Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Panduan dan Cara Ternak Kambing Etawa Untuk Pemula

By On Wednesday, August 31st, 2016 Categories : Ternak Hewan

Cara Budidaya kambing Etawa – Melakukan pemeliharaan kambing etawa secara dasar hanya terdiri dari 3 aspek. Yakni pengadaan akmbing, Pemberian pakan dan Pelaksanaan.

Jika kita mampu melakukan kesemua hal tersebut dengan baik, maka proses budidaya akan baik. Namun untuk itu tidaklah mudah, terutama pada tahapan pelaksanaan.

Biasanya pada step ini tetap terdapat kendala berupa satu dan lain hal. Kita dituntut untuk lebih sabar dan lebih sering belajar pada para peternak senior di daerah sekitar kita.

budidaya etawa

Baca Juga : Tipe dan Jenis Kandang Kambing

Proses pengadaan Indukan (Bibitan) Kambing Etawa

Di dalam proses pengadaan kambing hendaknya kita membeli indukan atau bibitan dari kelompok peternak yang sudah cukup terpercaya. Karena dengan melakukan itu kita bisa mengetahui track record dari kambing yang akan kita budidaya tersebut.

Kambing yang bagus untuk digunakan sebagai pejantan yakni yang memiliki punggung lurus/tidak bengkok, postur tubuh yang besar dan gagah, memiliki kaki yang kokoh, memiliki umur lebih dari 1,5 tahun serta tidak ada cacat.

Sedangkan indukan kambing jenis etawa yang bagus menurut para peternak secara umum adalah kaki lurus, jinak, berputing dua buah, bertubuh proporsional dan simetris lurus, tumit cenderung tinggi dan juga sehat tanpa ada cacat.

Berikan vitamin dengan dosis yang cukup setibanya kambing di lokasi/kandang kita hinggan selang waktu beberapa hari. Karena hal ini dapat membantu kita dalam mencegah penyakit ketika si kambing menjalani proses adaptasi di lingkungan yang baru.

Pakan Ternak Kambing Etawa

Pemberian pakan pada budidaya ternak kambing etawa tidak bisa disama ratakan. Harus kita sesuaikan dengan kebutuhan gizi si kambing pada usia tertentu.

Sebisa mungkin pakan tersebut mengandung vitamin, karbohidrat, protein yang mudah dicerna dan tentunya juga mudah kita dapat dan kalu bisa sekaligus murah.

Pakan kambing yang terdapat di daerah pedesaan pada umumnya adalah rumput dengan diselingi beberapa kacang-kacangan yang mengandung aneka jenis vitamin dan mineral.

Namun sekarang peternak sudah banyak yang menggunakan produk pakan buatan yang sbelumnya melalui beberapa proses.

Karena pakan ini mengandung kadar zat gizi yang lebih tinggi dan bisa kita sesuaikan dengan angka kebutuhan nutrisi kambing etawa.

Nyatanya tidak ada rumus pasti dalam proses pembuatan pakan bagi kambing. Namun secara umum para peternak etawa menggunakan skala perbandingan seperti berikut :

Bekatul dan Konsentrat dipadukan dengan perbandingan 3 : 1. cara lain yakni dengan memakai bekatul 50% dicampur bungkil kelapa sekitar 25%, sisanya pakai campuran antara bungkil kacang tanah dan juga kapur. Selingi pemberian pakan dengan rumput sebagai pakan tambahan.

Pemberian pakan rumput juga harus kita sesuaikan dengan berat badan si kambing. Maksimal pemberian pakan tambahan (rumput) sejumlah 15% dari berat badan kambing. Untuk merangsang dan juga mempercepat pertumbuhan kambing, kita bisa memberikan tambahan asupan vitamin dan premix yang banyak tersedia di toko-toko peternakan. Kita cukup berikan pakan dengan secukupnya saja sebanyak 2x sehari di pagi dan sore hari dengan rutin agar kesehatan si kambing ini tetap terjaga.

Untuk Kebutuhan air, kita dapat memberikan takaran 2 liter air per ekor setiap harinya. Tambahkan garam yang mengandung yodium secukupnya termasuk pada air minum.

Prosedur pelaksanaan Ternak Kambing Etawa

Kandang Kambing Etawa :

Standar utama  untuk kandang bagi kambing etawa yakni kebutuhan akan sinar matahari yang cukup, bersih, sedikit jauh dari rumah dan hawa angin dapat keluar masuk dari ventilasi.

Tujuan kandang terkena sinar matahari yakni untuk mencegah kotoran dan bakteri yang cepat bertumbuh di lingkungan sekitar kandang.

Kambing Etawa setidaknya dapat berkembang biak 3 kali dalam dua tahun. Dengan melakukan perawatan yang maksimal, usahakan agar kambing bisa beranak lebih banyak daripada itu.

Oleh karena itu hal yang harus menjadi patokan anda didalam cara budidaya kambing etawa yakni usia kambing bisa digolongan sebagai kambing dewasa pada usia setengah tahun hingga satu tahun. Kawinkan kambing setelah usia kambing benar – benar matang, yaitu di kisaran antara 11-12 bulan.

Kadang ada pula yang 10 bulan sudah bisa dikatakan matang dan dewasa. Bobot kambing harus lebih dari 50 kg pada usia reproduksi tersebut. Birahi kambing dapat terjadi berkisar 1-2 hari dan siklus itu bisa bertahan selama 2 atau 3 minggu.

Pertanda bila kambing birahi kambing mulai ada adalah kambing terlihat berjalan mondar – mandir karena senantiasa merasa gelisah, kurang doyan makan, ekor kambing terus bergerak dan dikibas-kibaskan, kemauan membesar dan terus menerus bergerak (diam bila kambing tersebut dinaiki), buang air kecil si kambing tidak teratur atau lebih sering.

Waktu/periode bunting dari indukan kambing betina adalah kurang lebih selama 5 bulan, dan masa melahirkan kambing sampai masa istirahat adalah selama 2 bulan. Pada saat – saat tersebut jagalah pola makan serta kebersihan si kambing.

Apabila kita kurang memperhatikan tingkat kebersihan dan juga pola makan, dikhawatirkan si kambing akan terjangkit cacingan dan terkena penyakit skabies/kudisan.

Setelah memasuki masa panen, teruslah rawat kambing dan tingkatkan produksi serta budidaya. Karena semua bagian dari kambing baik itu susu, daging, kotoran dan kulitnya akan laku jika dijual. Biasanya saat usia kambing lebih dari 1,5 tahun berat badan si kambing sudah sulit untuk dinaikan lagi.

Pada saat itu, siasatilah penjualan saat kambing sedang dalam masa naik daun. Dengan begitu kambing tetap bisa terjual dengan harga yang terbilang lumayan. Estimasi dari harga kambing dapat dihitung dari berat kambing x 50 persen karkas x harga dari daging kambing eceran.

Terimakasih, see you next post!

Baca Juga : Jenis Hama dan Penyakit Yang Menyerang Peranakan Kambing Etawa

Loading...
Loading...
Panduan dan Cara Ternak Kambing Etawa Untuk Pemula | ilmuhewan | 4.5