Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Sejarah, Tujuan, Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan (IB)

By On Wednesday, April 19th, 2017 Categories : Teknologi

Apa yang dimaksud dengan Inseminasi Buatan?

Sebagai peternak, kita pasti tidak nau memiliki sapi yang tidak subur. Namun, bagaimana kita mendapatkan sapi yang tidak subur?

Apakah kita dengan mudah menelantarkan sapi tersebut?

Atau ada cara lain untuk mengatasi hal ini?

Penelitian para ahli biologi dalam hal ini mengatakan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi kesuburan hewan ternak kita. Beberapa diantaranya memiliki cairan mani (sperma) yang kondisinya buruk atau lemah. Hal ini berdampak pada kemandulan dari hewan ternak tersebut.

Baca Juga : Waktu Yang Baik Dalam Melakukan Inseminasi Buatan Pada Sapi

Maka dari itu, pakar biologi menciptakan sebuah cara untuk mengatasinya.

Cara yang dilakukan adalah Inseminasi Buatan. Inseminasi buatan adalah sebuah metode perkawinan yang dilakukan dengan cara meyuntikan Spermatozoa dari jantan yang telah dicairkan ke dalam saluran kelamin dengan menggunakan sebuah metode dan alat khusus yang bernama Insemination Gun.

Sejarah Inseminasi Buatan

Inseminasi Buatan telah ada dan dipraktekan sejak lama sekali. Yang menemukan cara ini adalah seorang pangeran arab yang pada saat itu sedang melaksanakan perang pada abad ke – 14. Tiba – tiba kuda yang ia pakai mengalami gejala hormon yang tinggi dan membuatnya birahi.

Karena kudanya yang berjenis kelamin betina terganggu karena gangguan birahi, sang pangeran mencuri cairan mani dari seekor kuda jantan milik musuh yang dikenal sangat cepat dan lumayan tampan menggunakan sebuah kapas. Setelah itu, dia memasukan serta mengoleskan kapas tersebut ke dalam saluran vaginanya.

Beberapa bulan kemudian, lahirlah seekor kuda yang sangat tampan dan memiliki kecepatan yang luar biasa. Alhasil, terciptalah sebuah cara baru untuk mengawinkan hewan ternak yaitu Inseminasi Buatan.

Tujuan Inseminasi Buatan

Tujuan dari sistem perkawinan ini sudah jelas, yaitu sebagai sarana untuk mempermudah akses mengembangkan bibit hewan ternak. Berikut beberapa contoh tujuan dilakukannya Inseminasi buatan:

  • Mengembangkan individu ternak
  • Memudahkan akses untuk melakukan perkawinan
  • Tidak perlu membawa pejantan yang letaknya sangat jauh
  • Membuat sistem perkawinan menjadi lebih efisien
  • Mempersingkat waktu perkawinan

Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan

Terdapat beberapa keuntungan bila kita ingin melaksanakan Inseminasi Buatan, dan apa saja keuntungan dari Inseminasi tersebut? Berikut beberapa contoh Keuntungan Inseminasi Buatan:

  • Jauh lebih praktis dibandingkan dengan inseminasi alami.
  • Membuat kualitas bibit yang dihasilkan menjadi lebih bagus dan unggul.
  • Bibit – bibit yang ditanam terjamin dan pilihan terbaik dari inseminator.
  • Harganya lebih murah daripada inseminasi alami.

Selain keuntungan, Inseminasi Buatan juga memiliki kerugian. Kira – kira apa saja kerugian dari Inseminasi Buatan? Berikut beberapa contoh kerugiannya:

  • Tingkat keberhasilan yang masih dianggap labil dan tidak terlalu tinggi.
  • Ketersediaan bibit yang diinginkan relatif langka atau sedikit.
  • Ketahanan dari cairan mani pejantan relatif sebentar
  • Rendahnya perhitungan mengenai keadaan birahi dari betina.
  • Memerlukan alat – alat yang relatif mahal
  • Kemungkinan kegagalannya tinggi.

Itulah pengetahuan yang kami punya seputar Inseminasi Buatan. Kiranya anda mempertimbangkan dulu untuk melakukan sistem perkawinan yang canggih ini.

Karena segala hal yang ada di dunia ini tidaklah sempurna. Jangan lupa untuk terus membaca artikel – artikel kami yang berisi tentang hal – hal seputar peternakan.

Demikian artikel yang telah kami buat, mohon maaf apabila ada ada kesalahan kata dan hal – hal yang kurang berkenan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih dan sampai jumpa.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi Inseminasi Buatan (IB) Pada Hewan

Loading...
Sejarah, Tujuan, Keuntungan dan Kerugian Inseminasi Buatan (IB) | ilmuhewan | 4.5