Klasifikasi Cacing Tanah Menurut Ekologi

By On Thursday, May 5th, 2016 Categories : Hewan Tanah

Klasifikasi Cacing Tanah Menurut  Ekologi – Cacing tanah ialah salah satu hewan yang  tidak miliki tulang belakang, dan inilah yang menjadi alasan kenapa jenis hewan ini  merupakan hewan tingkat rendah. Maka cacing tanah ini disebut invertebrate.

Secara morfologi, tubuh cacing tanah terdiri dari cincin-cincin atau segmen-segmen. Cacing tanah banyak ditemukan di daratan.

Cacing ini banyak berkeliaran dan biasanya merayap pada malam hari  gelap untuk mencari makanan, dan bersembunyi di lubangnya pada siang hari yang hidupnya menyukai tempat  gelap dan lembab.

klasifikasi

Baca Juga : Hal-hal yang Harus Diperhatikan dalam Ternak Cacing

Cacing Tanah Berdasarkan  Ekologi

Mengenal Cacing tanah dari segi ekologinya  cacing tanah terbagi dalam  tiga jenis  yaitu cacing permukaan  atau epigeic yang hidup di permukaan tanah kemudian cacing dalam atau endogeic yang hidup di dalam  bagian dalam tanah  dan  serta  cacing sangat dalam   yakni yang hidup di lapisan  paling dalam  bagian tanah atau anecic.

Cacing Permukaan  atau Epigeic

Jenis cacing ini hidupnya memunyai habitat di permukaan tanah  atau bagian  atas  tanah. Biasanya konsumsinya adalah  akan mencari makanan dengan  memakan bagian tanaman yang sudah membusuk.

Sifat khusus yang dimiliki  :

  • Cacing ini memiliki tubuh yang lebih kecil dibanding jenis cacing lainnya.
  • Mampu berkembang biak dengan lebih cepat  dibanding jenis lainnya.
  • Memiliki keistimewaan dibanding jenis yang lain ,berupa ketahan cacing ini adalah ketahanannya terhadap panas.
  • Maka keistimewaan yang lainnya, cacing ini biasa hidup bersama mikro organisme lainnya yang berperan dalam proses terbentuknya kompos. Contoh jenis ini, cacing Lumbricus Rubellus.

Cacing Endogeic

Beda dengan cacaing lainnya jenis Cacing tanah endogeic akan Memangsa makanan yang berada di bawah permukaan tanah secara horisontal.

Ekologi cacing ini  lebih  dalam hidupnya dibanding cacing  permukaan. Maka  makanan yang ada dalam habitatnya juga berbeda  maka  konsumsinya hanya  memakan akar akar tanaman yang sudah mati yang berada dibawah  permukaan tanah.

Beberapa jenis Jenis cacing yang  termasuk masuk ke dalam kategori  cacing tanah epigeik adalah cacing Aporrectodea caliginoda , aporrectodea  rosea dan Aporrectodea caliginoda tuberculata. Sifat cacing ini, tidak memiliki ketahanan terhadap panas.

Cacing Sangat Dalam atau anecic

Berbeda dengan  yang lain, Cacing tanah anecic termasuk binatang nocturnal atau binatang yang aktif pada malam hari.

Cacing anecic tinggal secara lebih permanen dengan gerakan  yang lebih ditonjolkan adalah sikap mengebor lapisan  tanah  arah ke bawah atau ke atas  posisi vertikal.

Namun  cacing ini punya keistimewaan untuk merambat ke permukaan tanah khusus pada malam hari untuk memakan berupa kompos atauapun sampah daun dan  bahan organic lainnya.

Khusus cacing cacing tanah jenis anecic hidup di bagian dalam tanah  yang terlindung dari sinar matahari langsung.

Atau kondisi udara lembab lembab serta habitat tanah yang gembur gembur serta pada sekitar daun yang sudah membusuk.Beberapa jenis cacing tanah yang termasuk cacing tanah anecic antara lain Lumbricus terrestris dan Aporrectodea longa.

Jika dibandingkan dengan yang lain, berdasarkan ekologinya  ketiga cacing tanah tersebut yang dipilih  sebagai komoditas yang pantas di budidayakan ialah jenis cacing tanah anecic.

Cacing tanah lumbricus rebellus yang merupakan salah satu jenis anecic ini, kini  banyak di pelihara bahkan dibudidayakan dengan  diternakkan.

Daya tariknya adalah karena cacing tanah jenis lumbricus rebellu memiliki karakter khusus :

  • Memiliki ciri produktivitasnya paling tinggi  perkembangbiakannya dibanding yang lain
  • Cacing Lumbricus memproduksi kascing lebih banyak. Cacing tanah jenis lumbricus secara produktivitas lebih  tinggi lebih menguntungkan. Namun sangat rakus dalam mengkonsumi makanan.
  • Nilai ekonomisnya lebih tinggi, dengan banyaknya produksi kascing ini tentu akan menambah pendapatan pada usaha budidaya cacing tanah ini.
  • Pemenuhan kebutuhan pupuk pertanian akan lebih menguntungkan,karena kascing sangat bagus di gunakan sebagai pupuk organik tanaman.
  • Mudah dikembangbiakkan, cacing tanah jenis ini dapat berkembang lebih cepat dan baik. Dengan media  limbah peternakan.

Baca Juga : Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Peranan Nemathelminthes (Cacing Gilig)

Klasifikasi Cacing Tanah Menurut Ekologi | ilmuhewan | 4.5