Sejarah dan Asal-usul Ayam Arab Merah

By On Thursday, June 15th, 2017 Categories : Asal dan Sejarah

Sejarah dan Asal-usul Ayam Arab Merah – Ayam merupakan salah satu unggas yang terdiri dari banyak jenis.

Beberapa jenis unggas ini memang banyak yang sudah dikenal di masyarakat, namun ada juga jenis ayam yang masih jarang terdengar namanya, salah satunya yaitu ayam arab merah.

Tak ada yang tahu pasti mengapa ayam ini dinamakan ayam arab merah, tetapi banyak orang yang beranggapan bahwa nama ayam arab merah disebabkan ayam ini dibawa ke Indonesia oleh seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari tempat kerjanya di Arab Saudi. Dan kata merah sendiri diambil dari warna bulunya yang merah menyala.

Seperti penamaannya, asal-usul dan sejarah dari ayam arab merah sendiri juga belum pasti. Ada sumber yang mengatakan bahwa sebenarnya ayam arab merah berasal dari Belgia yang merupakan hasil dari persilangan antara ayam ras petelur merah betina atau yang biasa disebut dengan ayam legborn dengan ayam arab silver jantan atau ayam silver braekels.

Baca Artikel Terkait :

Ciri dan Karakteristik Ayam Cemani

Cara Mudah Menghitung FCR Ayam Boiler

Ciri-ciri Ayam Cemani Asli dan palsu

Cara Ternak Ayam Cemani Untuk Pemula

Mitos Tentang Ayam cemani

Namun, sumber yang lainnya menyebutkan bahwa ayam arab merah justru hasil dari persilangan antara ayam arab silver jantan dengan ayam bangka atau ayam kampung merawang betina.

Ayam arab merah juga konon pertama kali telah masuk ke Indonesia pada tahun 1980-an dan ditemukan di daerah Batu, Malang, Jawa Timur.

Meskipun begitu, tidak ada sumber pasti yang dapat dipercaya atas penemuan ayam jenis ini karena banyak yang hanya berupa cerita yang tersebar di tengah masyarakat Indonesia.

Karakteristik dari ayam arab merah sendiri juga mendukung dengan namanya. Selain warna bulunya yang merah menyala yang menjadi daya tarik utama, ayam arab merah juga memiliki keunikan lain, yaitu bulu warna putih di puncak kepalanya. Jika dilihat, bulu warna putih ini akan terlihat seperti sorban atau hijab yang menutupi kepala ayam arab merah tersebut.

Oleh karena itu, masyarakat semakin merasa cocok jika ayam jenis ini diberikan nama ayam arab merah di mana arab sendiri merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan memakai hijab.

Meskipun terdengar asing dan memiliki karakter yang berbeda dengan jenis ayam pada umumnya, secara bentuk ayam ini tidak jauh berbeda dengan ayam jenis yang lain.

Mungkin yang menjadi pembeda adalah bentuk kakinya yang sangat pendek sehingga mirip dengan ayam kate. Tak hanya itu saja, telur ayam arab merah juga berwarna putih dan memiliki ukuran yang lebih kecil dari telur ayam biasa sehingga mirip dengan telur ayam kampung.

Ayam arab merah dikenal juga sebagai ayam silver, hal ini dikarenakan telur yang dihasilkan dari ayam jenis ini selain berwarna putih polos juga memiliki totol-totol yang berwarna hitam sehingga terlihat seperti warna silver.

Demikian penjelasan mengenai sejarah munculnya ayam arab merah dan asal-usul penamaannya. Sejarah dan asal-usul itu sendiri selalu berbeda-beda di setiap daerahnya karena tidak ada penelitian maupun sumber terpercaya yang bisa membenarkan salah satu pendapat dari sumber sejarah tersebut.

Namun, bagaimanapun sejarah dan asal-usul dari mana ayam arab merah itu sendiri berasal tidak begitu penting karena ayam arab merah telah banyak beredar di Indonesia dan dapat dimanfaatkan untuk banyak hal, salah satunya dijadikan ayam ternak yang dapat dikonsumsi oleh banyak orang.

Ayam arab merah juga dapat dijadikan hewan peliharaan karena ayam jenis ini memiliki bentuk yang unik dan menarik.

Sejarah dan Asal-usul Ayam Arab Merah | ilmuhewan | 4.5