BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Pengertian dan Definisi Inseminasi Buatan (IB) Pada Hewan

By On Wednesday, March 8th, 2017 Categories : Pengertian

Pengertian dan Definisi Inseminasi Buatan (IB)  – Guna meningkatkan hasil produksi yang meningkat para peternak memilih menggunakan teknik Inseminasi Buatan.

Inseminasi buatan atau sering di singkat dengan IB adalah sebuah cara atau teknik kawin suntik yang dilakukan ketika musim kawin pada hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing.

IB sendiri memiliki pengertian proses memasukkan semen atau sperma hewan jantan kepada alat kelamin hewan betina dengan bantuan alat suntik.

Baca Juga : Ciri, Karaktkeristik dan Anatomi Bebek Campbell

Sebaiknya hewan betina dan jantan yang dipilih memiliki sifat unggul, sehat sehingga keturunan yang dihasilkan akan memiliki sifat yang unggul juga.

Keuntungan menggunakan teknik inseminasi buatan adalah :

  • Dapat menghemat biaya pemeliharaan hewan ternak jantan
  • Dapat di aturnya jarak kelahiran hewan ternak dengan baik
  • Dapat mencegah terjadinya kawin sedarah antar ternak seperti pada sapi betina disebut inbreeding
  • Sperma yang dapat disimpan lebih lama karena menggunakan teknologi dan peralatan yang baik
  • Semen atau sperma pas hewan jantan dapat di simpan secara beku dalam waktu lama walaupun hewan jantan tersebut sudah mati
  • Menghindari terjadinya kecelakaan yang sering terjadi ketika kawin karena fisik yang dimiliki pejantan lebih besar
  • Mengurangi penularan penyakit pada ternak terutama yang penularannya melalui hubungan kelamin

Teknik inseminasi buatan memiliki tujuan di antaranya :

  • Dapat memperbaiki mutu genetika hewan ternak
  • Mengurangi biaya transportasi misalnya, karena ketika proses kawin sang pejantan tidak perlu di bawa ke tempat perkawinan
  • Mengoptimalkan menggunakan bibit hewan jantan unggul yang jangkauannya lebih luas dalam waktu lebih lama
  • Dapat meningkatkan angka kelahiran pada ternak dengan waktu atau periode yang teratur
  • Dapat mencegah penularan penyakit yang penyebarannya melalui alat kelamin

Keberhasilan inseminasi buatan dipengaruhi beberapa hal :

  • Usia dari calon induk ternak
  • Usia dari calon pejantan yang akan di ambil spermanya
  • Usia sperma yang berada di dalam straaw
  • Kondisi dari semen yang akan di masukkan
  • Proses inseminasi
  • Kondisi dari organ reproduksi calon induk ternak
  • Pakan yang diberikan pada ternak sebelum proses inseminasi buatan

Proses kawin suntik atau inseminasi buatan tidak boleh di lakukan oleh Inseminator atau tenaga teknis yang telah terdidik serta sudah memiliki sertifikat untuk melakukan inseminasi dengan sebuah sistem aktif, semi aktif dan pasif.

Proses inseminasi buatan di lakukan ketika masa kawin atau ketika birahi terdeteksi, karena terefleksi atau tidaknya birahi akan mempengaruhi hasil dari proses inseminasi buatan  pada ternak.

Tanda birahi terdeteksi adalah :

  • ternak akan membauri ternak lainnya, ini merupakan tahap awal
  • Mereka akan berusaha menaiki ternak lainnya tetapi mereka juga belum mau untuk dinaiki oleh sapi lain
  • Vulva pada ternak akan membesar hingga bengkak, memiliki warna merah, dan terasa hangat
  • Hewan ternak akan sering mengalami urinasi
  • Hewan ternak betina akan diam ketika mereka di naiki oleh ternak lainnya
  • Ternak akan sering mengeluh
  • Nafsu makan ternak akan mulai menurun dari biasanya
  • Pada vulva ternak akan terdapat lendir

Birahi tersebut memiliki siklus, misalnya siklus birahi pada sapi, sapi yang tidak bunting akan mengalami sekali siklus birahi setiap 18 – 24 hari atau sekitar 21 hari, namun jika siklus birahi pada sapi lebih dari 30 hari maka perlu di waspadai dan di deteksi apakah nutrisi yang diperolehnya kurang atau karena penyakit reproduksi. Biasanya yang dapat memperlambat siklus birahi lama adalah :

  • Embrio mati dini
  • Adanya birahi semu
  • Pakan yang diberikan memiliki mutu yang jelek
  • Hormon yang tidak seimbang pada ternak

Baca Juga : Jenis-jenis Sapi Yang Menguntungkan bila dibudidayakan

Loading...
Pengertian dan Definisi Inseminasi Buatan (IB) Pada Hewan | ilmuhewan | 4.5