Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Pengertian, Tujuan, Fungsi Dan Cara Kastrasi Pada Hewan Ternak

By On Tuesday, January 23rd, 2018 Categories : Info Lainnya

Pengertian, Tujuan, Fungsi Dan Cara Kastrasi Pada Hewan Ternak – Kastrasi / pengebirian adalah sebuah usaha yang dilakukan oleh peternak pada skala besar untuk tujuan menghilangkan fungsi reproduksi dari kelompok ternak jantan sebagai pejantan atau pemacek, melalui cara menghambat proses pembentukan dan pengeluaran sperma.

Tujuan dilakukannya kastrasi adalah :

  1. Agar mendapatkan kualitas daging menjadi lebih baik dengan cara mengurangi tingkat agresifitas pada hewan ternak.
  2. Untuk mencegah terjadinya perkawinan ternak yang dilakukan dadakan atau tidak diinginkan atau terhadap ternak yang tidak lolos seleksi disesuaikan standar produksi yang sudah ditargetkan.
  3. Untuk tujuan penggemukan ternak jantan.
  4. Agar memenuhi permintaan pemilik untuk tujuan – tujuan tertentu.

Manfaat kastrasi adalah :

*Mengurangi munculnya biaya – biaya produksi atau pemborosan biaya yang tidak bermanfaat.

*Untuk bisa mendapatkan ternak yang bertempramen menjadi lebih jinak sehingga memudahkan para peternak di dalam menghandel ternak – ternak tersebut.

*Ternak yang sudah jinak akan lebih cenderung sedikit beraktivitas dalam gerak – gerak mereka sehingga energinya bisa disimpan dan dihemat untuk pembentukan daging.

Kastrasi pada umumnya dilakukan dengan cara mengikat, mengoperasi atau memasukkan cairan – cairan tertentu ke dalam organ tubuh ternaku.

Perhatikan umur ternak yang akan dikastrasi haruslah memasuki usia beranjak remaja karena mengkastrasi ternak tua akan membawa resiko berbahaya terhadap ternak – ternak tersebut dan justru bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ternak selanjutnya yang juga akan dipersiapkan sebagai ternak – ternak potong (penggemukan).

Berdasarkan atas cara melakukan kastrasi, dikenal dua bentuk yang umum diaplikasikan pada peternak di Indonesia, yaitu Kastrasi Tertutup dan Kastrasi Terbuka.

Kastrasi Tertutup  adalah salah satu bentuk kastrasi / pengebirian melalui cara mengikat / menjepit saluran pada testes (leher scrotum) dengan cara mengaplikasikan karet atau tang burdizzo, untuk tujuan menghambat saluran testes yang nantinya akan berfungsi sebagai testes yang mengering dan mati karena tidak mendapatkan zat – zat makanan.

Cara ini jarang menimbulkan luka dan pendarahan, kastrasi ini disebut  dengan metode tertutup dengan hasil akhir dapat dilihat pada bulan berikutnya.

Kastrasi Terbuka  adalah kastrasi yang dilakukan dengan cara pembedahan untuk dapat mengeluarkan testes, dimana cara ini dianggap cukup efektif dilakukan terhadap ternak yang memasuki usia 7 – 14 hari.

Kastrasi dilakukan pada usia dewasa dianggap sehat dan tidak terlalu berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan selanjutnya, namun bisa memperbaiki kualitas karkas daging setelah  hewan ternak dipotong, dimana ternak yang dikastrasi memiliki pembawaan lebih tenang dengan usia pertumbuhan yang cepat.

Disarankan ternak yang akan dikastrasi adalah yang memasuki umur tidak lebih dari 8 bulan, karena setelah umur lebih dari 8 bulan ini akan mudah mengalami pendarahan yang hebat.

Ternak yang dikastrasi dengan cara ini akan memperlihatkan bentuk tubuh yang lebih gemuk, bulat, dan mudah dikelola terutama ditujukan untuk peternakan dalam skala besar.

Kastrasi tertutup dilakukan terhadap sekumpulan ternak yang memilki alat kelamin menggantung dan menjauh dari tubuh seperti pada ternak kambing dan sapi, sedangkan kastrasi terbuka biasa dilakukan pada ternak yang memiliki kelamin menempel atau dekat dengan tubuhnya, contohnya adalah ternak babi.

Kastrasi merupakan sebuah usaha tepat dilakukan oleh peternak skala besar untuk tujuan mensterilkan atau mendisfungsikan testis pada hewan jantan dengan tanpa membuang atau membuang testis sehingga diharapkan nantinya setelah operasi hewan selesai tidak dapat membuahi dan bertujuan kastrasi tercapai dengan sukses.

Baca Juga : Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing

Loading...
Loading...
Pengertian, Tujuan, Fungsi Dan Cara Kastrasi Pada Hewan Ternak | ilmuhewan | 4.5