dengan pupuk organik. Dosisnya 1-2 ton/hektar.
  • Genangi kolam dengan air. Alirkan air ke dalam kolam sedalam 10-20 cm dan diamkan selama 3-5 hari. setelah itu aliri air lagi hingga 60-75 cm.
  • Penebaran benih ikan nila

Padat tebar kolam tanah untuk budidaya ikan nila sebanayak 15-30 ekor/m2. Dengan bobot benih berkisar 10-20 gram/ekor akan menghasilkan 300 gram/ekor.

Sebelum penebaran beih hendaknya ikan telah melewati masa adaptasi. Caranya, memesukkan wadah berisi benih ikan nila ke dalam air kolam, biarkan beberapa jam, lalu miringkan wadah dan biarkan ikan lepas dengan sendirinya.

Pemeliharaan budidaya ikan nila

Ada tiga hal pnting dalam pemeliharaan budidaya ikan nila, yaitu:

Pengelolaan air

Pantau kualitas air kolam. Parameternya ialah kandungan oksigen dan pH air stabil. Jika kolam berbau busuk lakukan penggantian air dengan mengeluarkan 1/3 nya dan menambah air baru.

Pemberian pakan

Berikan pakan berupa pelet dengan kandungan protein 20-30%. Berikut perhitungan dosis pakan budidaya ikan nila:

  • Satu kolam terdapat 1500 ekor nila berbobot 10-20 gram/ekor.
  • Rata-rata bobot ikan à
  • Perhitungan pakannya à 15x1500x3% = 675 gram = 6,75 Kg/hari
  • Cek bobot ikan setiap dua minggu sekali untuk menyesuaikan jenis pakan.

Pengendalian hama dan penyakit

Ikan nila merupakan ikan yang tahan banting. Pada kondisi normal, penyakit dan hama tidak menghawatirkan. Sedangkan untuk budidaya intesif dan masal, resiko penyakit dan hama harus diwaspadai.

Pemanenan ikan nila

Waktu yang tepat melakukan pemanenan ikan nila disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Ukuran ikan nila untuk pasar domestik berkisar antara 300-500 gram/ekor. Untuk mendapatkan hasil tersebut dibutuhkan waktu 4-6 bulan.

Baca Juga : Tips Membuat Kolam Ikan dari Tanah

Teknik dan Cara Budidaya Ikan Nila | ilmuhewan | 4.5