Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Pengertian, Fungsi dan Anatomi Reproduksi Hewan Betina

By On Wednesday, July 4th, 2018 Categories : Info Lainnya

Pengertian, Fungsi dan Anatomi Reproduksi Hewan Betina – Semua makhluk hidup pasti berkembang biak untuk mendapatkan keeturunan dan mencegah spesiesnya dari kepunahan.

Begitu juga dengan hewan. Beberapa hewan seperti hewan ternak berkembang biak dengan cara melahirkan. Untuk itu terdapat organ reproduksi yang secara fungsinya khusus digunakan untuk dapat berkembang biak.

Sistem reproduksi pada hewan betina sistem reproduksi yang dimiliki contohnya oviduct, uterus, servix, dan vagina.

Pengertian, Fungsi dan Anatomi Reproduksi Hewan Betina

Pengertian, Fungsi dan Anatomi Reproduksi Hewan Betina

Baca Juga : Jenis Hewan Yang Melakukan Reproduksi Dengan Membelah Diri

Sistem reproduksi pada hewan betina dibagi menjadi dua bagian yaitu organ kelamin primer dan organ kelamin sekunder.

Berikut penjelasan mengenai masing-masing bagian dari sistem reproduksi pada hewan ternak betina

Organ kelamin primer

1). Ovarium

Ovarium merupakan bagian reproduksi paling utama. Sering disebut juga dengan istilah induk telur atau indung telur. Perkembangan ovarium diatur oleh kelenjar hipofisa pada bagian bawah otak.

Ovarium bersifat sepasang, pada sapi yang tidak sedang bunting, ovarium terletak pada bagian atas rongga perut kurang lebih 30 hingga 45 cm dari lubang vulva.

Ovarium berbentuk bulat dengan ukuran yang berbeda-beda tergantung pada spesies hewan. Pada umumnya ovarium sapi jauh lebih kecil dibandingkan dengan ovarium kuda.

Ovarium umumnya memiliki ukuran panjang 32-42 mm, tinggi 19-32 mm, lebar 13-19 mm, dan berat 10-19 gr. Permukaan ovarium dilapisi oleh lapisan epitel, sedangkan bagian medulla ovarium megandung pembuluh darah dan syaraf.

Organ kelamin sekunder

1). Oviduct

Oviduct atau disebut pula dengan tuba falopii adalah sebuah saluran yang menghubungkan antara ovarium dengan tanduk uterus. Oviduct terdiri atas bagain kiri dan kanan yang sama persis.

Oviduct berbentuk tabung yang berkelak-kelok yang jika dibentangkan memiliki panjang hingga 15 cm.

Pada oviduct inilah sel telur dan sperma pertama kali bertemu dan mulai membentuk menjadi zigot. Secara keseluruhan ada tiga  bagian pada oviduct yaitu:

  1. Infundibulum. Merupakan bagian paling ujung yang langsung terhubung dengan ovarium. Infundibulum berbentuk seperti mulut dengan ujungnya yang berjumbai sebagai tempat untuk menangkap sel telur yang telah diovulasi. Mulut infundibulum disebut dengan fimbria. Pada fimbria inilah ssel telur akan ditangkap dan akan melewati suatu lubang yang disebut ostium dan diteruskan ke bagian ampula.
  2. Ampula. Pada bagian ini terjadi proses pembuahan. Pada ampula sel telur dapat berjalan berkat bantuan silia. Proses pembuahan sel telur dengan sel sperma terjadi pada sepertiga bagian oviduct.
  3. Isthmus. Ini merupakan bagian terakhir dari oviduct. Bagian yang langsung terhubung dengan uterus. Isthmus berbentuk bulat, kecil, panjang, berkelak-kelok, dan ada sepasang.

2). Uterus

Uterus merupakan bagian muskuler yang berfungsi sebagai tempat menerima zigot dan juga tempat tumbuh kembang zigot hingga menjadi janin.

Dinidng uterus sangat tebal dan memiliki tiga bagian yaitu endometrium, myometrium, dan perimetrium. Uterus memiliki tiga bagian yaitu cornua uteri atau tanduk uterus, yaitu bagian yang berbentuk melengkung dan langsung terhubung dengan oviduct.

Bagian kedua adalah corpus uteri, yaitu bagian sebagai tempat menempelnya zigot. Sedangkan bagian terakhir adalah serviks atau leher uterus.

3). Serviks

Serviks merupakan pintu masuk yang menghubungakn antara vagina dengan uterus. Serviks memiliki dinding yang sangat tebal dan dapat mengembang saat proses kelahiran terjadi.

Pada serviks terdapat cairan yang dapat membantu mempermudah sperma untuk masuk ke dalam uterus. Saat proses kebuntingan, serviks akan tertutup rapat untuk menjaga fetus. Pada sapi, serviks memiliki panjang 5 sampai 10 cm dengan diameter 2 sampai 6,5 cm.

4). Vagina

Vagina merupakan bagian antara seviks dan vulva, yaitu sebagai alat kopulasi dan masuknya sperma, juga sebagai tempat keluarnya cairan serviks, dan jalan keluar saat proses kelahiran.

Vagina memiliki dua bagian yaitu bagian depan vestibulum, yan gberfungsi sebagai tempat keluarnya urin dan bagian kedua portio vaginalis yaitu bagian yang menghubungkan dengan serviks. Antara kedua bagian ini dibatasi oleh selaput pembatas yang disebut dengan hymen.

Baca Juga : Cara Penanganan Gangguan Reproduksi Pada Ternak Kerbau Dan Sapi

Loading...
Loading...
Pengertian, Fungsi dan Anatomi Reproduksi Hewan Betina | ilmuhewan | 4.5