Tahap Perkembangan Embrio Ayam Di Dalam Telur

By On Wednesday, October 25th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Tahap Perkembangan Embrio Ayam Di Dalam Telur – Ayam mempunyai proses bereproduksinya sedikit unik.

Karena ayam merupakan hewan dengan jenis vertebrata yang umumnya bereproduksi secara generatif atau secara kawin.

Yang reproduksinya terjadi apabila terbentuk individu baru, setelah melewati peristiwa peleburan sel-sel gamet.

Fertilisasi pada berbagai jenis hewan vertebrata dibagi menjadi 2, yaitu :

1. Fertilisasi internal

Ini terjadi di dalam tubuh.

2. Fertilisasi eksternal

Fertilisasi jenis ini terjadi diluar tubuh.

Dan ayam termasuk fertilisasi internal. Dengan 21 hari perkembangan di dalam telur untuk menjadi generasi baru.

Berikut proses perkembangannya :

Hari ke-1

Merupakan pembentukan sel permulaan. Dalam 18 jam pertama, setelahnya hingga 24 jam berkembang menjadi jaringan otak, sel untuk jaringan tulang belakang.

Serta jaringan awal untuk bagian kepala, darah hingga perkembangan awal syaraf mata.

Hari ke-2

Merupakan masa kritis, karena embrio mulai bergeser ke arah kiri dan saluran darah mulai terlihat pada bagian kuning telur.

Perkembangan sel dari jam ke 25 sampai jam ke 48 secara berurutan adalah pembentukkan formasi pembuluh darah halus, jantung sampai seluruh jaringan otak.

Jantungpun mulai berdetak, jaringan pendengaran, selaput cairan maupun tenggorokkan juga mulai terbentuk.

Hari ke-3

Diawali dengan pembentukan hidung, sayap, kaki dan jaringan pernapasan. Di waktu ini selaput cairan juga sudah menutup seluruh bagian embrio.

Hari ke-4

Permukaan lidah terbentuk. Pada hari keempat ini, embrio terpisah seluruhnya dari kuning telur dan berputar ke kiri.

Sementara jaringan saluran pernapasan mulai menembus selaput cairan. Organ paru dan hati juga terbentuk.

Hari ke-5

Untuk perkembangan hari kelima saluran pencernaan dan tembolok mulai terbentuk pada masa ini terbentuk pula jaringan reproduksi karena sudah dapat ditentukan jenis kelamin.

Hari ke-6

Paruh, kaki dan sayap mulai terbentuk, dan embrio mulai melakukan gerakan tanda kehidupan.

Hari ke-7, 8 dan 9

Pada tiga hari ini jari kaki dan sayap serta perut mulai terbentuk. Bulu maupun perkembangan embrio bertumbuh pesat. Mulai menyerupai burung, karena mulut mulai terbuka.

Hari ke 10 dan 11

Paruh mulai mengeras, jari-jari kaki sudah mulai sepenuhnya terpisah. Pori-pori kulit tubuh mulai tumbuh.

Hari ke-12

Bulu pertama mulai muncul dan jari-jari kaki sudah terbentuk sepenuhnya.

Hari ke-13

Kuku jari kaki serta sisik mulai terbentuk. Tubuh sudah penuh bulu.

Hari ke-14

Embrio berputar sehingga kepala tepat ada dibagian tumpul telur.

Hari ke-15

Jaringan usus mulai terbentuk di dalam badan embrio.

Hari ke 16 dan 17

Pada hari ke enambelas dan tujuhbelas sisik kaki, kuku dan paruh semakin mengeras. Tubuh embrio sudah sepenuhnya tertutup oleh bulu yang tumbuh.

Putih telur sudah tidak ada lagi, dan kuning telur meningkat fungsinya sebagai bahan makanan yang sangat penting bagi embrio.

Paruhpun sudah mengarah pada rongga udara, selaput cairan mulai berkurang, embrio sudah persiapan untuk bernafas .

Hari ke 18 dan 19

Masa ini adalah pertumbuhan embrio sudah mendekati sempurna. Kuning telur mulai masuk ke dalam rongga perut melalui saluran tali pusat embrio.

Hari ke-20

Kuning telur sudah sepenuhnya ke dalam tubuh embrio. Sedangkan embrio pun hampir menjadi anak ayam dengan menembus selaput cairan dan mulai bernafas melalui udara di kantung udara. Untuk saluran pernapasan sudah berfungsi sempurna.

Hari ke-21

Hari terakhir ini, ayam menetas, kulit telurpun pecah.

Dari sekian lama proses perkembangan embrio ayam ternyata cukup panjang untum menjadi generasi baru.

Baca Juga : Alasan Mengapa Ayam cemani berwarna Hitam?

Loading...
Loading...
Tahap Perkembangan Embrio Ayam Di Dalam Telur | ilmuhewan | 4.5