Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Perkembangan Telur Ikan

By On Wednesday, October 11th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Perkembangan Telur IkanIlmuhewan.com – Meski dari kecil kita tau bahwa ikan bertelur, namun perkembangannya memerlukan proses yang cukup panjang.

Paling tidak ada empat tahapan yang dilalui, yaitu : awal pertumbuhan, tahap pembentukkan kantung kuning telur, tahap vitelogenesis dan terakhirnya adalah tahap pematangan.

Di dimulai dari proses pembuahan yang dinamakan fertilisasi,  dimana ikan betina akan mengeluarkan ovum yang tak akan berkembang bila tak dibuahi oleh sperma dari ikan jantan.

Ovum dikeluarkan dari ovarium melalui oviduk dan dikeluarkan dari kloaka.

Sedangkan ikan jantan mengeluarkan sperma dari testis yang disalurkan melalui saluran urogenital (saluran kemih sekaligua saluran sperma) dan keluar melalui kloaka. Semua proses itu untuk membentuk zygot.

Sedangkan gametogenesis adalah fase tahap akhir dari perkembangan individu dan persiapan untuk menjadi sebuah ikan atau generasi baru.

Dan untuk proses dari gametogenesis sampai dengan pembentukkan menjadi zygot disebut progenesis.

Setelahnya adalah proses embriogenesis (blastogene) yang mencakup pembelahan sel zygot (cleavage), blastulasi, gastrulasi dan neurulasi, dilanjutkan dengan proses organogenesis, yaitu pembentukkan organ tubuh.

Embriologi adalah proses perkembangan setelah fertilisasi sampai dengan organogenesis sebelum menetes atau lahir.

Sedangkan cleavage adalah tahap dimana proses pembelahan sel. Proses ini berjalan teratur dan berakhir hingga mencapai balastulasi.

Proses pembelahan sel yang terus-menerus sehingga terbentuk bulatan, maksudnya didalam bola itu berisi rongga.

Gastrulasi merupakan proses kelanjutan blastulasi. Hasil proses ini adalah terbentuknya tiga lapisan, yaitu : ektoderm, motoderm, dan entoderm.

Organogenesis adalah tahapan dimana terjadinya pembentukkan organ-organ tubuh dari tiga lapisan diatas, yaitu : ektoderm, metoderm dan entoderm, dan setiap lapisan membentuk organ yang berbeda.

Ektoderm membentuk lapisan epidermis pada gigi, mata dan saraf pendengaran. Metoderm membentuk sistem respirasi, pericranial, peritonial, hati dan tulang. Sedangkan entoderm membentuk sel kelamin dan kelenjar endokrin.

Dari rata-rata telur ikan pelagis laut dibuahi secara eksternal dan melayang didekat permukaan laut. Telur ini berkisar dengan diameter antara 0,5 – 5,5 mm.

Periode embrionik dapat dibagi dalam tiga tahap, yaitu periode : awal, yang merupakan fertilisasi untuk menutup bastopore.

Periode selanjutnya waktu penutupan blastopori dan ekor lateral mulai menjauh dari sumbu embriorik. Sedangkan periode terakhir adalah waktunya ekor melengkung dari sumbu embriorik.

Dan pada setiap spesies terdapat perbedaan variasi telur, seperti ukuran, jumlah dan ukuran gelembung minyak, permukaan kuning telur, permukaan korion, pigmentasi dan morfologi dari masing-masing perkembangan embrio yang meliputi anatomi dan morphometric dari tahap awal telur ikan.

Keseluruhan bentuk kantung kuning telur sangat bervariasi dari yang bulat dan memanjang, misalnya clupeoids.  Keseluruhan pigmentasi juga sangat penting menyangkut identifikasi.

Melanophores adalah pigmen utama yang digunakan untuk identifikasi kantong kuning telur-larva. Pigmen lain mungkin ada tetapi kebanyakan akan hilang dalam proses diawetkan (formalin atau alkohol) spesimen.

Pada akhir dari kesemua tahap kantung kuning telur, mulut dan usus dibentuk dan anus terbuka akan sangat dekat dengan margin purba sirip.

Mata menjadi berpigmen dan organ utama serta sistem penginderaan, akan sangat penting untuk menangkap, memangsa, menjadi fungsional.

Sedangkan ukuran dan panjang pada saat menetas bisa bervariasi antara spesies ikan, yang umumnya terkait dengan diameter telur atau kuning telur.

Ukuran untuk kuning telur dalam larva baru menetas, juga berkaitan dengan ukuran dan telur dengan jumlah kuning telur yang digunakan sebelum menetas.

Ternyata untuk perkembangan telur ikan itu panjang yaaaa.

Loading...
Perkembangan Telur Ikan | ilmuhewan | 4.5