Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Penyakit Berikut Ini Yang Sering Menyerang Kambing Jawa

By On Sunday, October 23rd, 2016 Categories : Penyakit Hewan
  1. Kembung

Kembung atau disebut juga bloat yaitu kondisi pada perut kambing yang berisi banyak gas, diakibatkan oleh proses fermentasi yang berjalan cepat serta tidak dapat mengeluarkan dalam bentuk kentut.

Tingginya akumulasi gas pada perut kambing menekan organ dalam tubuh yang lain serta juga menimbulkan kesakitan.

Menjadikan kambing melakukan pernapasan dengan mulut terbuka karena frekuensi pernapasan yang tinggi.

kambing-jawa-penyakit

Tanda klinis yang terlihat yaitu perut kambing yang membesar atau membengkak dikarenakan penumpukan gas didalam rumen.

Baca Juga : Panduan dan Cara Ternak Kambing Etawa Untuk Pemula

Rasa sakit yang ditimbulkan akan membuat kambing mendengus, umumnya kambing akan menendang–nendang ke sisi kiri.

Punggung kambing juga terlihat membungkuk, serta ketika berbaring kambing akan sulit untuk bangun kembali. Jika tidak ditangani segera lama kelamaan bisa semakin parah, kambing pun bisa mati.

Jika kambing mengalami kembung bisa dibelikan obat masuk angin di apotik, ada juga yang diminumkan minyak nabati, ada yang mencekoki kambingnya dengan soda bahkan ada juga yang menusuk anus kambing dengan tangkai daun pepaya yang diberi olesan minyak, lalu menekan serta memijat agar gas keluar dari perut.

  1. Cacingan

Terdapat banyak jenis cacing yang menyerang kambing, yaitu: haemonchus cocortus, Trichuris sp serta Oestophagostomum sp yang besar kemungkinan terdapat pada pakan.

Cacing–cacing tersebut hidup sebagai parasit pada saluran pencernaan, melekat pada selaput usus serta menghisap sari makanan, cairan tubuh, darah dan juga mengeluarkan racun.

Kondisi tersebut menyebabkan kambing menjadi lemah, lesu serta tidak dapat gemuk walaupun telah diberi makan banyak.

Dalam beberapa kasus, kambing muda yang  berusia 3–4 bulan yang terkena cacingan menyebabkan kurus bahkan mati.

  1. Scabies

Scabies atau dalam bahasa awamnya kudis dan kurap. Penyebabnya yaitu ektoparasit atau tungau Sarcoptes scabei, Psoroptes communis varovis serta Chorioptes ovis.

Biasanya penyakit ini akan menyerang pada area disekitar telinga, selanjutnya baru akan menyebar. Tanda klinis terkena scabies biasanya akan timbul bercak–bercak merah yang membentuk bisul di kulit kambing, selanjutnya kulit yang berbercak akan mulai menebal, mengeras, bersisik dan gatal.

Karena rasa gatal tersebut, si kambing akan menggosok–gosokan badannya kedinding kandang yang dapat menyebabkan bulunya rontok.

Lama kelamaan tubuh si kambing pun mulai terlihat kurus karena nafsu makan yang berkurang dan kekurangan darah, yang mana produksi susunya pun akan ikut menurun.

  1. Orf

Disebut juga dakangan atau Ecthyma Contagiosa, penyebabnya oleh virus Parapoxvyrus yang bersifat zoonosis serta dapat menular ke manusia.

Biasanya kambing yang terkena orf saat memakan rumput yang berbulu serta debu dari konsentrat. Gejalanya adalah: luka disekitar mulut berupa keropeng hitam serta terdapat benjolan.

Lama kelamaan dapt menyebar ke sela–sela kuku, mengakibatkan kambing menjadi kurus karena tidak selera makan. Biasanya orf ini dapat sembuh setelah 1 bulan, tetapi dalam kasus tertentu juga dapat menimbulkan kematian jika terjadi infeksi sekunder.

  1. Pink Eye

Disebut juga dengan mata belekan, biasanya karena iritasi akibat dari tertusuk benda seperti: duri, kayu, ujung rambut bahkan debu dari konsentrat.

Terkadang juga bisa disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit. Gejala klinis yang terlihat biasanya mata pada kambing sering berkedip, mengeluarkan air serta mata berwarna berwarna kemerah–kemerahan.

Selanjutnya mata akan keruh serta timbul borok sampai mengalami pembengkakan. Jika tidak ditangani secara langsung serta berkala bisa bertambah parah bahkan mengakibatan kebutaan permanen.

  1. Penyakit Kuku dan Mulut (PMK)

Disebabkan karena Apthae Epizootica (AE) yang terdapat pada air kencing, susu serta air liur. Gejalanya: nafsu makan berkurang, demam, keluar air liur yang berlebihan, rongga mulut, lidah serta kaki melepuh dan juga terdapat benjolan berisi cairan bening. Kambing yang terjangkit dipisahkan serta diobati, menjaga kebersihan kandang serta berikan vaksinasi.

Baca Juga : Hal yang Harus diperhatikan sebelum ternak kambing jawa

Loading...
Penyakit Berikut Ini Yang Sering Menyerang Kambing Jawa | ilmuhewan | 4.5