Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Melimpah Klik DISINI

Morfologi dan Klasifikasi Protista

By On Thursday, December 22nd, 2016 Categories : Info Lainnya

Morfologi dan Klasifikasi Protista – Apakah itu yang disebut dengan protista? Protista merupakan kingdom dari mikroorganisme eukariotik berasal.

Tahun 1860 John Hogg mengamati protista ini pertama kali sebagai bentuk uniseluler primitif dari tanaman dan hewan.

Protista mempunyai ciri – ciri yang berbeda yang membuat protista beda dari kerajaan lain. Kebanyakan contoh dari protista adalah amuba, plasmodium dan paramecium, jamur lendir dan ganggang merah, coklat dan emas, jamur dan diatom.

Morfologi Protista

  1. Protista sebagian besar tergolong uniseluler akan tetapi ada terdapat beberapa organisme yang tergong multiseluler dan kolonial.
  2. Kemungkinan Protista akan hidup bebas atau sebagai parasit.
  3. Protista mempunyai tipe respirasi aerobik dan juga mempunyai mitokondria yang diguanak untuk respirasi sel.
  4. Protista adalah  eukariota sejati dan memiliki nukleus.
  5. Protista mempunyai (9 +2) pengaturan flagela dan juga mempunyai organel ysng bermembran.
  6. Reproduksi protista berlangsung secara generatif atau syngamy dan secara vegetatif.
  7. Protista dapat dikelompokkan menjadi 3 bagain kategori, yaitu seperti binatang / protozoa, jamur dan tanaman.
  8. Menurut kategorinya, Protista mempunyai cara yang berbeda dalam upaya mendapatkan makanannya seperti heterotrof / autotrof.
  9. Protista seperti tanaman / ganggang mempunyai klorofil dan juga pigmen aksesori, yang bernama xanthophylls dan phycobilins serta karoten.

Klasifikasi Protista Berdasarkan Sub Kelompok

Ciri – ciri protista mirip tumbuhan, yaitu Alga

  1. Alga lebih diklasifikasikan sebagai Euglenoids dan Diatom juga Dinoflagelata.
  2. Ciri – ciri Euglenoid yaitu misalnya Euglena
  3. Alga adalah uniseluler
  4. Alga bergerak seperti binatang
  5. Alga mempunyai Flagela
  6. Alga mempunyai  inti dan kloroplas, flagela dan membran sel
  7. Reproduksi terjadi secara vegetatif

Ciri – ciri Diatom, misalnya pada Chrysophyta / ganggang emas

  1. 2 bagian dinding dengan silikon kaca
  2. Berwarna seperti cokelat keemasan
  3. Penyimpanan makanannya dalam bentuk minyak

Ciri-ciri Dinoflagellat, misalnya pada Pyrophyta atau ganggang merah

  1. Dinoflagellat, ada pada flagellata
  2. Ganggang bersifat berpendar atau mampu memancarkan cahaya
  3. Ditutupi dengan rupa seperti piring
  4. Mengandung racun

Ciri – ciri Protista mirip hewan, misalnya Protozoa

  1. Memiliki pseudopodia
  2. Dinding mengadung kalsium
  3. Protozoa termasuk heterotrof
  4. Protozoa hidupnya bebas dan saprofit, mutualistik ataupun sebagai parasit

Protista seperti hewan selanjutnya dapat diklasifikasikan lebih lanjut sebagai berikut:

  1. Sarcodina, bentuknya seperti amoeba bergerak / pseudopodia
  2. Flagelata yang bergerak menggunakan flagela
  3. Paramecium yang bergerak dengan silia
  4. Sporozoan, yang menghasilkan spora

Ciri – ciri protista mirip Jamur, misalnya kapang slime

  1. Kapang slime termasuk multisel
  2. Akan terjadi perubahan bentuk selama siklus hidupnya
  3. Habitatnya cenderung pada iklim lembab
  4. Plasmodial / aseluler) dan lendir cetakan / Myxomycetes

Peranan Dinding Sel Protista

Dinding sel alga merah mengandung agar dan juga karagenan. Ke 2 nya dapat digunakan sebagai aditif dalam makanan.

Agar – agar dapat digunakan sebagai pembentuk gel dan juga pengental. Cangkangnya terdiri dari kalsium karbonat yang akan melindungi dari serangan hewan yang merumput.

Pada ganggang coklat, dinding sel algin dan selulosa ini akan melindungi mereka dalam melawan ombak dan juga paparan udara.

Algin merupakan komponen utama dari getah pada ganggang coklat. Komponen ini akan memastikan pembekuan seragam dan juga mencairnya makanan. Jamur mempunyai dinding sel yang mengandung selulosa / kitin.

Sekian informasi mengenai morfologi dan klasifikasi protista, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan pembaca semua. Terimakasih.

Baca Juga : Ciri klasifikasi dan contoh monera

Loading...
Morfologi dan Klasifikasi Protista | ilmuhewan | 4.5