Tanda-Tanda Kroto Siap Panen

By On Saturday, July 8th, 2017 Categories : Info Lainnya

Tanda-Tanda Kroto Siap Panen – Panen kroto merupakan suatu hal yang paling ditunggu-tunggu oleh kebanyakan para pembudidaya hewan kroto atau semut rangrang.

Akan tetapi, banyak pembudidaya kroto/semut rangrang dan terutama untuk pemula yang tidak mengetahui kapan waktu yang tepat serta tanda-tanda untuk panen kroto tersebut.

Kalian harus mengetahui bahwa masa si kroto untuk melakukan daur ulang telur ternyata dapat dimulai dari butir pasir, hingga sebesar beras, lalu menjadi larva serta pupa akan membutuhkan waktu sekitar 15 hingga mencapai 20 hari.

Baca Juga : Penjelasan dan Mengenal Lebih Jauh Semut Rangrang Penghasil Kroto

Hal tersebut menunjukan bahwa kroto dapat dipanen dalam waktu 15-20 hari sekali. Kroto tersebut bisa dipanen pada saat telah terlihat terdapat banyak pupa-pupa yang menempel didinding toples.

Maka dari itu, medium untuk ternak kroto yang digunakan untuk budidaya kroto ada baiknya harus bersifat transparan agar dapat melihat apakah bibit kroto telah layak untuk dipanen ataupun belum.

Nah, sekarang media apa yang baik untuk memanen kroto? Ternyata media yang baik dan bagus untuk memanen kroto yaitu tepung kanji dan sarung tangan karet, kawat strimin dan ember.

Akan tetapi, kalian bisa menggunakan media galon, maka pemanenan kroto akan jauh lebih mudah dibandingkan memakai media yang sebelumnya.

Galon yang dimaksud yaitu galon yang telah dipotong lehernya, setelah itu dilubangi pada bagian dindingnya. Media galon tersebut ternyata dapat memudahkan para pembudidaya kroto agar dapat memanen kroto hingga mencapai 1 kg- 2 kg per hari.

Kalian tentunya tidak perlu banyak membutuhkan media toples, karena dengan menggunakan media galon setiap harinya kalian cukup mengambil 1-2 galon untuk menghasilkan hingga 1 kg kroto.

Akan tetapi, jika kalian termasuk orang yang tidak sabar, maka budidaya kroto dengan menggunakan galon ini kurang cocok dengan kalian.

Hal tersebut dikarenakan budidaya kroto yang menggunakan galon membutuhkan waktu yang relatif lama daripada menggunakan medium lainnya.

Jika kalian menggunakan toples sebagai media untuk budidaya kroto maka waktu yang dibutuhkan kurang lebih hanya 15 hingga 20 hari.

Untuk penggunaan media toples sebagai budidaya kroto, agar kalian dapat memanen kroto setiap hari maka dari itu kalian perlu mempunyai setidaknya 300-400 toples untuk semut rangrang dengan masing-masing yang memiliki ukuran 1 liter atau 2 liter. Adapun simulasi pemenenannya adalah sebagai berikut :

  • Setiap hari, ambillah 10 toples kroto yang siap panen dengan asumsi setiap toples berisi 1 ons kroto sehingga 10 toples dapat menghasilkan kurang lebih 1 kg kroto yang siap jual. Nah, perlu kalian ketahui harga kroto per kilonya saat ini dapat mencapai Rp. 180,000 hingga dengan Rp. 200,000. Harga tersebut tergantung daerah kalian karena harga kroto di setiap daerah akan berbeda-beda.

Sekarang, bagaimana mengetahui tanda-tanda kroto siap panen serta cara memanen kroto yang baik? Pemanenan kroto dapat dilakukan setelah kalian telah mempunyai banyak bibit kroto.

Akan tetapi, jika kalian ingin mencoba kalian dapat  mengambil sebanyak 1-2 toples terlebih dahulu. Adapun, cara memanen kroto yang baik yaitu kalian dapat melakukannya dengan perbandingan 50 : 50.

Sebagai contoh, jika kalian mempunyai 20 toples kroto sebaiknya kalian mengambil 10 saja, dan sisanya kalian biarkan berkembangbiak sebagai regenerasi untuk bibit semut rangrang penghasil si kroto.

Hal tersebut dilakukan supaya nantinya tidak terjadi penyusutan terhadap bibit kroto. Nah, berikut merupakan langkah-langkah pemanenan kroto yang tepat :

  1. Pada saat memanen kroto, yang perlu kalian lakukan yaitu siapkan peralatan atau media pemanenan. Alat-alat untuk pemanenan kroto sebagaimana yang telah diberitahu diatas, antara lain : tepung kanji, kawat strimin, sarung tangan plastic dan ember plastik.
  2. Selanjutnya, letakkan kawat strimin di atas ember lalu ambil bibit kroto yang siap panen dan letakkan di atas kawat strimin.
  3. Goyang-goyang toples yang berisi bibit kroto tersebut hingga kroto rontok dan semutnya kemudian akan menempel pada kawat strimin tersebut.
  4. Setelah kalian merasa semua kroto sudah masuk ke ember, jangan lupa letakkan toples semut rangrang di tempat semula. Pada umumnya, semut rangrang akan kembali membangun sarang mereka yang telah rusak itu dalam waktu kurang lebih 2 hingga 3 jam akibat proses pemanenan tersebut.

Baca Juga : Cara Panen Semut Kroto

Loading...
Loading...
Tanda-Tanda Kroto Siap Panen | ilmuhewan | 4.5