Pengertian dan Proses Siklus Estrus Pada Hewan Sapi

By On Friday, February 24th, 2017 Categories : Pengertian

Pengertian dan Proses Siklus Estrus Pada Hewan Sapi – Estrus atau masa birahi pada hewan ternak sapi adalah salah satu fase penting pada hewan ternak agar bisa meningkatkan produksi keturunan.

Pada proses siklus estrus akan terjadi perubahan hormonal pada hewan sapi betina. Terutama ketika masa dan proses siklus estrus berlangsung.

Pengertian Siklus estrus pada hewan sapi

Siklus estrus atau siklus birahi pada hewan sapi adalah sebuah proses pematangan sel-sel telur yang siap dibuahi pada sapi betina.

Baca Juga : Ciri dan Karekteristik Sapi Pasundan

Proses siklus estrus pada hewan sapi betina bisa berlangsung selama 18 hingga 24 hari. Rata – rata proses siklus estrus berlangsung sekitar 21 hari.

Perlu diketahui bahwa jika proses siklus estrus terjadi lebih pendek maka bisa jadi ada yang tidak normal atau hewan sapi betina terganggu kesehatan fisik ataupun terlalu stres.

Siklus estrus pada hewan sapi akan dikendalikan oleh sebuah peredaran hormon yang rumit melalui sistem hormonal.

Hormon – hormon reproduksi yang sedang meningkat kemudian akan mempengaruhi siklus estrus pada ternak sapi betina.

Tidak hanya itu saja, faktor lingkungan, temperatur juga mempengaruhi tingkat stres selama siklus estrus pada ternak sapi berlangsung.

Proses siklus estrus pada hewan sapi

Sudah disinggung di atas bahwa proses siklus estrus pada ternak sapi rata rata terjadi selama 21 hari. Jika terlalu pendek maka kemungkinan kesehatan ternak sapi terganggu atau tidak normal.

Tetapi jika terlalu panjang sampai sekitar 30 – 35 hari, kemungkinan besar juga ada yang tidak normal. Proses siklus estrus yang terlalu lama mungkin bisa menyebabkan kegagalan hingga fase false heat. Siklus ini kerap terjadi sesudah kematian embrio.

Periode proses siklus estrus pada ternak sapi?

Selama 21 hari tersebut, ternak sapi betina akan menunjukkan tanda tanda estrus atau birahi yang signifikan ketimbang hari hari biasanya.

Ternak sapi betina umumnya lebih sering melenguh atau mengeluarkan suara, gelisah dan sering bergerak. Mencoba menaiki temannya atau mendekati pejantan.

Periode siklus estrus sendiri berlangsung singkat tidak lebih dari 30 jam, tepatnya 6 sampai 30 jam. Tepat pada periode ini para peternak harus mengetahui tanda tanda nya agar lebih mudah ketika mengawinkan dengan pejantan untuk meningkatkan produksi ternak.

Jika tidak, kegagalan karena tidak mengetahui atau tidak mampu mendeteksi siklus estrus pada ternak sapi bisa mengakibatkan rendahnya tingkat kelahiran atau produktivitas kelahiran anakan.

Berfungsi untuk meningkatkan kelahiran anak sapi

Meski tidak dikawinkan secara langsung dengan pejantan, para peternak sapi masih bisa mencoba meningkatkan produksi kelahiran anak sapi dengan inseminasi buatan atau kawin suntik pada sapi.

Namun, tetap saja, para peternak harus mengetahui dan memahami proses siklus estrus pada ternak sapi betina agar bisa mengatur kapan inseminasi buatan bisa dilakukan dengan tepat.

Proses selama siklus estrus pada ternak sapi

Selama siklus estrus hormon hormon reproduksi meningkat drastis untuk mendukung sel telur agar siap dibuahi. Hormon yang dihasilkan dalam jaringan endokrin kemudian akan bercampur di ovarium atau rahim. Tidak terkecuali hormon seperti hyphotalamus, embrio dan uterus.

Kemudian, hormon hormon penyusun silus estrus tersebut akan diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

Pematangan telur pada tahap proestrus

Proses siklus estrus sebenarnya melalui beberapa tahapan. Salah satu tahap untuk mematangkan kondisi sel telur agar siap dibuahi adalah proestrus.

Pada periode ini folikel dan pematangan sel telur terjadi. Biasanya hanya berlangsung sekitar 8 sampai 30 jam.

Oleh karena itu, diharapkan dalam waktu yang relatif singkat tersebut, peternak sapi bisa memahami dan mendeteksi siklus estrus agar lebih mudah mengawinkan dan meningkatkan kelahiran ternak sapinya.

Baca Juga : Cara Penggemukan Sapi Dengan Cara Modern

Loading...
Pengertian dan Proses Siklus Estrus Pada Hewan Sapi | ilmuhewan | 4.5