Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Perbedaan Dan Contoh Ternak Ruminansia Dan Non Ruminansia

By On Monday, January 15th, 2018 Categories : Ternak Hewan

Perbedaan Dan Contoh Ternak Ruminansia Dan Non Ruminansia – Hewan ruminansia merupakan sekelompok hewan mamalia yang memiliki kebiasaan bisa memamah (memakan) sebanyak dua kali makanannya sehingga kelompok hewan ini dikenal sebagai hewan memamah biak.

Dalam sistem klasifikasi, manusia dan hewan dalam kelompok ruminansia pada umumnya memiliki kesamaan ciri terhadap sistem pencernaan hewan ruminansia dan manusia.

Contoh hewan ruminansia ialah kerbau, domba, kambing, sapi, kuda, jerapah, kancil, rusa dan lain – lain.

Jenis makanan hewan ruminansia tersusun atas selulosa yang agak sulit untuk dicerna, hewan ruminansia ini memiliki saluran sistem pencernaan yang khusus terhadap saluran sistem pencernaan hewan ruminansia berikut ini yang sudah beradaptasi terhadap jenis makanan alaminya.

Baca Juga : Sistem Pencernaan pada Hewan Ruminansia (Sapi)

Sistem Pencernaan Pada Rongga Mulut (Cavum Oris)

Di dalam rongga mulut kelompok hewan ruminansia, terdapat 2 organ sistem pencernaan yang masing – masing memiliki fungsi utama terhadap kelancaran jalannya system pencernaan yaitu gigi dan lidah.

Gigi ruminansia memiliki perbedaan dengan susunan gigi mamalia yang lainnya.

Gigi seri (insisivus) terbentuk sedemikian rupa untuk menjepit makanan berupa rumput, gigi taring (caninus) tidak memiliki perkembangan yang penting, sedangkan gigi geraham belakang (molare) memiliki bentuk lebar dan datar.

Sistem Pencernaan Pada Esofagus

Esofagus atau kerongkongan merupakan saluran organ penghubung antara rongga mulut dan lambung dimana melalui saluran ini, makanan yang dikonsumsi jarang mengalami proses pencernaan, jadi mereka hanya lewat begitu saja sebelum digerus di dalam lambung.

Esofagus pada hewan ruminansia memiliki ukuran sangat pendek yaitu sekitar 5 cm, dengan ukuran lebar mampu membesar (berdilatasi) untuk menyesuaikan ukuran terhadap tekstur makanannya.

Sistem Pencernaan Pada Lambung

Setelah melalui tahapan esofagus, makanan selanjutnya akan masuk ke dalam lambung dimana pada hewan ruminansia memegang peranan penting dalam proses pembusukan dan peragian yang bermanfaat sebagai tempat penyimpanan sementara makanan yang nantinya akan dikunyah kembali. Ukuran ruang dalam lambung hewan ini bervariasi tergantung terhadap umur dan jenis makanan.

Sedangkan hewan non ruminansia (unggas) rata – rata mempunyai pencernaan monogastrik (perut tunggal) yang memiliki kapasitas kecil.

Makanan akan ditampung di dalam crop kemudian dilanjutkan menuju empedal/gizzard dimana akan terjadi penggilingan hingga halus.

Makanan yang kurang tercerna dengan sempurna akan keluar bersama dengan ekskreta, maka dari itu sisa pencernaan pada unggas akan berbentuk cair.

Saluran pencernaan pada hewan non ruminansia terdiri dari rongga mulut (oral), kerongkongan (oesophagus), proventrikulus (pars glandularis), yang terdiri dari rumen, retikulum, dan omasum, ventrikulus (pars muscularis) yakni abomasum, usus halus (intestinum tenue), usus besar (intestinum crassum), sekum (coecum), kolon, dan anus.

Contohnya pada lambung sapi adalah sangat besar, yakni ¾ dari isi rongga perut dimana lambung diketahui memiliki peranan penting guna menyimpan makanan sementara yang nantinya akan dikunyah kembali (kedua kali) yang juga mudah terjadi pembusukan dan peragian.

Pada hewan lambung tunggal (kelinci) memiliki organ saluran pencernaan terdiri dari mulut, faring, kerongkongan, lambung (gastrum), usus halus (intestineum tenue), yang terdiri dari doedenum, jejenum, ileum, usus besar (intestinum crasum), yang terdiri dari kolon, sekum, dan rektum kemudian berakhir pada anus.

Saluran Pencernaan Non Ruminansia

Saluran pencernaan non ruminansia terhadap kelompok ternak non ruminansia atau hewan yang memiliki labung tunggal pada alat pencernaannya terdiri dari :

  1. Mulut ( cawar oris )
  2. Tekak ( pharing )
  3. Kerongkongan ( esophagus )
  4. Gastrium ( lambung )
  5. Intestinum tenue (usus halus : duodenum, ileum , jejunum), usus kasar
  6. Anus

Dimana saluran pencernaan ini dinamakan dengan monogastrik yaitu pada jenis unggas, saluran pencernaannya memiliki beberapa perbedaan terhadap bentuk anatomi dengan hewan monogastrik lainnya, tetapi fungsi mereka secara umum adalah sama, sedangkan pada hewan ruminansia lebih kompleks.

Baca Juga : Jenis-jenis Pakan Fermentasi Untuk Ternak Ruminansia

Loading...
Loading...
Perbedaan Dan Contoh Ternak Ruminansia Dan Non Ruminansia | ilmuhewan | 4.5