Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bambu

By On Sunday, March 29th, 2020 Categories : Biologi

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bambu – Tanaman bambu masih tergolong ke dalam keluarga rumput – rumputan / graminae yang dikenal dengan istilah hiant gras / rumput raksasa yang tumbuh secara berumpun dan terdiri dari sejumlah batang berbulu yang dapat tumbuh dengan bertahap dari mulai rebung, batang – batang muda, dan batang – batang sudah dewasa kira – kira berumur 3 s/d 4 tahun yang mana bentuk batang bambu silindris berbuku – buku dan beruas berongga berdinding keras dan pada setiap buku memiliki tunas atau cabang.

Klasifikasi Tanaman Bambu

Berikut di bawah ini kami berikan beberapa urutan klasifikasi tanaman bambu antara lain sebagai berikut :

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Sub kelas : Commelinidae
  • Famili : Graminae
  • Sub Famili : Bambusidae
  • Genus : Arindinaria, bambusa, dendrocalamus, dinochloa, gigantochloa, melocnna, nastus, phyllostacchys, schozpstachyum, dan thyrsostachys.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Daun Ceker Ayam

Morfologi Tanaman Bambu

Morfologi bambu dapat diketahui melalui akarnya, batang dan rebung. Daun dan bagian yang lainnya terlihat dengan jelas dan mudah dikenal ciri – cirinya.

1/Morfologi akar rimpang tanaman bambu

Akar tanaman bambu yang berada di dalam tanah akan membentuk sistem percabangan yang mana pada bagian pangkal rimpang berukuran lebih sempit dari bagian ujungnya dan masing – masing ruas memiliki kuncup pada akar. Bagian kuncup pada akar yang bersangkutan akan membentuk rebung yang memiliki ukuran memanjang dan akhirnya membentuk bulu.

2/Morfologi batang bambu

Batang tanaman bambu memiliki bentuk silinder yang memanjang dan terbagi ke dalam ruas – ruas dengan ketinggian tanaman bambu berkisar antara 0,3 s/d 30 meter dan batang berdiameter (0,25 s/d 25 cm) dengan menyimpan ketebalan dinding bisa mencapai ukuran 25 mm.

3/Morfologi tunas / rebung bambu

Tunas atau batang bambu muda yang bru tumbuh di permukaan dasar rumpun bambu atau rgizome disebut dengan nama rebung. Rebung mampu tumbuh dengan bentuk kuncup di bagian akar rimpang di dalam tanah atau dari pangkal bulu yang sudah berusia agak tua. Rebung ini dapat dibedakan menjadi beberapa jenis dari bambu yang dimaksudkan untuk menunjukkan ciri khas warna pada ujung dan bulu dimana di sekitarnya terdapat pelepah. Bulu – bulu pelepah rebung memiliki warna hitam coklat keputihan khususnya terdapat pada bambu cengkreh / dinochloa scandens dan rebung memiliki bulu yang tertutup pada bambu cengkreh adalah dikenal dengan istilah bambu betung / dendrocalamus asper.

4/Morfologi daun bambu

Daun pada tanaman bambu memiliki daun yang bersifat lengkap dikarenakan memiliki bagian – bagian tertentu midalnya saja pelepah daun, tangkai daun, dan helaian daun. Di bagian posisi daun masing – masing memiliki bentuk lanset, dengan ujungnya meruncing dan berpangkal daun yang tumpul bertepi daun merata dan berisikan daging daun sangat tipis, serta pertulangan daun sejajar, dan mempunyai permukaan yang agak kasar dan berbulu halus. Di samping itu daun mempunyai warna hijau muda ketika masih muda dan hijau tua kekuningan ketika sudah dewasa.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman bambu, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Loading...
Loading...
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Bambu | ilmuhewan | 4.5