Penjelasan dan Mengenal Lebih Jauh Semut Rangrang Penghasil Kroto

By On Tuesday, February 2nd, 2016 Categories : Ternak Hewan

Penjelasan dan Mengenal Lebih Jauh Semut Rangrang Penghasil Kroto – Saat ini bisnis semut rangrang yang menghasilkan kroto sedang naik daun.

Banyak orang yang tertarik untuk membudidayakan semut rangrang ini. Bisnis ini bnayak di lirik karena pembudidayaannya yang sangat mudah dan tidak menyita banyak waktu serta biaya. Sangat cook dilakukan oleh orang sibuk yang ingin memiliki bisnis pribadi.

Dari budidaya semut rangrang ini dapat menghasilkan kroto. kroto merupakan campuran telur, larva dan puva dari semut rangrang.

2

Perlu diketahui bahwa tidak semua jenis semut rangrang dapat menghasilkan kroto. Semut rangrang yang berjenis semut merah yang memiliki nama latin Oecophylla smaragdina. Semut jenis ini juga lebih dikenal dengan semut api atau karangge. Semut ini bnayak ditemukan di Asia Tengara hingga Australia.

Dahulunya kroto dapat ditemukan di alam bebas. Semut rangrang yang telah berkoloni dapat menghasilkan kroto yang dapat dijumpai ditengah rimbunnya pepohonan.

Namun seiring dengan perkembangan zaman yang mempengaruhi tingginya permintaan akan kroto, keberadaan kroto di alam bebas semakin sulit untuk ditemukan. Sehingga banyak orang yang tertarik untuk memproduksinya dengan cara membudidayakan koloni semut rangrang.

Semut rangrang adalah jenis semut yang  tidak dapat hidup sendiri. Ia hidup dalam sebuah koloni atau kelompok besar. Dalam satu koloni biasanya terdiri dari satu buah semut ratu, semut jantan, semut pekerja dan semut prajurit.

Dalam satu buah koloni biasanya terdiri dari beberapa sarang. Setiap sarang bisa dihuni oleh semut rangrang yang berkisar antara 4000 – 5000 ekor semut. Setiap daerah kekuasaan koloni semt rangrang bisa mencapai luas hingga 1000m2.

Semut rangrang ialah hewan yang sangat menjaga daerah kekuasaannya. Segala hal yang dapat mengganggu daerah kekuasaannya bisa menjadi santapan makanannya.

Semut rangrang biasanya membangun daerah kekuasaannya atau sarang untuk berkoloni dengan menganyam daun-dedaunan.

Bisanya pohon yang memiliki daun lebar dan lentur atau daun yang kecil namun rimbun dijadikan sarang yang pas untuk berhabitat. Dalam senuah ekosistem, koloni semut ini bisa dijadikan sebagai predator hama.

Semut rangrang berkembangbiak dengan cara bertelur. Mereka mmbuat sarang dengan cara memanfaatkan jaring-jaring putih yang terdapat pda telur.

Sarang tersebut bermafaat untuk menjaga dan menumbuhkan telur menjadi larva, pupa dan kemudian menjadi imago. Dalam berkembangbiak dan membuat sarang, smeut ini akan menjauhkannya dari segala macam gangguan. Oleh dalam alam bebas semut ini membuat sarang di tajuk pohon yang tinggi dan akan memindahkannya ke tempat yang lebuh teduh ketika musim panas.

Dalam satu koloni semut rangrang terdiri dari empat jenis semut yang memiliki tugas tersendiri. Mereka adalah:

  • Ratu semut: pemimpin dalam sebuah koloni. Tugasnya adalah petelur penghasil kroto. Bentuknya paling besar diantara anggota kolono, seperti lalat hijau atau tawon.
  • Semut jantan: tugasnya adalah membuahi ratu semut agar bertelur. Bentuknya lebih kecil dari pada ratu semut dan berwarna kehitman.
  • Semut pekerja: merupakan semut betina yang tidak bisa dibuahi dan bertugas menjaga telur-telur hingga menetas.
  • Semut prajurit: semut ini bertugas mencari makanan untuk anggota kolonin dan juga menjaga keamanan koloni mereka.

Makanan semut rangrang adalah makanan yang mengandung tinggi protein dan gula. Di alam bebas bisa didapat dengan dari nektar dan simbiosis mutualisme dengan kutu jenis aphid.

Selain itu kebutuhan akan lemak didapat dengan memangsa serangga, cicak dan hewan-hewan kecil. Mereka menyerang mangsanya yang lebih besar dari ukurannya dengan cara berkelompok.

Baca Juga : Panduan Singkat Cara Budidaya Kroto

Penjelasan dan Mengenal Lebih Jauh Semut Rangrang Penghasil Kroto | ilmuhewan | 4.5