Penjelasan Sistem Pencernaan Pada Amphibi

By On Saturday, December 31st, 2016 Categories : Sistem Pencernaan

Sistem dan Cara Pencernaan Pada Amphibi – Seperti yang diketahui, makhluk hidup yang ada di dunia tersebar luas ke berbagai pelosok negeri.

Yang tentunya dengan berbagai karakteristik dan keunikan mereka masing-masing. Salah satu jenis hewan yang bisa dibilang cukup unik tentunya adalah hewan jenis Amphibi.

Hal tersebut tentunya bisa terjadi bukan tanpa alasan. Alasan utama yang paling mendasar yaitu dari cara hewan Amphibi bernafas.

Baca Juga : Pengertian dan Contoh Hewan Ovipar

Seperti yang diketahui, Hewan Amphibi adalah jenis hewan yang bisa bernafas di darat dan di dalam air. Sehingga kemampuan tersebut memungkinkan hewan Amphibi untuk bisa hidup di dua dunia. Sesuatu yang tentunya belum tentu dimiliki oleh hewan jenis lainnya.

Hal tersebut tidak lepas dari keunikan sistem pernafasan yang dimiliki oleh Hewan Jenis Amphibi. Namun ternyata selain memiliki keunikan pada sistem pernafasan nyatanya Hewan Amphibi juga memiliki keunikan pada sistem pencernaan. Untuk itulah, berikut ini akan dijelaskan sistem pencernaan pada amphibi:

  1. Rongga Mulut

Hal pertama yang patut diketahui tentang sistem pencernaan pada Amphibi adalah pencernaan yang paling pertama atau yang paling awal yakni Rongga Mulut.

Dimana pada hewan Amphibi seperti Katak, Rongga mulutnya ditompang oleh rahang. Masing-masing dengan rahang atas dan juga rahang bawah.

Yang paling unik dari Rongga Mulut yang dimiliki oleh Katak adalah bentuk giginya yang menyerupai huruf V karena perbentukan yang tidak sempurna. Selain itu, yang membuat unik lainnya adalah kemampuan lidah yang dimiliki oleh Katak.

Seperti yang diketahui, lidah pada Katak mampu memanjang dan elastis. Dimana hal ini berguna untuk menangkap mangsa dari Katak yang biasanya bisa terbang dan jauh dari jangkauan. Sebut saja seperti serangga, Lalat ataupun Nyamuk.

  1. Kerongkongan

Seperti yang diketahui bahwa Katak bisa dibilang tidak memiliki leher. Hal tersebut bisa terlihat dengan jarak antara kepala Katak dengan tubuhnya yang seperti tidak berjarak.

Namun hal tersebut bukan berarti bahwa Katak tidak memiliki kerongkongan. Karena meskipun tidak memiliki leher nyatanya Katak masih tetap memiliki kerongkongan.

Namun karena tidak memiliki penompang seluas dan sepanjang leher maka wajar apabila bentuk kerongkongan dari Katak sangat kecil dan juga pendek.

  1. Lambung

Setelah melalui kerongkongan maka tahap selanjutnya yang dilalui makanan adalah masuk ke dalam Lambung.

Di dalam Lambung inilah, bisa dibilang proses pencernaan Makanan sangat penting dan juga tidak bisa diabaikan.

Selain itu yang membantu proses pencernaan makanan pada Lambung adalah karena adanya cairan asam yang terkandung.

Dimana caira asam ini berguna untuk membunuh dan menyingkirkan kuman maupun bakteri yang terkandung pada makanan.

Karena apabila kuman dan bakteri dari makanan tersebut tidak dibunuh maka sudah dipastikan kesehatan pencernaan dari Katak akan diganggu. Sehingga bisa dibilang keberadaan dari cairan asam Lambung sangat diperlukan dan juga dibutuhkan.

  1. Usus

Setelah Lambung mencerna makanan tersebut maka sisa makanan akan berada di dalam usus. Dimana pada usus inilah, makanan yang telah masuk ke dalamnya akan diserap sari-sarinya. Sesuatu yang nantinya akan berguna untuk tubuh dari Katak itu sendiri.

Selain itu usus yang dimiliki oleh Katak memiliki pankreas dan enzim yang membantu proses penyerapan sari-sari makanan.

  1. Kloaka

Kloaka dalam Katak berguna untuk mengeluarkan sisa dari makanan yang tidak digunakan pada usus. Yaitu makanan yang sari-sari makanan telah diserap oleh usus. Sehingga nantinya akan dikeluarkan melalui Kloaka.

Baca Juga : Amphibia (Pengertian, Ciri-Ciri, Klasifikasi dan Peranannya)

Loading...
Penjelasan Sistem Pencernaan Pada Amphibi | ilmuhewan | 4.5