Morfologi dan Klasifikasi Sponges

By On Monday, January 23rd, 2017 Categories : Info Lainnya

Morfologi dan Klasifikasi Sponges – Mungkin banyak orang awam yang masih asing dengan Morfologi dan Klasifikasi Sponges.

Pantas saja demikian, karena sponges sendiri jarang dijumpai di darat. Akan tetapi, jika tokoh kartun berupa Spongebob, pasti banyak orang yang tahu. Bahkan, menjadi fans berat aneka suvenir dan mengoleksi pernak-pernik Spongebob di rumah.

Tak kenal maka tak sayang. Untuk mengenal lebih dalam tentang Morfologi dan Klasifikasi Sponges, mari kita simak ulasan berikut yuk..

Apa itu sponges?

Sponges adalah jenis hewan yang berpori. Bentuknya mirip seperti spons yang biasa untuk mencuci piring, tapi berbentuk bulat atau lonjong. Dan kadang berwarna putih atau kekuningan.

Habitat asli sponges senang berada di perairan atau dasar laut. Bahkan, sebagian besar sponges memang hidup di dasar laut atau terumbu karang.

Karakteristik sponges

Sponges memiliki sejumlah ciri-ciri yang melekat pada dirinya. Antara lain:

  • Memiliki sel banyak dan berbentuk simetri radial atau asimetris
  • Terdapat 2 lapisan sel dan terdapat gelatin yang dikenal dengan mesenkim
  • Tubuhnya terdiri dari pori-pori, saluran dan rongga untuk tempat air mengalir.
  • Seluruh tubuh sponges terdiri dari sel-sel berleher yang disebut sebagai koanosit.

Pencernaan sponges

Sponges memiliki sistem pencernaan makanan berupa intrasel atau di dalam sel. Sponges memiliki bentuk rangka dalam. Cara berkembang biak sponges bisa melalui perkawinan ataupun tidak ada perkawinan.

Jika ada perkawinan, maka sel telur dan sel spermatozoid bertemu. Bayi sponges atau zygot akan berbentuk larva dengan bulu-bulu getar yang berenang. Jika tidak kawin, sponges bisa bertunas.

Bentuk sponges

Ada berbagai macam bentuk sponges yang dijumpai di dasar laut atau tepi pantai. Bentuk ini dipengaruhi dengan kadar senyawa pembentuk seperti zat kapur dan silika.

Hasil sekresi yang mengeluarkan senyawa kimia tersebut kemudian membentuk aneka sponges sedemikian rupa.

Ada yang bentuknya bulat, lonjong, heksason, benang-benang sponging, monakson, poliakson maupun tetrakson.

Berikut ini adalah klasifikasi sponges ada 3, yaitu calcarea, hexatinellida serta demospongia:

  1. Calcarea

Calcarea adalah kelas sponges yang terdiri dari susunan zat kalsium karbonat atau zat kapur. Bentuknya bermacam-macam. Seperti triakson, monoakson dan tetrakson. Habitatnya berada di perairan laut dangka. Bisa hidup berkoloni atau sendiri.

Ciri-ciri:

  • Ada spikula yang tersusun dari zat kapur, kalsit dan aragonite.
  • Spesies tertentu terdapat 3 ujung spikula. Sedangkan, jenis lain ada 2 dan 4 spikula.

Calcarea ditemukan pada era Cambrian.

  1. Hexatinellida

Sponge Hexatinellida memiliki susunan tubuh yang terdiri dari silika atau zat kersik. Terdapat 6 cabang sponge, yang disebut sponge kaca. Hal ini dinamakan sesuai bentuk seperti gelas atau piala kaca.

Ciri-ciri:

  • Bentuk tubuh ada yang silinder dan corong.
  • Tidak terdapat permukaan epitel
  • Contoh sponge Hexatinellida di antaranya Euplectella suberea , Pheronema, atau Hyalonema.
  1. Demospongia

Klasifikasi sponge yang terakhir adalah Demospongia. Jenis Demospongia mempunyai susunan tubuh dari serabut atau benang-benang spongia tanpa rangka dalam.

Pada spesies tertentu bisa terdiri dari silika. Kelas demospongia adalah kelas sponge yang punya anggota terbanyak.

Ciri-ciri:

  • Tubuh berwarna cerah.
  • Terdapat pigmen granula pada sel amoebosit
  • Contoh kelas demospongia adalah Microciona, Spongilla lacustris, Chondrilla, Cliona, atau Suberit

Demikian ulasan mengenai Morfologi dan Klasifikasi Sponges. Semoga memberikan wawasan baru dan bermanfaat. Terima kasih.

Morfologi dan Klasifikasi Sponges | ilmuhewan | 4.5