Pengertian, Jenis, Dan Sistem Kerangka Ternak

By On Friday, February 2nd, 2018 Categories : Info Lainnya

Pengertian, Jenis, Dan Sistem Kerangka Ternak – Kerangka ayam adalah bagian dari tubuh ternak yang berfungsi untuk membantu dan menghimpun terbentuknya kekuatan kerja guna menyokong tubuh, sebagai tempat pertautan otot, melindungi organ – organ vital, tempat diproduksinya sel – sel darah merah dan sel darah putih di dalam sumsum, membantu pernapasan dan meringankan tubuh ternak ketika mereka terbang.

Jenis Tulang Pada Unggas

Contohnya adalah pada ayam, memiliki beberapa jenis tulang yang berongga (tulang pneumatik) dengan fungsi terkait erat antara organ satu dengan yang lainnya terhadap sistem pernapasan.

Adapun beberapa jenis tulang yang dimaksud adalah tulang tengkorak (skull), tulang lengan (humerus), tulang selangka (clavicle), tulang pinggang (lumbal) dan tulang kemudi atau sacral vetebrae.

Baca Juga ; Pengertian Dan Pemanfaatan Mikrobiologi Teknologi Hasil Ternak

Beberapa jenis tulang pada unggas yang lainnya termasuk ke dalam tipe yang lain terletak di dalam rongga, dimana terdapat sumsum tulang. Tulang sumsum adalah salah satu tulang sekunder baru.

Pada jenis ayam petelur, tulang sumsum terdiri atas kalsium tulang yang terdiri atas ruang sumsum dengan anyaman tulang bersifat lembut dan porous dengan fungsi sebagai sumber kalsium untuk bisa membentuk kulit telur yang kuat apabila kandungan kalsium pada pakan dalam jumlah rendah.

Tulang sumsum ini terdapat pada tulang kering (tibia), tulang paha (femur), tulang pinggul (pubic), tulang dada (sternum), tulang iga (ribs), tulang hasta (ulna), tulang belikat (scapula) dan tulang kuku atau toes.

Seperti dijelaskan di atas, ayam adalah salah satu unggas yang memiliki banyak ragam tulang yang berongga (tulang pneumatik) dan terkait langsung dengan sistem pernafasan.

Beberapa diantaranya adalah tengkorak, tulang lengan, tulang selangka, tulang pinggang, dan tulang kemudi yang berhubungan langsung dengan sistem pernafasan.

Rongga sumsum tulang ayam betina terlihat tersusun unik dan rapi selama mereka dalam masa bertelur dengan mengaplikasikan sistem tulang sekunder baru yang disebut tulang sumsum terdiri atas kalsium tulang yang berfungsi sebagai pengisi ruang sumsum dengan anyaman tulang yang sifatnya sangat lembut dan kecil, memiliki fungsi sebagai sumber kalsium yang bermanfaat untuk membentuk kulit telur dalam kondisi kandungan kalsium yeng terdapat di dalam pakan rendah. Nah, jenis tulang ini hanya terdapat dalam ayam betina (dalam fungsi sebagai Fisiologis normal) namun tidak terdapat pada ayam jantan.

Sumsum tulang terdapat dalam tulang kering, tulang paha, tulang pinggul, tulang dada, tulang iga, tulang hasta, tulang belikat dan kuku.

Anak – anak ayam pada masa pertumbuhan menuju ayam dewasa (sekitar 10 hari menjelang terbentuknya telur pertama) sudah mulai bisa menampung tulang sumsum.

Sedangkan pada ayam liar di kampung – kampung / ayam hutan memiliki jenis tulang tersebut di atas yang memiliki fungsi untuk menghasilkan kalsium yang bermanfaat untuk membentuk kerabang.

Sedangkan pada ayam piaraan, susunan kalsium tulang pada ayam betina hanya mampu mencukupi pembentukan kerabang terhadap beberapa butir telur.

Sistem Kerangka Pada Ternak

Kerangka terhadap unggas memiliki system kerangka kompak, ringan dengan berat dan kekuatan seimbang. Susunan pada tulang terdiri atas partikel yang padat dengan bobot cukup ringan namun kuat sehingga beberapa unggas mampu untuk terbang setinggi pohon buah mangga atau berenang seperti halnya yang dilakukan oleh kelompok unggas air.

Tulang punggung pada leher dan ekor mereka mampu digerakkan dengan mudah dan ringan, dimana pada bagian badan yang memanjang hanya memiliki satu ruas yang dapat digerakkan.

Tulang punggung ini akan bersatu lalu membentuk sebuah susunan struktur yang kaku dan berfungsi memberikan kekuatan terhadap susunan tubuh untuk dapat menopang kekuatan gerakan dan aktivitas sayap.

Seperti diketahui bahwa unggas adalah vertebrata berdarah panas yang memiliki tingkat metabolisme cukup tinggi. Salah satunya adalah terhadap temperatur tubuh ayam yang relatif tinggi, anak ayam umur sehari biasanya menyimpan suhu tubuh kisaran 39oC.

Dimana diketahui bahwa rata – rata temperatur tubuh ayam akan meningkat pada waktu siang hingga sore lalu akan menurun pada waktu malam hari. Bagian organ yang terlihat dari luar adalah kepala, leher, tubuh bagian depan dan tubuh bagian belakang.

Untuk dapat memenuhi asupan kebutuhan terhadap pakan ternak setiap hari, harus memperhatikan struktur tulang yang disebut medullary bones (tulang pipa), yaitu tibia, femur tulang pubis, sternum, ribs, toes, ulna dan scapula.

Tulang – tulang ini memiliki rongga sumsum dengan tulang yang halus dan saling terjalin dengan baik dengan fungsi sebagai tempat penimbunan kalsium yang akan dimobilisasi ketika ransum kekurangan kalsium, terutama pada saat akan memproduksi telur.

Demikian kami mengulas dengan singkat, semoga berguna.

Baca Juga : Pengertian Dan Jenis Pencernaan Tambahan Pada Unggas

Loading...
Loading...
Pengertian, Jenis, Dan Sistem Kerangka Ternak | ilmuhewan | 4.5