Panduan Singkat Ternak Domba

By On Monday, February 22nd, 2016 Categories : Ternak Hewan

Panduan Singkat Ternak Domba – Domba adalah salah satu hewan ternak yang banyak dibudidayakan di seluruh dunia pada umumnya atau di Indonesia pada khususnya.

Dibeberapa negara seperti Amerika Serikat, New Zealand atau Australia, tidak hanya dagingnya saja, bulunya juga diambil sebagai bahan yang dapat diolah menjadi berbagai macam produk lainnya.

Khususnya di Indonesia, pusat peternakan domba berada di daerah Aceh dan Sumatera Utara. Namun di berbagai daerah atau kota di seluruh Indonesia, Anda  juga dapat dengan mudah menemukan peternakan domba.

3

Bagi yang ingin menjadikan domba sebagai peluang usaha, maka diperlukan beberapa tips efektif untuk dapat beternak domba. Berikut ini panduan singkat beternak domba yang dapat Anda lakukan.

Baca Juga : Panduan Singkat Budidaya Belut Dalam Tong

Memilih jenisnya

Ada banyak sekali jenis domba yang dapat Anda pilih, kembangbiakkan atau ternak, seperti domba kampung, domba Priangan, domba ekor gemuk, domba ekor tipis dan domba Garut.

Pada umumnya, domba yang sering dibudidayakan di Indonesia adalah domba ekor gemuk dan domba kampung, akan tetapi Anda dapat memilih jenis domba apa saja, sesuai dengan keinginan.

Memilih bibit

Untuk beternak domba, maka tentu harus memilih bibit yang baik, bukan? Untuk memilih bibit yang baik dan berkualitas, maka disarankan untuk memilih anakan domba yang berumur antara 8-1 tahun dengan ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan bagian punggu serta pinggang lurus tegap.

Perhatikan pula fisik lainnya, seperti kaki, tumit, mata sampai dengan hidung dan anus. Hal ini untuk meminimalisir salah memilih domba yang sakit atau tidak berkualitas.

Kandang

Jenis kandang yang dapat digunakan untuk beternak domba terdiri dari 2 tipe, yaitu koloni dan tunggal. Kandang koloni dapat menampung banyak domba, sedangkan yang tunggal tentu saja hanya berisikan satu ekor domba saja.

Untuk ukurannya, tergantung selera masing-masing, dapat besar atau kecil, hanya saja yang patut diperhatikan adalah jenis apapun yang dipilih, harusnya dapat membuat domba dapat bergerak bebas dan tidak terlalu banyak terkena sinar matahari atau rindang.

Pakan

Mungkin orang awam akan menyamaratakan pakan yang harus diberikan ke domba peliharaannya, padahal ada beberapa jenis pakan yang dapat digunakan, seperti pakan hijau yang terdiri dari tanaman hijau segar atau kering, pakan konsentrat yang terdiri dari limbah olahan, umbi-umbian, biji-bijian, serta pakan tambahan seperti makanan ternak yang mengandung garam bermineral, vitamin, hormon dan probiotik.

Perlu diperhatikan, dalam pemberian pakannya, wadah yang digunakan harus dijauhkan antara satu jenis pakan dengan  lainnya.

Perawatan

Untuk melakukan perawatan harian, Anda harus menjaga kebersihan kandang, sanitasi dan memberishkan kotoran domba secara teratur agar binatang satu ini tidak gampang terkena serangan penyakit. Mandikan pula domba setiap satu minggu sekali agar nampak bersih dan terawat.

Pencukuran bulu juga dapat dilakukan setiap 6 bulan sekali agar bulu-bulu yang menempel pada kulit domba tidak menjadi menggimbal dan mudah kotor.

Untuk memotong kukunya, diperlukan alat pahat dan pisau yang tajam dan juga bersih. Untuk melakukannya dapat Anda kerjakan setiap 4 bulan sekali.

Memang akan terasa berat di awal, namun jika Anda dapat merawat domba-domba tersebut dengan seksama, maka keuntungan dapat Anda dapatkan ketika harus menjualnya.

Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Koi Dengan Mudah

Loading...
Panduan Singkat Ternak Domba | ilmuhewan | 4.5