Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Negeri

By On Tuesday, March 27th, 2018 Categories : Jenis dan Macam

Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Negeri – Ayam menjadi salah satu jenis makanan yang paling di sukai oleh masyarakat Indonesia, selain mengandung banyak gizi, daging ayam juga dapat di olah menjadi berbagai jenis masakan. Pada umumnya ayam olahan berasal dari ayam kampung dan ayam Negeri.

Berikut perbedaan pada ayam kampung dan ayam negeri :

Ayam kampung

Ayam kampung atau nama latinnya GallusDomesticus adalah sebutan bagi ayam peliharaan di Indonesia yang cara pembudidayaannya tidak secara massal dantidak untuk kepentingan komersial melainkan peliharaan.

Baca Juga : Cara Budidaya Dan Ternak Ayam Batik

Berikut ini adalah ciri dari ayam kampung :

  1. ayam kampung memiliki tulang yang cukup panjang.
  2. tubuh dari ayam kampung gagah dan kurus jika di bandingkan dengan ayam negeri, sedangkan daging mereka tidak terlalu tebal, sehingga terkadang mereka terlihat tulangnya.
  3. Ayam kampung memiliki warna daging yang tidak terlalu cerah jika dibandingkan dengan ayam negeri.
  4. Mereka memiliki tulang yang keras dan juga daging akan terasa keras atau alot ketika dipegang walaupun daging tersebut tipis.
  5. Memiliki tekstur daging alot jika dibandingkan dengan ayam negeri, sehingga ketika dimasak, ayam kampung ini membutuhkan waktu memasak 2 kali lipat di bandingkan dengan ayam negeri.
  6. Pemeliharaan ayam kampung lebih sering di lepaskan dibandingkan ayam negeri.
  7. Memiliki jumlah daging dan lemak yang lebih sedikit.
  8. Ayam kampung baru bisa di panen ketika usia mereka lebih dari 6 bulan.
  9. Memiliki telur yang berukuran lebih kecil dengan warna cangkang putih dengan sentuhan warna Cream dan terasa lebih halus.
  10. Harga jual lebih mahal.
  11. Mengandung 246 kalori, 37,9 gram protein, 9 gram lemak.

Ayam negeri

Ayam negeri atau memiliki nama lain ayam pedaging dan ayam broiler adalah jenis ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi dalam hal daging, sehingga sangat cocok untuk di ternak untuk di perjual belikan dagingnya. Berikut ini cirinya :

  1. Ayam negeri memiliki daging yang tebal atau lebih gemuk jika dibandingkan dengan ayam kampung.
  2. Ayam negeri memiliki tubuh gemuk dan besar.
  3. Ayam negeri memiliki warna daging yang cerah cenderung berwarna putih dan terang.
  4. Ayam negeri memiliki kulit yang cenderung mengkilap dan lebih rapuh di bandingkan dengan kulit ayam kampung.
  5. Ayam negeri memiliki daging yang empuk ketika di pegang, sehingga ketika di masak tidak membutuhkan waktu lama.
  6. Pemeliharaan ayam negeri sering kali di peternakan atau di kandang – kandang.
  7. Daging dan lemak pas ayam negeri lebih banyak dibandingkan ayam kampung.
  8. Ayam negeri sudah bisa di panen ketika mereka berusia 3 bulan.
  9. Memiliki telur berukuran lebih besar dibandingkan dengan telur ayam kampung dengan warna cangkang cokelat gelap dan terasa kasar.
  10. Harga jual lebih murah.
  11. Mengandung 295 kalori, 37 gram protein, 14,7 gram lemak.

Perlu diketahui juga bahwa ayam negeri lebih cepat tumbuh besar dan bertambah bobotnya ketika dibandingkan dengan ayam kampung. Untuk ayam kampung berumur 6 bulan sama saja dengan  ayam negeri yang berumur 1 bulan.  Kondisi ini juga yang mempengaruhi warna dagingnya selain karena pakan selama di ternak.

Berdasarkan ciri – ciri di atas, ayam kampung sangat cocok di olah sebagai bahan opor, dop atau ayam kecap. Sedangkan ayam negeri sangat cocok di olah sebagai ayam goreng tepung atau ayam fillet.

Baca Juga : Sejarah dan Ciri Ayam Bangkok

Loading...
Loading...
Perbedaan Ayam Kampung Dengan Ayam Negeri | ilmuhewan | 4.5