Bisnis Online Gratis Hasil Melimpah Klik DISINI

Penjelasan Tentang Sistem Sirkulasi Air Porifera

By On Thursday, October 19th, 2017 Categories : Info Lainnya

Sistem Sirkulasi Air Porifera – Porifera atau disebut dengan spons adalah hewan berpori yang termasuk ke dalam hewan primitif. Jumlah mereka mencapai 5.000 – 10.000 spesies yang sebagian besar hidup di laut.

Porifera memiliki spon yang banyak sehingga air dapat berlalu lalang melewati tubuhnya.

Menggunakan spons yang ada pada tubuhnya, porifera dapat memperoleh oksigen dan makanan dari air yang mengalir melewati tubuhnya. Selain itu, air yang melewati tubuh mereka juga membawa limbah limbah.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Peranan Hewan Porifera

Sistem sirkulasi air pada porifera terbagi menjadi 3 macam :

  1. Ascon yaitu tipe saluran air yang lubang ostiumnya terhubung dengan saluran yang terubung ke spongosol atau rongga dalam secara langsung.
  2. Sycon yaitu tipe saluran air yang lubang ostiumnya terhubung dengan saluran yang bercabang untuk menuju ke rongga dan langsung terhubung dengan spongosol.
  3. Leucon yaitu tipe saluran yang lubang ostiumnya di hubungkan dengan saluran yang bercabang ke rongga tanpa terhubung secara langsung dengan spongosol.

Lapisan pada porifera ada 3, yaitu :

1). Epidermis yang merupakan lapisan terluar pada porifera dan tersusun dari sel epitelium pipih bernama pinakosit.

2). Mesoglea yang merupakan lapisan pembatas antara epidermis dan endodermis yang mengandung 2 macam sel, diantarnya :

  • Sel ameboid yang memiliki fungsi untuk mengangkut zat sisa metabolisme dan zat makanan dari sel satu ke sel – sel yang lain.
  • Sel sklerobas yang memiliki fungsi sebagai pembentuk spikula pada porifer.

3). Endodermis yang merupakan lapisan terdalam dan terdiri dari sel leher atau disebut dengan koanosit dengan flagel untuk mencerna makanan.

Porifera akan melakukan proses metabolisme berupa ekskresi dan respirasi secara disfusi menggunakan permukaan tubuhnya. Porifera memiliki sel koanosit yang berperan sebagai alat pencernaannya dan alat reproduksinya merupakan fungsi dari sel arkeosit.

Struktur tubuh pada porifera :

  1. Oskulum sebagai tempat air keluar dari spongosol.
  2. Mesoglea merupakan lapisan pembatas antara lapisan dalam dan luar.
  3. Porosit merupakan saluran penghubung antar pori dan spongosol dan sebagai tepat masuknya air.
  4. Spongosol merupakan rongga yang ada di dalam tubuh porifera.
  5. Ameboid merupakan sel yang bertugas mengedarkan makanan.
  6. Epidermis adalah lapisan terluar pada porifera.
  7. Spikula adalah penyusun atau pembentuk tubuh porifera.
  8. Flagel merupakan alat gerak koanosit.
  9. Koanosit merupakan sel yang bertugas melapisi spongosol dan untuk mencerna makanan.

Di ujung struktur porifera terdapat flagel dan vakuola pada pangkal porifera.

Porifera terklarifikasi menjadi 3, yaitu :

  1. Calcarea

Zat kapur atau CaCO3 adalah pembentuk Calcarea dan mereka hidup di laut dangkal, memiliki koanosit yang besar dan tipe saluran airnya asconoid, serta rangka tubuh yang dimilikinya tersusundari kalsium karbonat. Contohnya clathrina, leucosolenia, sycon.

  1. Hexactinellida

Ada yang menyebutnya spons gelas, memiliki spikula yang berasal dari karsa atau silikat (SiO2), spikulanya mirip dengan kaca dikarenakan memiliki bahannya mirip dengan kaca, hidupnya berada di laut dalam, saluran airnya adalah The sycon atau sikonoid dan mereka hidup secara soliter di dalam laun dengan kedalaman sekitar 200 – 1.000 meter. Contohnya Aspergillium, Euplectella, Hyalonema dan Regadella.

  1. Demospongiae

Memiliki bentuk tubuh yang lunak akibat tidak memiliki rangka, spikulanya berasal dari bahan sponging, dapat dimanfaatkan sebagai spons, sirkulasi airnya adalah lelucon atau rhagon yang menjadikan butiran kerangka menjadi halus membentuk sponging sehingga mislakan di jadikan sebagai busa untuk lap atau mandi bisa.

Pada umumnya habitatnya di lautan dangkal dan dalam dan ada juga di perairan air tawar, merupakan kelas terbesar porifera yang mencapai 90 %. Contohnya, Cliona, Euspongia dan Microciona.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Peranan Hewan Porifera

Loading...
Penjelasan Tentang Sistem Sirkulasi Air Porifera | ilmuhewan | 4.5