Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing

By On Wednesday, July 19th, 2017 Categories : Info Lainnya

Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing – Sterilisasi adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menunjukkan suatu usaha dalam menghilangkan kemampuan berkembang biak pada manusia maupun hewan dengan cara  menghambat fungsi daripada reproduksinya.

Tindakan yang dilakukan tersebut menimbulkan berbagai pro dan kontra dikarenakan banyak yang beranggapan “kasihan” pada kucing dan anjing jika tindakan ini dilakukan.

Sterilisasi yang dilakukan terhadap kucing dan anjing memiliki tujuan yaitu untuk meniadakan fungsi reproduksi pada kucing dan anjing dengan cara menghilangkan alat reproduksi yang ada padanya.

Terhadap kucing dan anjing jantan, dilakukannya kastrasi atau kebiri dengan cara mengambil bagian testis (biji/buah zakar) yang ada pada kucing dan anjing.

Baca Juga :

Cara Mudah Membuat Wet food Kucing dengan ikan dan puding

Alasan Anjing dan Kucing Harus di Vaksinasi

Cara mudah dalam mencegah kucing buang air sembarang

Cara Menurunkan Berat Badan Kucing Yang Berlebihan

Apakah Boleh Kucing Makan Nasi?

Sementara, untuk kucing dan anjing betina dilakukan OH atau ovariohysterektomi dengan cara mengambil ovarium (indung telur) dan uterus (rahim) nya.

Jika kucing dan anjing ingin dilakukan sterilisasi, maka harus memenuhi beberapa syarat diantaranya :

  1. Dalam keadaan sehat
  2. Tidak dalam kondisi hamil (khusus untuk betina)
  3. Tidak sedang dalam kondisi birahi (khusus untuk betina)
  4. Berada di usia minimal 6 bulan
  5. Memiliki berat badan yang cukup, pada umumnya ketika anjing dan kucing sudah mencapai berat badan sebesar 2 kg
  6. Memiliki testis dengan jelas, jika dalam keadaan normal usia 6 bulan sudah jelas terlihat testisnya. Akan tetapi, ada beberapa kasus yang testisnya tidak turun atau hanya turun satu saja (cryptorchid).

Tujuan utama dari dilakukannya sterilisasi ini yaitu untuk mengurangi populasi anjing dan kucing liar maupun terbuang di jalanan, biasanya hal tersebut dilakukan oleh pemiliki yang tidak bertanggung jawab dengan membuang anak kucing dan anak anjing yang tidak mereka inginkan.

Perlu kalian ketahui bahwa setelah mencapai usia 6 bulan, kucing dan anjing sudah mampu mengalami birahi sehingga ketika mereka bertemu dengan lawan jenisnya dan melakukan kawin serta pembuahan, maka besar kemungkinan sekali terjadi kehamilan.

Satu kali kebuntingan pada anjing dan kucing, memiliki waktu sekitar 63-72 hari atau sekitar 2,5 bulan, dan melahirkan 2-5 anak kucing dan anjing, bahkan ada juga yang bisa melahirkan hingga 8 anak.

Setelah mengetahui sterilisasi itu apa dan tujuannya secara umum, sekarang kalian perlu mengetahui manfaat dari sterilisasi ini bagi kesehatan kucing dan anjing, diantaranya :

  1. Mampu membuat si jantan tidak pergi berkeliaran saat ada betina birahi. Dimulai usia birahi, si jantan mulai tertarik dan penciumannya menjadi sangat sensitif dengan kucing betina yang mengalami birahi. Biasanya, pada saat ini mereka akan senang roaming (berkeliaran keluar rumah). Kondisi ini juga dapat membahayakan kucing karena mampu meningkatkan resiko kecelakaan jika berada diluar rumah, maupun kontak dengan kucing lain yang sakit.
  2. Mengurangi si jantan yang terluka akibat mereka berkelahi. Tidak jarang juga, sesama jantan mampu berkelahi karena ingin kawin dengan betina yang sama. Perkelahian juga bisa menyebabkan trauma fisik pada anjing maupun kucing, seperti luka gigitan.
  3. Mengurangi resiko terjadinya radang rahim yang bernanah (pyometra) pada betina. Anjing maupun kucing betina yang tidak di steril akan cenderung mengalami radang rahim bernanah (pyometra). Penyebab terjadinya hal tersebut yaitu adanya infeksi bakteri maupun ketidakseimbangan hormon sehingga menyebabkan peningkatan aliran darah ke uterus dan juga mampu meningkatkan perkembangan bakteri pada rahim. Lama kelamaan, hal tersebut akan menyebabkan terjadinya infeksi. Kejadian tersebut tidak berlangsung secara cepat, akan tetapi terjadi dalam waktu yang cukup lama (kronis).
  4. Mampu mengurangi resiko tumor dan juga kanker kelenjar mammae pada betina. Sistem hormonal reproduksi pada tubuh kucing dan anjing betina akan terus bersiklus selama mereka masih memiliki organ reproduksi nya. Hal tersebut mampu mempengaruhi kondisi kelenjar susu (kelenjar mamae) lama kelamaan, akan terus menerus melakukan perkawinan, akan tetapi terkadang tidak teratur. Hal tersebut menyebabkan hormonal menjadi tidak seimbang.
Loading...
Loading...
Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing | ilmuhewan | 4.5