Pengertian Replecement Stock Pada Ternak

By On Friday, April 7th, 2017 Categories : Teknologi

Pengertian Replecement Stock Pada Ternak – Replacement Stock pada ternak sapi, terutama sapi perah biasa dilakukan oleh para peternak untuk menggantikan sapi induk yang sudah tua atau kurang produktif lagi.

Dalam praktiknya pergantian ini dilakukan setiap tahun. Akan tetapi, berapa jumlah besar Replacement Stock di suatu peternakan tentu membutuhkan kalkulasi tersendiri. Umumnya, berada di kisaran 20% keseluruhan total jumlah sapi perah betina.

Pengertian Replacement Stock

Replacement Stock adalah penggantian sapi perah yang sudah tidak produktif atau sapi perah yang berjenis kelamin betina tua dengan sapi yang masih produktif atau sapi muda.

Baca Juga : Pengertian dan Tujuan Culling Dalam Peternakan

Dalam satu peternakan jika terdapat angka 15% sampai 20% untuk Replacement Stock sapi perah betina maka berarti sapi sapi perah yang ada di peternakan tersebut masih dianggap baik atau bermutu.

Faktor – faktor yang mempengaruhi Replacement Stock

Peternakan tentu tidak ingin merugi karena tetap mempertahankan sapi sapi perah yang sudah tua dan tidak produktif lagi untuk menghasilkan susu.

Maka dari itu, Replacement Stock harus dilakukan agar produktivitas peternakan tetap kontinyu. Berikut ini adalah faktor faktor yang mempengaruhi Replacement Stock:

1. Usia sapi perah betina

Faktor usia sapi perah betina menjadi penentu apakah layak untuk diganti dengan sapi remaja atau sapi muda. Usia yang layak atau usia sapi perah yang masih produktif antara 10 – 20 bulan.

2. Tingkat produksi sapi perah

Melihat dari usia sapi perah rata rata memang sudah tidak produktif jika terlalu tua. Di antara rentang umur di atas 2 tahun. Akan tetapi, peternak masih bisa mempertimbangkan faktor produksi susu yang dihasilkan oleh sapi perah.

Jika tingkat produksi susu sapi perah masih berkualitas, dapat dipertimbangkan untuk mempertahankan.

3. Bibit anak sapi perah unggul

Anakan sapi atau pedet biasanya dibudidayakan untuk persiapan Replacement Stock sapi sapi tua yang sudah tidak produktif.

Oleh karena itu, agar tidak terlalu banyak biaya untuk mendatangkan sapi sapi muda yang masih produktif, peternak lebih baik membesarkan anakan sapi yang unggul.

Pedet atau anakan sapi yang baru lahir hingga usia 8 bulan membutuhkan perawatan ekstra yang khusus dibandingkan perawatan sapi dewasa.

4. Pemeliharaan dan perawatan anakan sapi atau pedet

Untuk mendapatkan sapi sapi produktif dan masih muda, maka pemeliharaan anakan sapi atau pedet harus melalui sistem yang baik sehingga siap menggantikan sapi yang sudah tidak produktif lagi.

Pemeliharaan anakan sapi atau pedet melalui beberapa tahap, yaitu:

  • Penanganan kelahiran
  • Memberi identitas
  • Pemberian pakan
  • Memantau pertumbuhan dan bobot badan
  • Penanganan dari serangan penyakit
  • Kebersihan kandang

5. Tingkat mortalitas atau keberlangsungan hidup sapi perah

Dalam suatu peternakan, tingkat keberlangsungan hidup sapi perah juga harus dipertahankan dengan baik. Sapi sapi perah yang rentan penyakit akan mudah mati hanya karena penyakit penyakit sepele seperti flu, atau masuk angin.

Baca Juga : Pengertian dan Manfaat Recording Pada Ternak

Pengertian Replecement Stock Pada Ternak | ilmuhewan | 4.5