Pengertian dan Jenis-Jenis Organ Pencernaan Aksesori Pada Ternak

By On Tuesday, February 20th, 2018 Categories : Info Lainnya

Pengertian dan Jenis-Jenis Organ Pencernaan Aksesori Pada Ternak – Tubuh makhluk hidup sejatinya terbagi dalam beberapa bagian beredasarkan sistem kerjanya, seperti indera perasa, sistem pencernaan, indera pendengaran, dan lain sebagainya.

Tuhan telah menciptakan makhluk hidup secara sempurna lengkap dengan bagian-bagia penting agar dapat bertahan hidup, begitu pula manusia.

Tapi, pernahkah Anda mengenal istilah organ aksesoris?

Apakah organ aksesoris itu dan apa tugasnya dalam tubuh makhluk hidup?

Baca Juga : Pengertian Dan Jenis Pencernaan Tambahan Pada Unggas

Artikel kali ini akan membahas tentang pengertian dan jenis-jenis dari organ pencernaan aksesoris pada ternak. Semoga penjelasan di bawah ini dapat menambah informasi para pembaca sekalian, ya!

PENGERTIAN ORGAN AKSESORIS

Berdasarkan kamuskesehatan.com, organ aksesoris atau accessory digestive organs memiliki pengertian sebagai suatu organ yang berfungsi untuk membantu sistem pencernaan, namun bukan termasuk bagian dari sistem pencernaan.

Organ aksesoris tersebut termasuk kelenjar ludah, lidah, kandung empedu, pankreas dan hati.

Pada manusia, yang termasuk dalam organ aksesoris pencernaan ialah gigi, lidah, kelenjar saliva atau kelenjar ludah, hati, kandung empedu, saluran empedu serta pankreas.

Seperti penjelasan sebelumnya, organ aksesoris mempunyai fungsi sebagai pendukung sistem pencernaan untuk mengolah makanan yang dimakan oleh manusia dan selanjutnya diproses di dalam sistem pencernaan untuk dipisahkan antara bagian yang dapat dicerna oleh organ lainnya dan yang menjadi sampah atau ekskresi.

Sama seperti manusia, hewan juga memiliki organ aksesoris pada pencernaan yang fungsinya juga hampir sama dengan yang dimiliki oleh manusia. Artikel kali ini akan menjelaskan organ aksesoris dari ayam dan sapi sebagai bagian dari golongan hewan ternak.

  • Organ Aksesoris Pencernaan pada Ayam

Sistem pencernaan pada ayam tersusun atas mulut atau paruh ayam yang memiliki fungsi untuk memasukkan makanan.

Di dalam mulut ini terdapat air liur dengan kadungan enzim amylase yang bekerja untuk menguraikan makanan dan memudahkan makanan untuk masuk ke kerongkongan, kemudian kerongkongan yang merupakan suatu saluran elastis penghubung antara faring, tembolok dan proventriculus.

Tembolok pada ayam berfungsi untuk menyimpan ransum makanan sementara dengan sistem tamping 250g ransum makanan.

Proventriculus ialah organ dengan dinding tebal yang letaknya di ventriculus. Organ ini menghasilkan enzim amylase, enzim pepsin dan asam klorida untuk mencerna protein yang masuk. Ventriculus ialah organ yang kuat dan berfungsi menghancurkan ransum makanan menjadi partikel lebih halus. Selanjutnya usus halus yang terbagi atas duodenum, jejenum, ileum.

Usus buntu pada ayam terletak di batas usus halus dan usus besar yang berfungsi sebagai organ limfoid dan menghasilkan sistem kekebalan tubuh.

Usus besar berfungsi untuk menambah kandungan air dalam sel tubuh agar seimbang dan menyalurkan ampas makanan ke kloaka. Kloaka ialah tempat mengeluarkan hasil akhir saluran pencernaan seperti feses dan lain-lain.

Sedangkan organ aksesoris pada ayam terdiri atas:

  • Hati, yang menghasilkan cairan warna hijau kekuningan dengan fungsi sebagai pengemulsi lemak. Hati juga berfungsi sebagai penyimpan glikogen serta pengurai sisa protein menjadi asam urat dan dikeluarkan melalui ginjal.
  • Kantung empedu, ialah organ yang menghasilkan dan tempat penyimpanan cairan pengemulsi lemak.
  • Pankreas, berfungsi sebagai penghasil enzim pencernaan seperti amylase, tripsin dan lipase untuk membantu metabolisme karbohidrat, lemak dan protein.
  • Organ Aksesoris pada Sapi

Sama seperti pada ayam, organ aksesoris pada sapi terdiri dari mulut dan gigi yang berfungsi sebagai pengolah makanan pertama yang kemudian disalurkan ke sistem pencernaan melalui kerongkongan.

Di dalam mulut sapi terdapat air liur dengan kandungan enzim-enzim pembantu untuk menguraikan zat-zat tertentu menjadi lebih sederhana. Sapi juga memiliki hati, pankreas dan kantung empedu yang fungsinya juga sama dengan yang ada pada ayam.

Usus halus pada sapi memiliki beberapa jenis enzim yang memiliki kegunaan yang berbeda, antara lain:

  • Sukrase, yang berfungsi untuk merombak sukrosa menjadi fruktosa dan glukosa.
  • Maltase yang berfungsi untuk merombak maltosa menjadi glukosa.
  • Laktase, yang berfungsi untuk merombak laktosa menjadi galaktosa dan glukosa.

Baca Juga : Sistem Pencernaan Kuda

Loading...
Loading...
Pengertian dan Jenis-Jenis Organ Pencernaan Aksesori Pada Ternak | ilmuhewan | 4.5