Tanda Atau Gejala Burung Sedang Sakit dan Bagaimana Cara Mengobatinya?

By On Saturday, October 22nd, 2016 Categories : Burung

Berikut ini adalah beberapa tanda & gejala burung sakit:

  1. Nafsu makan burung menurun.
  2. Burung tidak sedikit minum.
  3. Kotoran burung cair.
  4. Burung senantiasa ngantuk, mata burung sayu.
  5. Burung gemetar & berdiri tak seimbang.
  6. Bulu burung kusam, kusut & mengembang.
  7. Sayap burung terkulai.
  8. Bulu kepala burung jingrak.
  9. Gerak burung tak lincah & burung tidak sedikit diam.
  10. Nafas burung tak rutin, paruh tidak jarang terbuka seperti kepanasan.
  11. Tidak Sedikit kotoran yg menempel di bulu di bagian sekitar kloaka burung.

Masih banyak jenis penyakit yang sering menyerang burung seperti sesak nafas, snot, pilek, berak kapur, berak hijau, mencret, nada serak, luka, infeksi luka, dan lain-lain.

gejala-burung-sakit

Dalam artikel berikut ini akan kami jelaskan merupakan beberapa cara yang dapat membantu menyembuhkan Burung peliharaan anda Yang Sakit,

  1. Senantiasa perhatikan dan jaga kebersihan sangkar burung.

Jika kita memelihara burung, sebaiknya kandang burung (sangkar burung) peliharaan kita bersihkan dengan waktu yang teratur tiap pagi hari.

Bagian alas sangkar/lantai kandang yang memiliki noda disikat-sikat serta dicuci hingga bersih dengan menggunakan deterjen. Setelah itu dijemur sekitar 15-30 menit dibawah terik sinar matahari.

Agar lebih baik dan juga aman, semua ornamen kandang burung/sangkar burung disemprotkan cairan disinfektan sesuai dengan dosis yang cocok.

Disinfektan ini berfungsi untuk membasmi bakteri yang hidup, parasit, jamur, kuman penyakit, virus (Virus flu burung/virus yang lain) serta kutu yang dapat merusak kesehatan burung.

  1. Jemur burung peliharaan anda selama minimal 15 menit dengan teratur setiap pagi.

Melakukan penjemuran burung dengan waktu yang teratur adalah salah satu cara mengoptimalkan kesehatan burung peliharaan kita. Burung tersebut wajib dijemur minimal 15 menit tiap pagi hari.

Saat penjemuran burung yang paling baik adalah sejak mulai jam 07.00-10.00. Kehangatan sinar pagi dan sinar UV dari upaya penjemuran tersebut akan teramat menopang badan burung untuk proses ekstraksi Pro Vitamin D3 yang ada di tubuh burung menjadi Vitamin D3.

  1. Memberi makanan juga nutrisi yang seimbang juga bermutu bagus

Memberikan makan berkomposisi komplit yang telah teruji dan sesuai untuk burung. Disini bukan berarti burung harus menyukai dan melahap habis jatah pakan yang kita berikan.

Maksudnya adalah sesuai dengan system metabolisme si burung dan kandungan nutrisi dari makanan tersebut mesti mencukupi seluruh keperluan burung.

Senantiasa pula jalankan evaluasi serta pengamatan dengan teratur tiap habis pemberian pakan terhadap burung peliharaan serta janganlah bereksperimen dengan porsi makanan burung kalau kamu belum mengerti tentang fisiologi burung.

  1. Memberikan suplemen vitamin dan juga asupan mineral yang bermutu baik dengan teratur dan juga berkala.

Pemberian suplemen yang mengandung Vitamin, Asam Amino Esensial, Mineral, dan juga suplemen yang lain, wajib kita berikan ke burung peliharaan.

Anda sangat disarankan untuk mencukupi kepentingan dasar burung dalam hal nutrisi yang mengacu pada AKG (Angka Kecukupan Gizi) dan juga standar RDA (Recommended Dietary Allowences) pada masing-masing burung, memberikan Vitamin, mineral & Asam Amino yang juga telah di ramu serta diberi racikan khusus buat burung.

Anda juga disarankan untuk melakukan pemberian pakan dengan teratur serta terjadwal. Dosis atau takaran pemberianya pun harus sesuai.

Senantiasalah lihat tips takaran penggunaannya. Hal ini disebabkan pemberian dosis suplemen Mineral, Vitamin, Asam Amino Esensial dan suplemen lainya, mesti pas serta sesuai aturan yang jelas.

Pemberian dengan dosis berlebih, akan berdampak kurang bagus bagi kesehatan burung peliharaan kita. Suplemen teramat di butuhkan tubuh si burung dalam periode penyembuhan sakit, bertelur,  pertumbuhan, periode burung mabung, meningkatkan daya tahan tubuh disaat periode pancaroba Dll.

  1. Hindarkan Burung Dari Stress.

Biasanya stres yang menyerang burung adalah jenis stres psikologis yang berpotensi mengganggu semua system yang terdapat di tubuh burung peliharaan kita.

Tidaklah sedikit aspek yang dapat menyebabkan burung peliharaan stres, antara lain : penempatan burung (yang menciptakan burung jadi merasa tak aman), rasa ketenangan serta kenyamanan yang tidak terpenuhi, situasi dan kondisi lingkungan burung, dsb. Burung yang sudah terlanjur mengidap stres psikologis akan cukup sulit untuk menjadi normal kembali.

  1. Berikan obat yang pas dan cocok untuk mengobati burung.

Bila burung ini terlanjur sakit atau terjangkit oleh penyakit, janganlah anda panik. Tempatkanlah burung peliharaan yang sakit tersebut di tempat yang hangat serta hindarkan dari angin yang dapat menerpa secara langsung. Kenalilah dan diagnosalah type penyakit burung tersebut.

Seperti nada burung serak, snot, pilek, burung sesak nafas, luka, infeksi luka, berak kapur, berak hijau, mencret, burung kurus, mengantuk, burung lesu, nafsu makan burung menurun, burung lumpuh, serta penyakit burung yang lain.

Melakukan diagnosa awal penyakit burung ini menjadi teramat mutlak untuk nantinya memudahkan kita dalam melakukan pemberian obat yang cocok buat burung.

Konsultasikanlah penyakit burung peliharaan tersebut dengan orang yang memang cukup paham tentang penyakit burung, agar anda mendapat rekomendasi resep obat burung yang cocok dan juga serasi untuk mengobati penyakit burung sakit tersebut.

Baca Juga : Jenis-jenis burung yang paling mudah untuk dirawat

Tanda Atau Gejala Burung Sedang Sakit dan Bagaimana Cara Mengobatinya? | ilmuhewan | 4.5