Sejarah, Ciri, Karakteristik Dan Keunggulan Dari Domba Rambouillet

By On Saturday, January 13th, 2018 Categories : Ciri dan Karakteristik

Sejarah, Ciri, Karakteristik Dan Keunggulan Dari Domba Rambouillet – Domba jenis ini sudah lama diternakkan oleh manusia.

Terbukti dari serat – serat wool pertama kali ditemukan diberbagai peninggalan kampung – kampung wool primitif di Swiss yang diperkirakan telah berusia sekitar 20.000 tahun.

Pahatan – pahatan di Mesir yang diperkirakan berasal dari 4000 sampai 5000 tahun SM juga memberikan gambaran tentang pentingnya spesies hewan ini bagi keberadaan manusia pertama kali di bumi.

Domba jenis Rambouillet dianggap keturunan dari jenis liar seperti Mouflon, yaitu sejenis domba yang memiliki bulu sangat tebal dan berekor pendek. Varietas – varietas yang terdapat di Eropa dan Asia merupakan varietas unggulan untuk menghasilkan wool, daging, kulit serta susu.

Baca Juga : Pengertian Dan Perbedaan Antara Domba Liar Dengan Domba Jinak (Domestikasi)

Selanjutnya teradapat praktek – praktek seleksi para peternak domba skala besar yang bertujuan untuk menyingkirkan insting liar serta membiarkannya tergantung pada manusia sehingga memudahkan manusia dalam beternak domba jenis ini di masa depan, juga berlaku untuk domba yang memiliki ekor lebih panjang, dimana hampir semua bangsa domba sekarang memiliki ekor yang panjang.

Bangsa Domba Berbulu Halus

Semua bangsa domba berbulu halus pertama kali ditemukan di Amerika Serikat dimana dapat dilacak kembali asal – usulnya mulai dari Domba Merino Spanyol, merupakan satu bangsa domba yang diseleksi oleh para peternak skala besar untuk produksi wool yang berkualitas tinggi.

Merino Amerika

Sekitar tahun 1800, pengimporan Merino dari Spanyol menuju ke kawasan Vermont merupakan langkah awal suksesnya penyebaran ternak domba di Amerika Serikat.

Vermont memiliki pengaruh besar dalam membudidayakan dan mengembangkan bangsa Merino Amerika dimana memiliki karakteristik khusus yaitu domba Merino Amerika berwarna putih dan memiliki tanduk berukuran besar.

Masa hidup domba ini rata – rata cukup panjang dan suka mengelompok. Domba Merino jenis A memiliki keunggulan yaitu berbulu sangat keriting, sedangkan jenis B tidak terlalu keriting. Domba Merino betina mudah beranak sepanjang tahun.

Debouillet

Roswell dan Tatum dari New Mexico pertama kali menciptakan bangsa ini dengan menyilangkan Rambouillet dan Delaine Merino di Ranch Ames Dee Jones.

Sebuah asosiasi peternak domba terbesar di dunia ini telah dibentuk pada tahun 1954. Debouillet berwarna putih, bertanduk, tangguh, serta mudah beradaptasi terhadap kondisi padang penggembalaan yang jarang ditumbuhi oleh rumput.

Delaine Merino

Suatu strain Merino Spanyol yang menpunyai karakteristik lebih berdaging dibandingkan dengan Merino Amerika yang telah diimpor sekitar tahun 1800, melahirkan bangsa Delaine Merino. Warna karakteristik putih. Bangsa ini bertanduk, suka berkelompok dan Delaine Merino betina dapat beranak sepanjang tahun. Bangsa ini sering disebut Merino “tipe C”, karena tubuhnya berbulu tidak keriting.

Rambouillet

Perancis merupakan negara pertama kali asal mula domba ini dikembangbiakkan, meskipun yang sebernarnya domba ini pertama kali dikembangkan dari Merino di Spanyol sekitar tahun 1850.

Namanya diambil dari Pusat Penelitian Pertanian di Rambouillet, Perancis, sebuah tempat dimana domba – domba tersebut telah ditingkatkan kualitasnya dengan melalui seleksi ketat.

Domba mempunyai warna putih, bertandung dan menonjol dalam hal menghasilkan wool yang berkualitas tinggi, mudah beradaptasi terhadap kondisi yang berat serta mempunyai ukuran badan paling besar diantara bangsa – bangsa domba berbulu halus. Rambouillet betina mudah beranak sepanjang tahun.

Itulah keunggulan domba berbulu halus yang saat ini banyak dibudidayakan karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan bangsa – bangsa domba dalam kategori lain diseleksi terutama untuk tipe daging saja. Dimana domba – domba tersebut dipelihara untuk diambil kulit dan bulu atau fur di samping produksi daging. Kulitnya terdiri dari beragam kualitas dan diklasifikasikan menjadi : “broadtail” (anak domba yang dibunuh beberapa jam setelah lahir), “persian lamb” (anak domba yang dibunuh pada umur 3 – 10 hari), dan “caracul” (anak domba yang dibunuh pada umur lebih dari 2 minggu).

Semoga bermanfaat !

Baca Juga : Cara Memotong Kambing dan Domba Dengan Baik dan Benar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Loading...
Loading...
Sejarah, Ciri, Karakteristik Dan Keunggulan Dari Domba Rambouillet | ilmuhewan | 4.5