Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Struktur Tubuh dari Reptil

By On Friday, January 5th, 2018 Categories : Ciri dan Karakteristik

Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Struktur Tubuh dari Reptil – Hewan Reptil atau hewan melata merupakan jenis hewan vertebrata yang berdarah dingin dan umumnya memiliki sisik pada kulitnya.

Pada kesempatan kali ini kami akan mengulas lebih dalam mengenai hewan reptil, mulai dari pengertian hingga struktur tubuhnya.

Pengertian Reptil

Reptil berasal dari kata reptum yang memiliki arti melara. Hewan ini tergolong jenis tetrapoda atau bertungkai empat dan merupakan organisme vertebrata atau bertulang belakan dengan sisik si permukaan tubuhnya.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Klasifikasi Dan Karakteristik Hewan Melata (Reptilia)

Reptil termasuk hewan poikiloterm atau berdarah dingin. Berdasarkan penelitian para ahlli, reptil merupakan organisme pertama yang bertahan hidup dalam lingkungan kering.

Ciri-ciri Reptil

Reptil memiliki struktur, fungsi dan ciri khusus dibandingkan kelas vertebrata lain. Berikut adalah ciri-ciri dari reptil :

  • Memiliki kulit bersisik dan kering yang berfungsi sebagai pelindung dari kekeringan
  • Reptil merupakan hewan melata, yang artinya berjalan dengan seluruh tubuhnya. Beberapa jenis reptil seperti ular bergerak dengan cara mengerutkan otot secara bergantian pada dua sisi tulang belakang
  • Berkembang biak secara bertelur (ovipar) dan bertelur beranak (ovovipar). Contoh reptil yang berkembang biak secara ovipar seperti penyu, dan reptil yang berkembang biak dengan ovovipar seperti ular boa.
  • Fertilisasi secara internal, dengan alat kelamin jantan yang disebut dengan hemipenis.

Klasifikasi Reptil

1.      Squamata

Merupakan reptil yang umumnya memiliki kulit bersisik. Ordo ini merupakan ordo terbesar dari kelas reptil. Contohnya bangsa kadal dan ular.Ordo ini masih terbagi menjadi 3 subordo yaitu Lacertilia, serpentes, dan amphisbaenia.

  • Subordo Lacertilia merupakan jenis hewan yang memiliki kelopak mata dan lubang telinga, juga lidah yang panjang. Contohnya : Bunglon dan cicak
  • Subordo Serpentes, merupakan jenis hewan yang tidak memiliki kaki dan tidak memiliki kelopak mata. Sebagai ganti kelopak mata, jenis hewan ini memiliki selaput transparan untuk melindungi mata. Contoh : bangsa ular
  • Subordo Amphisbaenia, merupakan jenis hewan tidak berkaki dan memiliki penampakan yang mirip cacing. Jenis hewan ini lebih sering menghabiskan waktu di tanah sehingga informasi untuk hewan reptil ini tidak cukup banyak. Contoh : wormlizards

2.      Crocodilia

Merupakan kelompok hewan reptil yang memiliki sisik tebal yang terbuat dari keratin dan memiliki lempengan tulang atau skuta yang digunakan sebagai pelindung.

Bangsa buaya termasuk dalam ordo ini, dimana buaya memiliki otot kuat pada ekornya dan memiliki gigi yang runcing untuk menyerang mangsanya.

3.      Chelonia

Merupakan kelompok untuk hewan reptil yang memiliki cangkak, bertubuh pendek dan lebar, memiliki pelindung berupa karapas dan plaston,serta tidak memiliki gigi maupun lidah sehingga tidak dapat menjulur.

Cangkak pada ordo ini berupa bagian dari tulang belakang dan merupakan modifikasi dari tulang rusuk. Cangkang berfungsi sebagai bentuk pertahanan dan perlindungan diri dari predator. Contoh hewan reptil dari orde ini adalah kura-kura dan penyu.

4.      Rynchochephalia

Satu-satunya hewan reptil yang masuk dalam ordo ini adalah Tuatara. Tuatara merupakan hewan yang berasal dari pulau lepas pantai di Selandia baru.

Ciri-cirinya adalah memiliki duri di sepanjang tulang belakang dan memiliki mata ketiga yang memiliki fungsi untuk mengenali gelap dan terang. Kabarnya Tuatara telah hidup dari zaman dinosaurus.

Struktur Tubuh Reptil

  • Tubuh reptil ditutupi dengan sisik yang berfungsi untuk melindungi diri dari kekeringan.
  • Sebagian besar reptil memiliki kaki pendek dengan ekor yang panjang. Pada kakinya terdapat kuku jari tajam yang berfungsi untuk melindungi diri sekaligus bentuk pertahanan diri
  • Pada reptil bangsa ular, tidak ada kaki maupun cakar sehingga untuk alat geraknya adalah dengan mengerutkan otot pada dua sisi tulang belakang. Untuk alat pertahan dirinya, sebagian besar menggunakan otot kuat yang dapat melilitkan tubuh pada mangsa, sehingga mangsa tidak dapat bergerak dan perlahan mati.
  • Pada bangsa ular, struktur anatomis pada rahang membuat ular dapat menelan mangsanya bulat-bulat sekalipun berukuran 2x lipat lebih besar, karena rahang dapat membuka hingga 150o
  • Pada bangsa kadal alat pertahanan dirinya berupa autotomy. Autotomi merupakan sistem pertahanan diri dengan melepas bagian tubuh jika berada dalam kondisi yang berbahaya. Beberapa jenis lainnya dapat merubah warna tubuh sesuai dengan lingkungan sekitar seperti halnya pada bunglon

Demikian penjelasan mengenai Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Struktur Tubuh dari Reptil. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi anda

Baca Juga : Ciri-Ciri Reptil

Loading...
Pengertian, Ciri, Klasifikasi dan Struktur Tubuh dari Reptil | ilmuhewan | 4.5