Penyebab dan Dampak hairloss Pada Hewan Sugar Glider

By On Tuesday, June 6th, 2017 Categories : Penyakit Hewan

Penyebab dan Dampak hairloss Pada Hewan Sugar Glider – Hariloss adalah salah satu penyakit yang menyerang sura glider yang mana dapat merontokkan bulu – bulu mereka.

Pada umumnya hairloss ini terjadi pada JOEY atau anakkan dari Sugar glider akibat dari dipisahkan dari induknya terlalu cepat.

Apalagi si anakkan Sugar glider ini sudah biasa di urus oleh ibunya atau Sugar glider induk, misalnya ketika Joey pub, maka si induk akan membersihkan pup tersebut dari dubur anaknya dengan cara menjilatinya, sehingga ketika mereka dipisahkan dari sang induk lebih cepat maka berakibat pada kotornya tubuh si Joey.

Alhasil, kotoran tersebut menempel pada ekor yang mana semakin lama menyebabkan parasit dan jamur, baru kemudi merambah kepada kaki, badan hingga seluruh tubuh.

Namun, untuk Sugar glider dewasa, hairloss ini biasanya di sebabkan oleh kandang yang kondisinya kotor, misalnya alas kandang basah dan kotor, bahkan akibat dari pemberian makan yang terlalu encer dan berakibat pada encernya pup yang dihasilkan.

Baca Artikel Lainnya :

Tips dan Trik Usaha Hewan Sugar Glider

Ciri dan Karakteristik Hewan Sugar Glider

Cara membedakan sugarglider jantan dan betina

Cara Budidaya dan Ternak Sugar Glider

Berikut Beberapa Bahaya Sugar Glider bagi Manusia

Berikut ini ada beberapa penyebab hairloss pada Sugar glider :

  1. Stres

Sugar glider dapat mengalami stres apalagi ketika mereka tidak anda perhatikan minimal 3 – 4 jam per hari misalnya. Bisa juga akibat adanya hewan buas lainnya yang ada di sekitar mereka, bahkan akibat berpergian jauh atau perjalanan yang cukup lama sehingga mereka tak aman.

  1. Diet tak seimbang

Memberinya makanan yang cukup untuk tujuan diet memang bagus, namun jika anda asal memerinya makanan tanpa memperhatikan vitamin yang dikandungnya maka juga dapat menyebabkan Sugar glider ini stres.

Untuk itu, pastikan vitamin atau kandungan yang ada pada makanan Sugar glider agar mereka tidak stres.

  1. Efek hama, kutu hingga parasit

Saat hama, kutu hingga parasit menyerang bulu – bulu mereka, segeralah mengisolasi mereka agar para pengganggu tersebut tidak menyebar ke Sugar glider lainnya sehingga menjadikan bulu Sugar glider lainnya jadi rontok.

Jangan lupa segera memeriksakan kondisi sura glider anda ke dokter agar mereka dapat segera disembuhkan.

  1. Sakit

Saat mereka memperoleh luka, mereka akan menggigit dan mencabuti bulu di area yang sakit tersebut.

  1. Overgrooming

Melakukan grooming memang baik, namun jika berlebihan bisa – bisa menjadikan bulu – bulu si Sugar glider tersebut rontok. Untuk itu alternatif lainnya agar mereka tidak bosan adalah dengan memberinya sebuah mainan jika anda tidak sempat bermain dengan mereka.

  1. Potong gigi

Sugar glider memang bisa saja menggigit anda apalagi ketika mereka belum mengenal anda. Namun bukan berarti untuk menghindari dari gigitan mereka lantas anda memotong giginya.

Apalagi akibat dari memotong gigi ini adalah gusi yang membengkak, stres bahkan kematian.

  1. Makanan terlalu keras atau kental

Ketika anda memberinya makan bubur jangan sampai terlalu keras atau kental karena dapat menyebabkan infeksi pada pencernaan Sugar glider.

Awalnya mereka akan mengalami hairlos di sekitar perut, perut juga akan membengkak dan akhirnya mereka bisa mati.

Guna mengatasi hairloss tersebut, anda dapat memanfaatkan minyak ikan yang di oleskan ke bagian – bagian Sugar glider yang rontok atau dengan cara mencampurkan minyak ikan tersebut dengan makanan – makanan mereka.

Walaupun cara ini membutuhkan waktu sekitar 2 Minggu, namun setidaknya anda dapat mengatasi hairloss pada hewan anda, tapi sebaiknya anda membawanya ke dokter hewan guna mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan bulu – bulu tersebut rontok. Jangan lupa memberinya juga makanan berprotein tinggi.

Loading...
Penyebab dan Dampak hairloss Pada Hewan Sugar Glider | ilmuhewan | 4.5