Penyebab dan Cara Mengobati Muntah Cacing Pada Kucing dan Anjing

By On Friday, February 24th, 2017 Categories : Penyakit Hewan

Penyebab dan Cara Mengobati Muntah Cacing Pada Kucing dan Anjing – Alangkah bingung dan sedihnya melihat kucing atau anjing kesayangan mengalami muntah. Apalagi jika yang dimuntahkan adalah cacing.

Pasti ada gejala atau gangguan pada sistem pencernaan sehingga mendorong kucing atau anjing untuk mengeluarkan cacing dari mulut melalui muntahan.

Apakah muntah cacing pada kucing dan anjing itu?

Baca Juga : Cara Mengobati dan Mengatasi Kucing Tidak Nafsu Makan

Pengertian muntah cacing sendiri sebenarnya sama seperti muntah umumnya. Yaitu gejala kesehatan yang mengeluarkan cairan disertai cacing yang sudah menginfeksi kucing atau anjing tersebut.

Cacing yang dimuntahkan kucing atau anjing terkadang bisa masih hidup dan bergerak ataupun sudah mati. Gejala muntah cacing ini merupakan indikasi bahwa kucing atau anjing sudah terinfeksi cacing dengan stadium yang cukup serius.

Penyebab muntah cacing pada kucing atau anjing

Seringkali, cacing yang menginfeksi kucing atau anjing adalah jenis cacing gelang berwarna putih seukuran 2 sampai 12 meter. Ini termasuk dalam cacing tokso. Inilah penyebab muntah cacing pada kucing atau anjing yang patut diketahui:

  1. Tidak pernah mendapat vaksinasi

Kucing atau anjing sebaiknya diberikan vaksinasi berupa obat anti cacing ketika masih usia 5 minggu. Lakukan vaksinasi ulang setidaknya setiap 2 hingga 3bulan sekali.

  1. Indukan yang hamil dan menyusui tidak pernah mendapat vaksinasi

Guna menjaga kualitas anakan kucing atau anjing. Sebaiknya ketika kawin, indukan diberi vaksinasi anti cacing atau obat cacing untuk mencegah infeksi cacing.

Larva cacing dapat menginfeksi placenta yang menuju janin. Kemudian, saat menyusu, cairan susu juga bisa terinfeksi cacing.

Cacing gelang, penyebab muntah cacing pada kucing dan anjing

kucing atau anjing yang mengalami muntah cacing umumnya sudah terinfeksi cacing pada bagian organ vital tubuhnya.

Cacing yang berkembang sudah sangat banyak mulai menginvasi bagian tubuh lain dan akhirnya kucing atau anjing mengalami muntah. Berikut ciri ciri kucing atau anjing yang terinfeksi cacing alias cacingan:

  • Feses terdapat cacing
  • Berat badan tidak bertambah
  • Perut buncit tapi kekurangan nutrisi
  • Lemah dan lesu
  • Bulu kusam

Cara mengobati muntah cacing pada kucing atau anjing

Segera setelah menjumpai ciri ciri kucing atau anjing yang cacingan segera bawa ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan medis atau obat cacing.

Jika kucing atau anjing mengalami muntah cacing hingga dehidrasi maka bisa berakibat fatal hingga kematian. Dokter akan melakukan terapi anti cacing dengan sejumlah obat yang aman.

Tidak sedikit pasien yang mengobati muntah cacing pada kucing atau anjing peliharaan dengan sejenis obat cacing seperti combantrin.

Padahal, dosis dan kandungan obat cacing untuk hewan dengan manusia tentu saja berbeda. Disarankan agar tetap memakai rekomendasi dari dokter hewan.

Pastikan kondisi lingkungan dan tubuh kucing atau anjing selalu bersih dan higienis. Jika ditempatkan dalam kandang.

Harus selalu dibersihkan secara teratur dan diberi desinfektan. Hindari memberi makan kucing atau anjing dengan daging mentah atau susu yang tidak direbus.

Karena bisa saja mengandung larva cacing yang mudah berkembang di dalam usus dan bermigrasi ke organ organ tubuh lain pada kucing atau anjing.

Semoga informasi tentang penyebab dan cara mengobati muntah cacing pada kucing dan anjing tersebut dapat membantu menghindari penularan cacingan pada hewan peliharaan.

Sungguh sangat sayang bukan, jika hewan peliharaan yang selalu dekat dengan keluarga ternyata terinfeksi cacing. Dan dapat menularkan infeksi cacing kepada anggota keluarga di rumah terlebih pada anak-anak.

Baca Juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Kucing yang Selalu Mengeong

Loading...
Loading...
Penyebab dan Cara Mengobati Muntah Cacing Pada Kucing dan Anjing | ilmuhewan | 4.5