Sistem Pencernaan Kuda

By On Tuesday, July 4th, 2017 Categories : Sistem Pencernaan

Sistem Pencernaan Kuda – Kuda adalah hewan mamalia dan herbivore yang menggemari rerumputan hijau dan segar. Kuda merupakan hewan yang memiliki banyak fungsi yaitu dapat digunakan sebagai hewan peliharaan, untuk transportasi, untuk perlombaan dan lain sebagainya.

Kuda memiliki tinggi badan 160 hingga 200 cm namun ada beberapa jenis kuda yang berukuran 100 cm yaitu kuda poni yang mana biasanya dijadikan hewan peliharaan.

Kuda termasuk ke dalam golongan hewan non ruminansia atau dikenal juga dengan hewan monogastrik karena lambungnya hanya terdiri atas satu buah lambung.

Saluran dari pencernaan kuda memiliki beberapa ciri yang khusus yaitu ukuran kapasitas saluran pencernaan kuda pada  bagian belakang lebih besar dibandingkan dengan saluran pencernaan kuda pada bagian depan.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai alat pencernaan kuda beserta fungsinya :

  1. Rongga mulut

Proses pencernaan kuda berawal dari mulut. Di dalam mulut, terjadi proses pencernaan makanan secara mekanik. Ada beberapa organ pelengkap di dalam mulut kuda yaitu lidah, gigi dan saliva.

Lidah adalah alat pencernaan mekanik. Kuda menggunakan lidah untuk menyeleksi pakan yang dimakan oleh kuda.

Lidah kuda dapat digunakan kuda untuk menyeleksi pakan karena adanya bungkul-bungkul pengecap pada lidah dan terbanyak terdapat di daerah dorsum lidah dibandingkan bagian lain dengan cara merasakan pakan yang kuda makan. Gigi digunakan kuda untuk mencerna makanan.

Saliva dihasilkan oleh 3 pasang kelenjar yaitu diantaranya kelenjar parotis, kelenjar mandibularis, kelenjar sublingualis. Fungsi dari Saliva adalah untuk pelican dalam proses pengunyahan makanan dan menelan pakan dengan adanya mucin, mengatur temperature rongga mulut dan detoksikasi.

  1. Pharynx dan Esofagus

Phayrnx adalah penyambung antara rongga mulut dengan esophagus dimana ukuran esophagus kuda biasanya 50 inchi hingga 60 inchi. Di dalam Pharynx dan Esofagus tidak terjadi suatu pencernaan yang berarti.

  1. Lambung

Lambung kuda berukuran lebih kecil dibandingkan dengan hewan ternak lainnya. Kuda jantan yang berumur kurang lebih 3,5 tahun dengan berat sekitar 125 kg mempunyai lambung yang beratnya sekitar 1 kg.  Kapasitas dari lambung kuda adalah sekitar 8 hingga 15 liter atau hanya 9% dari total kapasitas saluran pencernaan.

Karena aktivitas mikroorganisme sangat terbatas dimana populasi bakteri relative rendah, pencernaan kuda menjadi tidak sempurna. Waktu tinggal pakan di lambung hanya 30 menit dan hasil proses fermantatif adalah asam laktat.

  1. Pankreas

Cairan pangkreas kuda berbeda dengan hewan ternak lainnya. Perbedaan itu diantaranya adalah konsentrasi enzim dan kadar HCO3 rendah.

  1. Usus kecil

Usus kecil pada kuda adalah tempat utama untuk mencerna karbohidrat, protein dan lemak serta tempat absorbs vitamin dan mineral. Kapasitas usus kecil pada kuda adalah 30 persen  dari keseluruhan kapasitas saluran pencernaan kuda.

  1. Usus besar

Usus besar dari kuda terdiri dari beberapa bagian yaitu caecum, colon dan rectum. Caecum serta colon mempunyai kapasitas 60 persen dari seluruh pencernaan yang mempunyai beberapa fungsi yaitu tempat fermentasi dengan hasil berupa VFA, Sintesa Asam Amino, vitamin b, vitamin k, tempat paling utama untuk mencerna neutral detergen fiber atau NDF.

Produksi dan proses pencernaan fermentative di usus besar tidak keseluruhannya bisa untuk dimanfaatkan karena posisi yang dibelakang setelah usus halus kecil sehingga hanya sekitar 25% hasil fermentative di usus besar yang dapat diserap kembali ke usus kecil atau dimanfaatkan oeh tubuh. Rektum merupakan tempat utama penyerapan air.

Itulah informasi mengenai system pencernaan kuda, semoga bermanfaat bagi pembaca.

Baca Juga : Tahukah Anda Hewan Apa Saja yang Bisa Diajak Berperang

Loading...
Loading...
Sistem Pencernaan Kuda | ilmuhewan | 4.5