Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peranan Nematoda

By On Saturday, April 8th, 2017 Categories : Hewan Tanah

Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peranan Nematoda – Kita ketemu lagi sobat. Semoga sobat dalam keadaaan sehat selalu yah. Amin.

Pada kali ini saya akan menjelaskan tentang pengertian, ciri-ciri, klasifikasi, maupun peranan dari nematoda. Simak baik-baik yah sobat penjelasan saya di bawah ini:

Pengertian

Nematoda disebut juga cacing gilig yakni cacing yang mampu beradaptasi di sebagian besar lingkungan baik darat maupun air, pegunungan hingga kutub, air tawar hingga air asin.

Baca Juga : Pengertian Mikrofauna, Mesofauna Dan Makrofauna

Nematoda juga mampu hidup dengan menjadi parasit pada manusia, hewan serta tumbuhan. Nematoda hidup diseluruh belahan yang luas di bumi ini dan bisa dipastikan memiliki sekitar 1juta spesies dari filum nematoda.

Ciri-ciri

Nematoda memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Memiliki bentuk tubuh yang panjang seperti benang.
  2. Memiliki ukuran panjang mulai dari 1 hingan 5 mm.
  3. Hewan ini tidak memiliki sistem pembuluh darah dan sistem respirasi.
  4. Merupakan hewan dengan jenis jantan dan betina yang terpisah sehingga sistem reproduksinya adalah secara seksual.
  5. Memiliki sistem pencernaan yang lengkap yakni mulai dari mulut, faring, usus, serta anus.
  6. Makanan berupa sampah, kotoran, tumbuhan dan hewan yang membusuk serta hewan kecil lainnya.
  7. Habitatnya di semua lingkungan baik darat maupun air, dan sebagian lagi menjadi parasit bagi makhluk hidup lainnya.

Klasifikasi

Nematoda dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam yakni sebagai berikut:

  • Kelas Adenophorea

Pada kelas ini sering disebut aphasmida karena tidak memiliki organ kemosreseptor. Anggota adenophorea ini banyak hidup menjadi parasit pada hewan yakni Trichuris Ovis yang hidup pada domba. Jenis lainnya adalah Trichinella Spiralis ada pada hewan karnivora dan manusia.

  • Kelas Secernentea

Kelas berikutnya ini dinamakan kelas yang memiliki phasmid atau kemosreseptor yakni kelas yang hidup pada vertebrata, serangga maupun tumbuhan. Contoh-contoh dari kelas ini terbagi menjadi lima yakni:

  • Ascaris Lumbricoides (Cacing Perut)

Dinamakan cacing perut karena hidup pada usus manusia. Penyakit yang menyerang manusia ketika terjangkit cacing perut ini dinamakan askariasis.

Askariasis pada manusia ditandai oleh kondisi manusia tersebut seperti terlihat kekurangan gizi. Ciri-ciri cacing ini yakni memiliki panjang 20-49 cm dan diameter hingga 6 mm.

  • Ancylostoma Duodenale (Cacing Tambang)

Dinamakan cacing tambang karena sering hidup di pertambangan. Namun demikian jenis cacing ini juga menjadi parasit bagi manusia yakni berada pada usus halus manusia dan menyebabkan manusia yang terjangkit oleh cacing ini akan menderita anemia. Cacing ini memiliki ukuran panjang sekitar 9 – 12 mm.

  • Oxyuris Vernicularis (Cacing Kremi)

Cacing kremi ini sering menjangkit pada anak-anak. Cacing kremi dewasa pada malam hari sering menjalar ke dubur anak-anak sehingga menyebabkan rasa gatal bagi yang terjangkit cacing kremi ini. Ukuran cacing kremi ini adalah sekitar 10-15 mm.

  • Wuchereria Bancrofri (Cacing Rambut)

Cacing ini menyebabkan penyakit kaki gajah bagi manusia yang terjangkit cacing tersebut. Cacing ini terletak pada limfa (kelenjar getah bening) manusia. Penyebarannya bisa melalui gigitan nyamuk pada malam hari. Cacing ini memiliki panjang sekitar 4-8 cm.

  • Onchorcerca Volvulus

Merupakan cacing mikroskopis yang menyebabkan penyakit kebutaan. Cacing tersebut memiliki penyebaran paling banyak di Afika dan Amerika Selatan.

Peranan

Nematoda kebanyakan menjadi parasit dan penyakit pada makhluk lainnya seperti manusia namun demikian, nematoda yang memiliki peran juga ada yakni ulat tanah yang membantu dalam predator bagi hama.

Nah bagaimana penjelasan saya di atas tadi sobat? Semoga menambah wawasan yah bagi kita semua. Sampai jumpa di tulisan-tulisan saya berikutnya yang lebih menarik yah. Terima kasih.^^

Salam.

Baca Juga : Klasifikasi Hewan Vertebrata dan Invertebrata

Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peranan Nematoda | ilmuhewan | 4.5