Mengenal ikan mujair, dan tips budidaya di kolam terpal

By On Wednesday, September 20th, 2017 Categories : Perikanan

Tips budidaya ikan mujair di kolam terpal – Kalau kita mengenal negara kita sendiri, yaitu Indonesia, kita pasti tahu bahwa perikanan menjadi salah satu tolak industri yang menyokong penerimaan baik swasta maupun negara.

Sektor perikanan Indonesia termasuk maju, karena selain bisa memproduksi untuk kebutuhan dan konsumsi sendiri, Indonesia juga bisa mengekspor banyak ikan ke negara lain.

Karena itu banyak perusahaan baik perorangan maupun badan, industri kecil rumahan sampai besar, mulai menjajal bisnis perikanan.

Salah satu ikan yang sering dibudidayakan adalah ikan mujair.

Baca Juga : Manajemen Kesehatan untuk Mencegah Penyakit pada Ikan Gurame

Tahukah kamu ikan mujair?

Berikut artikel mengenal ikan mujair, dan tips budidaya di kolam terpal.

  1. Ikan mujair merupakan jenis ikan air tawar, yang biasa hidup di sungai, danau dan kolam yang ada di sekitar wilayah Colombia dan Afrika Selatan. Lalu melalui perdagangan dan peredaran ikan, akhirnya sampai ke benua lain termasuk Indonesia. Sungai-sungai di Indonesia khususnya pulau Jawa juga banyak dipenuhi oleh ikan mujair.
  2. Ikan mujair bentuknya pipih  gepeng, dengan warna asli yang kehijauan atau kekuningan. Ikan mujair dewasa bisa mencapai 35 centimeter, dengan berat mencapai 1,35 kilogram. Warna dari ikan mujair beragam, tergantung dari kondisi lingkungan. Ikan mujair bisa hidup sampai 11 tahun. Ikan mujair termasuk ikan yang mudah bertahan di berbagai iklim tropis dan subtropis.
  3. Ikan mujair termasuk ikan yang omnivora, artinya bisa memakan berbagai jenis tumbuhan maupun berbagai jenis binatang. Makanan yang biasa dimakan oleh ikan mujair adalah lalat,nyamuk, ganggang ataupun jenis tanaman air. Karena tidak terlalu pemilih, ikan mujair pun bisa bertahan hidup di banyak tempat, dan akhirnya menyebar populasinya sampai ke pelosok benua lain.
  4. Ternyata ikan mujair bisa digunakan sebagai ikan pengusir nyamuk, karena bisa memakan jentik yang ada di kolam. Selain itu ikan mujair termasuk ikan yang pasif, artinya tidak agresif menyerang ikan lain untuk menguasai teritorial. Ikan mujair hanya menjadi aktif ketika sedang mencari makanan.
  5. Ikan mujair bisa menjadi kanibal, apabila ikan mujair menjadi dewasa dan mulai menetaskan telur. Ikan mujair akan memakan ikan mujair kecil, terkadang, untuk mendapatkan nutrisi lebih. Biasa hidup juga di aliran air sungai, dan bisa membuat koloni yang besar, bahkan terbesar di suatu kawasan, karena ikan mujair termasuk hewan yang berkembang biak dengan pesat.
  6. Ikan mujair bisa melompat keluar dari kolam jika sedang mencari makanan. Dan ternyata ikan mujair mengenal istilah teritorial atau wilayah kekuasaan, di mana jantan akan memegang hierarki grup dan betina akan berkeliling di area tersebut Ikan mujair termasuk ikan yang menghindari konfrontasi.
  7. Untuk budidaya sendiri, yang perlu disiapkan adalah media kolam terpal. Anda bisa memilih bibit, atau dengan memijah dari sungai yang banyak ikan mujairnya. Untuk pemijahan agar lebih subur, berikan campuran tepung kopra, dedak dan tepung ikan pada ikan mujair betina, ketika mulai membuat sarang-sarang dan bertelur. Untuk pemijahan dari mulai telur sampai anakan dibutuhkan waktu sekitar 3 bulan.
  8. Ikan mujair bisa digabungkan dengan ikan lain seperti ikan mas dan tawes, agar terbentuk polikultur. Untuk pakan pun bisa diberikan campuran dedak, tepung kopra dan tepung ikan. Jangan lupa menjaga kebersihan kolam agar terhindar dari penyakit, karena beberapa jenis ikan mujair mudah terkena penyakit. Pisahkan ikan mujair yang terkena virus.

Itu tadi mengenal ikan mujair, dan tips budidaya di kolam terpal.

Baca Juga : Fakta tentang cupang siam, jenis ikan cupang petarung

Loading...
Loading...
Mengenal ikan mujair, dan tips budidaya di kolam terpal | ilmuhewan | 4.5