Mengenal Burung Murai Batu Asal Borneo Kalimantan

By On Sunday, December 18th, 2016 Categories : Burung

Mengenal Burung Murai Batu Asal Borneo Kalimantan – Burung Murai Batu asal Borneo Kalimantan memang pamornya masih kalah dengan familinya yang berasal dari pulau sumatra seperti Murai Batu Medan, Murai Batu Aceh atau Murai Batu Lampung.

Di pasar burung, Murai Batu Kalimantan harganya lebih murah dibanding dengan Murai Batu yang datang dari Pulau Sumatra tersebut.

Hal itu dikarenakan banyak hal, diantaranya karena suaranya yang kurang bening,  ukuran ekornya yang kurang panjang dan juga gaya tarungnya yang berbeda.

Baca Juga : Cara agar burung murai batu juara lomba

Pada tampilan fisik yang dilihat sekilas, jenis Murai Batu memang terkesan menyerupai dan nyaris sama, baik warna maupun perawakannya.

Bahkan ada yang benar-benar serupa, seperti halnya Murai Batu Medan yang serupa dengan murai batu Aceh, atau Murai Batu lampung yang serupa dengan Murai Batu Borneo Kalimantan. Kemiripan ini membuat para pemula kesusahan  membedakannya.

Tak jarang pedagang burung yang tak jujur mengatakan burung murai batu yang dijualnya berasal dari sumatra, padahal sebenarnya berasal dari kalimantan.

Memang tidaklah mudah membedakan murai batu sumatra dan murai batu kalimantan, sehingga kadang mengundang kontroversi.

Namun agar bisa mudah mendeteksi secara akurat tentang burung murai batu borneo  kalimantan, berikut ciri-ciri umum yang dimilikinya :

  1. Gaya tarung

Gaya tarung Murai Batu Borneo Kalimantan adalah dengan cara mengembangkan bulu dadanya, sedangkan murai batu dari sumatra tidak akan mengembangkan bulunya.

  1. Bentuk ekor

Murai Batu Borneo Kalimantan mempunyai ekor yang panjangnya antara 9 hingga 12 cm. Ekor tersebut biasanya ada 4 helai ekor bulu putih panjang dan 2 helai ekor bulu pentek.

  1. Segi suara

Suara dari Murai Batu Borneo Kalimantan kurang jernih dan kurang mantab di dengar telinga, beda dengan Murai Batu Sumatera yang terkenal mantap.

  1. Warna bulu

Bagian dada Murai Batu borneo kalimantan biasanya berwarna coklat kekuning-kuningan kombinasi cerah dan agak cerah.

Menurut klasifikasi dari daerah asalnya, Murai batu borneo Kalimantan terdiri dari 3 jenis, yakni :

  • Murai batu banjar

Jenis Burung ini mempunyai sifat tarung yang cukup tinggi. Saat menunjukkan gaya tarungnya murai batu Banjar akan mengembangkan seluruh bulu dada dan perutnya hingga sampai batas lehernya, sehingga sekilas mirip bola.

Ukuran badannya relatif, ada yang besar, sedang dan juga kecil. Warna pada dadanyapun relatif, ada yang coklat muda dan juga coklat tua.

Ekor putihnya ada semburat hitam yang membelah. Habitatnya tersebar di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

  • Murai batu Palangka

Postur fisik Murai Batu Palangka sangat mirip dengan murai batu jambi atau lampung, sehingga banyak yang tertipu dengan tampilannya.

Gaya tarungnya hanya mengembang pada bagian  bulu perut dan sedikit di dada saja. Bentuk fisik badannya juga bervariasi dengan bulu dada berwarna coklat tua dan coklat muda. Habitatnya berasal dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

  • Murai Batu Mahkota

Disebut dengan Murai Batu Mahkota karena memiliki warna putih di bagian kepalanya yang mirip dengan mahkota.

Gaya tarungnya hampir sama seperti Murai Batu Banjar yakni mengembang seperti bola. Ekornya ada semburat hitamnya. Habitatnya tersebar luas di perhutanan kalimantan.

Baca Juga : Cara Merawat Burung Murai Agar Memiliki Ekor Panjang

Loading...
Mengenal Burung Murai Batu Asal Borneo Kalimantan | ilmuhewan | 4.5