Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Pengertian, Fungsi, dan Struktur Sitoskeleton

By On Monday, April 10th, 2017 Categories : Ciri dan Karakteristik

Pengertian, Fungsi, dan Struktur Sitoskeleton – Hai sobat, ketemu lagi dengan saya. Kali ini kita akan membicarakan mengenai Sitoskeleton.

Tahukah sobat mengenai Sitoskeleton ini? Sitoskeleton (bisa disebut juga rangka sel) merupakan rangka yang berbentuk jaring-jaring yang saling berintegrasi dalam membentuk struktur sel.

Sitoskeleton sangat menjamin sel dalam berubah bentuk serta sel ini terbentuk sangat kokoh dan padat.

Selain itu, sitoskeleton dibantu oleh protein-protein yang hal ini menyebabkan kontraksi pada otot-otot. Hal inilah yang nanti pada akhirnya menimbulkan gerakan pada sel.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peranan Nematoda

Sitoskeleton memiliki fungsi yakni sebagai berikut:

  1. Menjadi kerangka bagi sel.
  2. Sebagai wadah bagi organ-organ dalam sel.
  3. Menjaga elastisitas sel.
  4. Memperlancar dan mengarahkan pergerakan sel.
  5. Membantu dalam pembelahan sel.

Sitoskeleton memiliki unsur-unsur yang saling terkait. Unsur-unsur ini tidak terpisahkan karena memiliki kegunaan masing-masing.

Sitoskeleton selain mempertahankan bentuk dari sel, dia mampu untuk merubah bentuk dan menyesuaikan kondisi sekitar.

Jika didalam air, sel ini memiliki kemampuan dalam berenang, sedangkan jika bergerak di permukaan, sel ini dapat merayap. Agar lebih jelas mari kita lihat struktur dari sitoskeleton ini. Struktur sitoskeleton terbagi menjadi tiga yakni:

Mikrofilamen

Mikrofilamen berbentuk menyerupai rantai namun tipis serta lembut. Sebagian mikrofilamen ada yang berbentuk lurus namun juga ada yang bercabang.

Mirkrofilamen ini tersusun dari molekul atau protein aktin. Diameter mikrofilamen andalah antara 5-6 nm. Jejaring mikrofilamen memiliki dimensi berjumlah tiga yang berada disekitar membran serta memiliki fungsi sebagai penyanggah dari bentuk sel.

Mikrofilamen terkenal memiliki fungsi yang kuat dalam mempertahankan bentuk sel serta sebagai unsur dalam menahan tegangan.

Sel inilah yang menyeabkan otot berkontraksi. Hal ini disebabkan karena filamen yang tebal yang disebut miosin yang sejajar dengan filamen aktin lalu keduanya sama-sama meluncur satu sama lain yang hal ini membantu pergerakan dari sitoplasma.

Sehingga mikrofilamen juga berfungsi sebagai perubahan bentuk dari sel, membantu dalam proses aliran sitoplasmik serta sebagai pembelahan sel.

Mikrotubulus

Mikrotublus berbeda dengan mikroflamen. Mikrotubulus lebih kaku dan berbentuk menyerupai silinder atau tabung yang memanjang. Tabung ini memiliki rongga dibagian tengahnya.

Diameter dari mikrotubulus adalah sekitas 25 nm. Fungsi dari Mikrotubulus ini adalah untuk memperkuat sel. Partikel yang membentuk Mikrotubulus dinamakan tubulin yang berbentuk bola-bola molekul yang cukup banyak.

Fungsi penting Mkrotubulus selain membantu pembelahan mitosis, jaringan ini juga berfungsi dalam memperkuat rangka sel serta memperlancar pergerakan sel.

Filamen Intermediet

Filamen intermediet adalah sel yang menyerupai bentuk pembuluh. Filamen intermediet ini memiliki diameter 10 nm. Bentuk lebih spesifik dari filamen intermediet ini adalah seperti serat, menyerupai tali yang masing-masing pembuluh tersebut berbentuk melingkar.

Lingkaran pembuluh atau susunan pembuluh tersebut dinamakan protofilamen yang terdiri sekitar 4 – 5 protofilamen yang berinteraksi dan terkait.

Sedangkan letak dari filamen ini adalah pada inti sel. Filamen intermediet sendiri memiliki beberapa jenis. Pada bagian luar, filamen ini persis seperti anyaman yang memiliki beberapa lima jenis yakni neurofilamen, kertin, lamina nuklear, vimentin, dan keratin.

Fungsi utama filamen intermediet adalah untuk menjaga bentuk sel serta memberi kekuatan pada sel terutama dinding-dinding sel. Selain menjaga nukleus, filamen ini juga memiliki struktur yang sangat luas yakni bercabang mulai dari sitoplasma hingga nukleus.

Nah bagaimana sobat? Sudah jelas kan penjelasan dari saya tadi? Semoga menambah wawasan yah bagi kita semua. Sampai jumpa di ulasan-ulasan berikutnya yang lebih menarik yah. Terima kasih.^^

Salam.

Baca Juga : Klasifikasi Hewan Vertebrata dan Invertebrata

Loading...
Pengertian, Fungsi, dan Struktur Sitoskeleton | ilmuhewan | 4.5