Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

By On Tuesday, October 10th, 2017 Categories : Info Lainnya

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup

Planet Bumi kita dianugerahi Tuhan dengan beragam jenis tanaman dan hewan.

Hal ini mendasari para ilmuwan untuk menggolongkan tanaman dan hewan yang ada dalam beberapa golongan tertentu atau biasa disebut dengan klasifikasi makhluk hidup.

Pada abad ke-18, seorang dokter ahli botani asal Swedia, Carolus Linnaeus atau Carl Von Linne menemukan sistem klasifikasi modern yang menemukan sistem baru dalam klasifikasi yaitu sistem binomial atau dua kata. Kata pertama menandakan genus sedangkan kata kedua menandakan spesies.

Ilmu yang mempelajari sistem klasifikasi makhluk hidup disebut taksonomi atau sistematik.Prinsip dasar klasifikasi makhluk hidup menurut ilmu taksonomi ialah dengan membentuk takson.

Takson sendiri berarti kelompok makhluk hidup yang memiliki kesamaan ciri. Takson dibentuk berdasarkan pada kesamaan bentuk serta fungsi dari makhluk hidup tersebut.

Dasar-Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup

  • Berdasarkan kegunaannya, misalnya hewan yang menghasilkan daging atau telur serta tanaman yang dapat dijadikan obat atau bahan baku pembuatan pakaian.
  • Berdasarkan habitat, seperti hewan yang hidup di darat, di air atau di kedua tempat tersebut.
  • Berdasarkan cara memperoleh makanan, misalnya autotrof atau bisa memproduksi makanan sendiri, heterotrof atau yang tidak bisa memproduksi makanan sendiri, dan saprofit atau yang pengurai makhluk hidup yang telah mati.
  • Berdasarkan ukuran tubuh, misalnya berkaki empat atau berkaki dua.

Manfaat Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan dari penggolongan makhlup hidup adalah:

  • Mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup.
  • Memberi nama pada makhluk hidup yang masih belum memiliki nama.
  • Mendeskripsikan ciri-ciri jenis makhluk hidup untuk membedakannya dari jenis makhluk hidup yang lain.
  • Memudahkan kita untuk mempelajari keberagaman jenis makhluk hidup yang ada.

Jenis-Jenis Klasifikasi Makhluk Hidup

Dalam penggolongannya, terdapat beberapa macam sistem klasifikasi pada makhluk hidup mulai dari yang sederhana hingga yang lebih modern. Antara lain:

1). Sistem Buatan atau Artifisial

Sistem ini menggolongkan makhluk hidup berdasarkan pada persamaan ciri yang sudah ditetapkan oleh para peneliti, misal ukuran, bentuk dan habitat makhluk hidup tersebut. Ilmuwan yang menganut sistem ini ialah Theophratus dan Aristoteles.

2). Sistem Alami atau Natural

Pada sistem ini, penggolongan berdasar pada persamaan struktur tubuh eskternal / morfologi dan struktur tubuh internal / anatomi secara ilmiah.

Bapak Taksonomi, Carolus Linnaeus, merupakan salah satu ilmuwan yang menganut sistem ini. Berkat sistem ini, beliau berhasil mengenal 10.000 jenis tanaman serta 4.000 jenis hewan.

3). Sistem Modern atau Filogenetik

Sistem ini berdasar pada hubungan kekerabatan makhluk hidup secara evolusioner. Di bawah ini terdapat beberapa faktor yang digunakan dalam sistem klasifikasi ini, diantaranya:

  • Persamaan struktur tubuh dapat dikenali secara eksternal maupun internal.
  • Menggunakan biokimia perbandingan. Contohnya, hewan Limulus polyphemus atau Mimi Amerika yang awalnya masuk dalam golongan rajungan (Crab) berdasarkan bentuknya, kemudian dipindah dalam golongan laba-laba (Spider) setelah darahnya dianalisis secara biokimia.
  • Berdasarkan genetika modern. Gen pada makhluk hidup juga digunakan dalam penggolongan atau klasifikasi makhluk hidup. Apabila terdapat indikasi persamaan gen menunjukkan adanya hubungan kekerabatan.
  1. Langkah-Langkah Klasifikasi Makhluk Hidup

Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan klasifikasi makhluk hidup, antara lain:

  • Mengidentifikasi objek berdasarkan ciri-ciri struktur tubuh makhluk hidup, misalnya hewan atau tumbuhan yang sama jenis atau spesiesnya.
  • Setelah mengelompokkan spesies, langkah berikutnya ialah membentuk kelompok-kelompok lain berdasar urutan tingkatan klasifikasi, diantaranya:
  • Dua atau lebih spesies dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson genus (marga).
  • Beberapa genus yang mempunyai ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson famili (suku).
  • Beberapa famili dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson ordo (bangsa).
  • Beberapa ordo dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan untuk membentuk takson classis (kelas).
  • Beberapa kelas dengan ciri-ciri tertentu dikelompokkan dalam takson filum (hewan) atau division (tanaman)

Untuk lebih ringkasnya, berikut skema klasifikasi makhluk hidup berdasarkan penjelasan diatas:

Baca Juga : Faktor Yang Mempengaruhi Kehidupan Hewan Di Air

Loading...
Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup | ilmuhewan | 4.5